Memuja Dewi Sri Saat Panen, Inilah Megahnya Seribu Penari di Festival Gandrung Sewu Banyuwangi

Siapa di antara kita yang pernah berkunjung ke Banyuwangi? Banyuwangi adalah salah satu kabupaten di Indonesia yang terkenal akan keindahannya.

Keindahan Banyuwangi tentunya bukan hanya sebatas pada alamnya saja, namun juga keragaman budaya.

Kabar baiknya, budaya asli Banyuwangi pun bisa kita nikmati melalui berbagai festival yang ada. Salah satu festival yang bisa ditemukan di Banyuwangi adalah Gandrung Sewu.

Apa sudah ada yang pernah ke festival ini sebelumnya? Apa sebenarnya yang membuat Gandrung Sewu ini unik? Daripada tambah penasaran, yuk simak beberapa fakta menarik tentang Gandrung Sewu satu ini!

 

Diselenggarakan tiap tahun

Memangnya kapan sih Gandrung Sewu diselenggarakan? Nah perlu kita tahu kalau Gandrung Sewu merupakan festival tahunan, yang berarti kita bisa berpatisipasi di festival ini tiap tahun.

Perlu diingat jika Gandrung Sewu selalu berubah tanggalnya sehingga kita perlu memantau betul kapan Gandrung Sewu ini diselenggarakan.

 

Hanya berlangsung selama 1 hari

Apa kita harus mengambil cuti ketika ingin menyaksikan langsung keseruan Gandrung Sewu? Jangan khawatir, Gandrung Sewu ini hanya berlangsung selama sehari kok!

Misalnya saja Gandrung Sewu 2019 kemarin diselenggarakan pada tanggal 12 Oktober 2019 kemarin. Dijamin liburan ke Banyuwangi semakin berkesan ketika mampir ke Gandrung Sewu!

 

Lokasi Gandrung Sewu yang mudah terjangkau

Lalu di mana sebenarnya Gandrung Sewu diadakan? Kabar baiknya, lokasi Gandrung Sewu pun mudah dijangkau yaitu di Pantai Marina Boom.

Pantai yang menjadi primadona di Banyuwangi ini mudah dijangkau dengan transportasi umum. Selain itu, Pantai Marina Boom ini juga tidak terlalu jauh dari Bandara Internasional Banyuwangi.

Sehingga kita tidak perlu berangkat awal untuk datang ke Gandrung Sewu. Dijamin kita akan terpesona dengan keindahan gugusan pulau yang ada di Selat Bali.

 

Sudah diselenggarakan tujuh kali

Pastinya banyak dari kita yang bertanya-tanya sejak kapan Gandrung Sewu diselenggarakan. Gandrung Sewu sendiri sudah diselenggarakan sejak beberapa tahun lalu, bahkan sudah tujuh kali diselenggarakan.

Tidak heran jika Gandrung Sewu selalu padat oleh wisatawan, baik oleh wisatawan lokal ataupun mancanegara sekalipun.

 

Melibatkan ribuan penari

Apa lagi keunikan yang bisa ditemui di Gandrung Sewu? Tentu saja masih banyak! Misalnya saja ada tari Gandrung Sewu yang melibatkan 1,200 penari sekaligus.

Menariknya lagi, penari ini tidak hanya melibatkan orang dewasa saja namun juga anak kecil. Bahkan Gandrung Sewu tahun 2018 lalu melibatkan Asila, yaitu penari termuda yang baru berusia 4 tahun lho.

Terbayang kan serunya penampilan tari Gandrung yang hanya bisa disaksikan selama Gandrung Sewu ini berlangsung?

 

Nilai di balik Tari Gandrung

Tari Gandrung adalah penampilan utama yang ditunggu-tunggu selama Gandrung Sewu berlangsung. Tentunya ada nilai sendiri di balik Tari Gandrung, yaitu rasa syukur masyarakat untuk Dewi Sri setelah masa panen.

Tarian Gandrung ini pun semakin meriah karena adanya musik tradisional yang merupakan perpaduan antara budaya Bali dan Jawa.

Alasan lain Gandrung Sewu diadakan tiap tahun adalah untuk meminimalisir timbulnya berbagai bencana di Indonesia alias menjauhkan tanah air dari maksiat, terutama untuk warga Banyuwangi.

baca juga:

6 Kesenian Budaya Khas Lombok yang Menarik dan Unik

Menyibak Pesona Misteri Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi

9 Agenda Majestic Banyuwangi Festival November 2019

Sebelum ke Bali, Yuk Mampir Destinasi Wisata Terbaik di Banyuwangi!

Bertaraf Internasional, Tengok Serunya International Tour de Banyuwangi Ijen!

Tema festival yang selalu berubah

Bukan Gandrung Sewu namanya kalau keunikannya berhenti sampai di situ. Hal berikutnya yang membuat Gandrung Sewu unik adalah temanya yang selalu berubah.

Misalnya saja pada Gandrung Sewu tahun lalu, temanya adalah Layar Kemendung. Tema Gandrung Sewu pun juga meriah.

Di mana kita bisa menyaksikan kisah perjuangan Bupati Banyuwangi pertama yaitu Raden Mas Alit yang gugur ketika masih muda karena melawan VOC waktu itu.

 

Durasi Gandrung Sewu yang jauh lebih singkat

Bagi warga Banyuwangi, pastilah tahu jika pegelaran Gandrung Sewu membutuhkan waktu lama bahkan sampai semalam suntuk.

Hal ini cukup berbeda dengan durasi Gandrung Sewu sekarang yang hanya membutuhkan waktu 60 menit. Meskipun durasinya berkurang, bukan berarti nilai dari Gandrung Sewu berkuranga atau tidak ada sama sekali lho!

Justru durasi Gandrung Sewu yang singkat inilah menumbuhkan animo wisatawan dan selalu datang tiap tahunnya.

Menarik kan fakta tentang Gandrung Sewu yang disebutkan barusan? Yakin mau melewatkan Gandrung Sewu tahun ini? Yuk segera rencanakan perjalanan ke Banyuwangi dan mampir ke Gandrung Sewu!

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.