Menakjubkan! Selfie Ceria dengan Quokka Hanya Ada di Australia

 

Memberi makan kanguru atau memeluk koala mungkin menjadi mimpi sebagian besar pecinta hewan untuk dilakukan di Australia. Tetapi benua ini menawarkan lebih banyak pengalaman menakjubkan untuk menikmati satwa liar.

Terkenal sebagai negara habitat satwa liar, keberagaman satwa liar di Australia sudah tidak perlu diragukan lagi. Selain koala dan kanguru yang populer, ada sederetan hewan asli Astralia lainnya yang tak kalah menarik termasuk Wallabi, Quakka, Wombat, Dingo, dan hewan-hewan liar lainnya yang dapat diamati.

Lebih dari sekedar mengunjungi kebun binatang dan taman margasatwa, berikut beberapa pengalaman unik dengan satwa liar di habitat aslinya yang bisa kamu alami saat berkunjung ke Australia.

 

Quakka di Pulau Rottnest

Dijuluki hewan paling bahagia di dunia, quokka memiliki pipi chubby, mata gelap dan senyum yang lebar sehingga siapa saja akan gampang menyukainya.

Quakka sendiri sebenarnya adalah Wallaby dalam bentuk mini dan merupakan hewan asli Australia Barat dan Pulau Rottnest.

Quakka tidak memiliki rasa takut sedikit pun terhadap turis yang mengunjungi mereka di Pulau Rottnest. Sehingga berinterkasi secara dekat dengan hewan imut ini tidaklah mustahil.

 

Platipus di Otway Ranges

Pengalaman luar biasa lainnya adalah melihat platipus di Danau Elizabeth di Victoria. Hewan aneh yang memiliki paruh bebek dan terkenal sulit ditemukan ini nampak sangat agresif di kala fajar dan senja sehingga di waktu-waktu inilah merupakan saat terbaik untuk melihatnya.

Pengunjung dapat mengamati platipus dari jalur di sekitar danau atau untuk pengalaman terbaik cobalah mengambil tur kano. Platipus dapat muncul di mana saja di danau dan tidak tinggal lama di atas air. Jika beruntung, satu akan muncul di dekat kano.

Selain bermain petak umpet dengan platipus, danau Elizabeth yang dikelilingi oleh hutan lebat juga menjadi tempat yang sangat tenang untuk meditasi.

baca juga:

Cuttlefish raksasa di Australia Selatan

Setiap musim dingin, lebih dari 100.000 cuttlefish atau sotong raksasa Australia tiba untuk berkembang biak di perairan dekat kota Whyalla, Australia Selatan. Ini adalah migrasi luar biasa yang bisa dilihat pengunjung dengan snorkeling.

Kawanan sotong ini hanya berada beberapa meter saja dari permukaan air dan dapat diakses dari pantai. Dengan tentakel panjang yang melebar, mata besar yang cerdas dan perubahan warna khas, aksi para pejantan bersaing untuk mendapatkan pasangan menjadi hiburan luar biasa bagi pengunjung.

Bersiaplah untuk air yang dingin karena suhu mungkin berkisar antara 12 hingga 15 derajat Celcius. Lengkapi diri dengan peralatan selam yang sesuai.

Tidak hanya sotong raksasa, pengunjung juga bisa menemukan anjing laut dan lumba-lumba di kawasan ini.

 

Wombat di Pulau Maria

Berada di lepas pantai timur Tasmania, Pulau Maria adalah tempat sempurna untuk melihat Wombat. Meskipun tak sepopuler koala dan kanguru, kehadiran Wombat di pulau ini sangat menghibur dengan tubuh gendut dan wajah yang mengantuk.

Daripada bertengger di pohon, Wombat lebih suka berada liang atau merumput di padang rumput terbuka. Pengunjung pun tidak kesulitan untuk menemukannya dan hewan-hewan lucu ini pun sangat mudah untuk didekati. Tetapi perlu diingat bahwa wombat termasuk binatang liar sehingga sangat bijaksana jika tidak menepuknya.

Selain Wombat, pengunjung juga bisa menjumpai walabi, kanguru Tasmania dan tentu saja Tasmania devil. Pulau ini juga menjadi tujuan favorit bagi pengamat burung.

 

Dingo di Pulau Fraser

Tidak sekedar pulau pasir terbesar di dunia, Fraser Island juga terkenal sebagai tempat terbaik di Australia untuk melihat dingo di alam liar.

Dingo merupakan anjing liar Australia yang bisa ditemukan di seluruh daratan tetapi jumlahnya menurun dengan drastis.

Anjing-anjing ini telah mendiami Australia lebih dari 5000 tahun dan sering ditembaki petani untuk melindungi ternak mereka.

Australia telah membuat pagar anjing yang membentang 5000 km melintasi benua untuk melindungi dingo liar melakukan kontak langsung dengan manusia.

Tidak hanya petualangan luar biasa bisa berkendara di pantai sepanjang 75 mil, tetapi menyaksikan dingo-dingo liar yang nongkrong di pantai dan daratan di tepi danau mungkin menjadi pengalaman sekali seumur hidup.

Tidak perlu jauh-jauh ke Afrika Selatan, Australia yang bisa ditempuh 5 hingga 6 jam perjalanan udara dari Indonesia ternyata menawarkan pengalaman berinteraksi dengan satwa liar yang tak kalah menarik.

Tertarik? Segera rencakan perjalanan kamu dan pilih jasa agen traveling yang sudah berpengalaman untuk mengurusi segala kebutuhan liburanmu.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.