Masjid Taawun, Masjid Persinggahan Wisatawan Di Jalur Puncak

Masjid Taawun – Keindahan Masjid Taawun langsung dapat dilihat jelas, ketika wisatawan sampai di jalur puncak. Tepatnya puncak pass. Dibangun di atas tanah berukuran 1 hektar, tidak heran jika masjid ini selalu makmur dan ramai wisatawan yang ingin menunaikan ibadah sholat 5 waktu.

Menelan dana sekitar 26 milyar, masjid yang dibangun pada 1997 tersebut dibangun secara ta’awun yang artinya gotong royong dalam bahasa arab.

Seperti apa, sejarah pembangunan masjid? Dan apa saja keunikan Masjid Taawun? Cek selengkapnya di ulasan berikut yuk…

Sejarah pembangunan Masjid Taawun

Dibangun atas swadaya masyarakat di Puncak Pass. Masjid Taawun menjadi simbol kebersamaan warga muslim yang saling bersinergi dan bekerja sama. Lokasinya sangat strategis tepat di tepi jalur puncak yang sangat padat di kala liburan. Untungnya, fasilitas parkir sangat memadai dan suasana yang sangat nyaman membuat banyak pengunjung betah berlama – lama untuk beribadah ataupun sekadar menumpang beristirahat.

Tujuan wisata religi

Sejak dibangun, Masjid Taawun tidak hanya menyediakan sarana peribadatan umat muslim yang sangat nyaman. tetapi, menjelma sebagai destinasi wisata religi di kawasan puncak. Maklum saja, bangunan Masjid Taawun memang berbentuk unik dan seni tinggi.

Panorama pegunungan yang mengagumkan, membuat siapa saja jadi tak segan untuk mengambil foto selfie berlatar lanskap pegunungan menghijau. Sementara itu, dilihat dari segi arsitektur, bangunan yang memiliki luas 300 m2 hingga sekitar 1500 jamaah ini mengusung konsep kubah berbentuk jamur yang tiada duanya.

baca juga: Wisata Sehat di Agro Wisata Gunung Mas

Suasana nyaman dan panorama indah

Bahkan, dari kejauhan tampak para penggemar olahraga paralayang menjajal adrenalin terbang di atas perbukitan kebun teh yang sangat indah. Hawa sejuk pegunungan memang sangat terasa. Terlebih, jika dipandang dari dalam masjid.

Aksen berupa jendela – jendela warna – warna dari kaca patri semakin mempercantik interior ruangan dalam masjid. Sementara menengok  ke luar jendela, para pengunjung akan disuguhi pemandangan cantik 2 buah air terjun buatan yang diposisikan tepat di sisi kanan dan kiri Masjid Taawun.

Wisata kuliner

Seolah turut mendukung sektor pariwisata religi. Di sekitar Masjid Taawun juga banyak pedagang makanan dan minuman yang menawarkan sajian khas. Banyak warung kopi, kantin makanan dan kios untuk menikmati minuman atau makanan hangat yang dapat mengusir hawa dingin pegunungan.

Selain itu, berlokasi di depan pintu masuk Masjid Taawun, ada beragam pedagang suvenir khas Puncak yang menggelar aneka pernak – pernik lucu. Seperti gantungan kunci, syal, topi, kaos dan sebagainya.

Baca juga: Keragaman Indonesia di Museum Etnobotani, Bogor

Ruangan masjid

Bangunan Masjid Taawun terbagi menjadi 2. Bangunan utama berupa tempat sholat yang berukuran sekitar 300 – 500 meter persegi. Sementara, bangunan kedua merupakan tempat untuk takmir masjid seluas kira – kira 200 meter persegi. Selain itu, di bangunan kedua ini juga ada ruang toilet, tempat mengambil wudhu, kantor takmir serta ruang usaha.

Maklum saja, Masjid Taawun memiliki banyak jenis fungsi yang membutuhkan ruangan tersendiri. Selain untuk sholat, Masjid Taawun juga kerap dijadikan tempat persewaan. Misalnya acara pengajian, tabligh akbar, hingga pre – wedding atau bahkan acara pernikahan.

Kelebihan Masjid Taawun

  1. Sadar akan potensi wisata yang begitu besar, Masjid Taawun seolah memanjakan mata para jamaah dengan dinding – dinding kaca yang menyelimuti sebagian besar bangunan masjid. Indera penglihatan menjadi lebih jelas menyaksikan karya spektakuler Sang Pencipta yang terpampang sejauh mata memandang. Pegunungan hijau, bukit – bukit dihiasi pemukiman dan villa mewah, tampak seperti miniatur rumah mainan yang berjajar rapi.
  2. Melengkapi kecantikan Masjid Taawun, di depan lokasi terdapat taman – taman asri yang sengaja dirawat oleh pengelola masjid. Himbauan sekaligus larangan untuk tidak berbuat maksiat bisa terlihat dari papan pengumuman “terima kasih untuk tidak berduaan / berpacaran” yang tertempel di dinding informasi.
  3. Keunikan lain, terdapat sebuah jam taman berukuran raksasa dengan diameter 4 meter. Mungkin pada awalnya, jam ini didesain untuk mempermudah para pengunjung melihat waktu. Tetapi, entah mengapa hingga kini jam tersebut tak pernah difungsikan.
  4. Terdiri dari 2 lantai. Di lantai bawah yang berukuran sekitar 200 meter persegi, serta lantai balkon 100 meter persegi, kemungkinan bisa menampung sekitar 700 -1000 jamaah. Permukaan lantai makin eksotis dengan pemakaian unsur kayu. Sehingga ketika ada gerakan sholat seperti sujud akan menimbulkan suara.
  5. Kotak mimbar juga terbuat dari lapisan kayu. Di kedua sisi terdapat tiang. Hiasan kaligrafi ayat – ayat Al Quran yang mengukir pada permukaan kayu makin menambah cantik tampilan mimbar. Sementara pada bagian tengah dinding masjid terdapat jam dinding besar.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *