Masjid Raya Baitul Makmur Tanjung Uban Nan Indah

Masjid Raya Baitul Makmur Tanjung UbanJika anda berkunjung ke Pulau Bintan rasanya belum lengkap apabila tak datang ke Tanjung Uban. Tanjung Uban merupakan kelurahan yang terletak di kecamatan Bintan Utara, dengan penduduk asli bersuku melayu  yang sangat menjunjung nilai-nilai agama. Anda mungkin betanya-tanya kenapa nama tempat ini dinamakan ‘Tanjung Uban’.

Konon nama Tanjung Uban ini berasal dari sebuah pohon yang telah berusia tua dan memiliki daun dan akar berwarna putih yang menjutai ke bawah, akar dan daun ini seperti yang berwarna putih ini jika dilihat dari laut seperti uban atau rambut yang telah berubah menjadi putih.

Sejarah Tanjung Uban

Tanjung Uban sudah ada dan pernah menjadi bagian dari Kerajaan Bintan akhir abad ke 13 ini pernah diduduki Belanda dan  dibangun tempat pengisian dan penyimanan minyak tepat pada tahun 1930 yang dikelola oleh Standard Vacuum Pertolium Compeny (STANVAC). Hingga pada akhirnya ada tahun 1950 berdasarkan SK. Pronvinsi Sumatra Tengah No. 9/Dper/Ket/50 8 Mei 1950 Tajung Uban berhasil menjadi bagian dari kerisidenan.

Masjid Raya Baitul Makmur Tanjung Uban

Nah, tepat di Tanjung Uban inilah ada masjid yang berdiri begitu indah di atas tanah wakaf seluas kurang lebih 1,6 hektar yaitu Masjid Raya Baitul Makmur Tanjung Uban. Masjid ini merupakan masjid terbesar di Kecamatan Bintan Utara ini berdiri elegan di puncak bukit, dibangun tepat pada tahun 2011 silam dan pertama kali digunakan pada tahun 2012. Letak Masjid Raya Baitul Makmur Tanjung Uban tepat di Simpang Makam Pahlawan. Para wisatwan seringkali memulai touring ke Pulau Bintan dengan singgah beribadah terlebih dahulu di Masjid Raya Baitul Makmur Tanjung Uban ini.

Tepat di atas Masjid Raya Baitul Makmur Tanjung Uban ini berdiri kita dapat menikmati pemandangan Tanjung Uban serta keindahan laut selat Uban yang merupakan pemisah antara pulau Batam dengan Pulau Bintan. Indah bukan?

Pesona Masjid Raya Baitul Makmur Tanjung Uban

Konon masjid yang di bangun di atas tanah wakaf Raja Daud ini memiliki kubah yang terbuat dari baja yang tahan karat. Diameter kubah kurang lebih 9 meter dengan hiasan warna hijau dan kuning ciri khas suku melayau memiliki dua bagian, yaitu lantai bawah dan atas.

Baca juga: Pesona 4 Pulau Cantik Di Pulau Karimun

Masjid Raya Baitul Makmur ini memiliki daya tampung jamaah kurang lebih sebanyak 2.000 Jamaah namun jika penggunaan hingga ke serambi masjid dapat menampung lebih sebanyak  6.000 jamaah. Hal ini terlihat saat perayaan Idul Fitri 1433 H silam.

 

Masjid Raya Baitul Makmur Tanjung Uban yang diresmikan langsung oleh wakil presiden Jusuf Kalla ini memang bukanlah 10 masjid terbesar di Indonesia, namun keindahan yang dipancarkan masjid ini membuat kita akan semakin bersyukur.

Suasana malam hari

Suasana Masjid Raya Baitul Makmur Tanjung Uban akan semakin indah terlihat saat malam hari. Dihiasi dengan lampu-lampu yang menghiasi pinggir jalan hingga sampai di depan masjid.  Anda juga bisa melihat pemandangan Tanjung Uban pada malam hari seusai beribadah di masjid ini. Anda dapat menikmatinya dari serambi Masjid Raya Baitul Makmur Tanjung Uban. Nah, indah bukan Masjid Raya Baitul Makmur Tanjung Uban ini?

Akses Lokasi Masjid Raya Baitul Makmur Tanjung Uban

Anda tidak perlu bingung bagaimana anda bisa menemukan Masjid Raya Baitul Makmur Tanjung Uban . Jika anda memulai perjalanan wisata anda dari Pulau Batam anda bisa langsung menuju Pulau Bintan. Menyeberang menggunakan kapal Roro (Roll on roll off) yang beroperasi setiap hari. Dengan harga Rp. 20 ribu untuk orang dewasa dan Rp 15 ribu untuk anak-anak dan untuk kendaraan beradasarkan golongan. Selanjutnya anda bisa menggunakan kendaraan roda dua atau empat untuk meluncur ke lokasi. Anda tidak perlu merasa khawatir tentang lama perjalanan. Kkarena perjalanan untuk sampai ke masjid indah ini tidak menghabiskan waktu yang lama.

Wisata Kuliner di sekitar Masjid Raya Baitul Makmur Tanjung Uban

Eiitss, jangan buru-buru beranjak dulu dari Tanjung Uban. Jika anda telah selesai beribadah di Masjid Raya Baitul Makmur Tanjung Uban. Selain bisa menikmati luasan Tanjung Uban dari serambi Masjid Raya Baitul Makmur Tanjung Uban. Anda juga perlu singgah dan menikmati kuliner daerah Tanjung Ubai. Sangat lengkap jika sebelum melanjutkan perjalanan anda mencicipi terlebih dahulu Gong Gong atau siput. Siput-siput ini direbus lalu dimakan dengan sambal khusus. Kelezatan sudah pasti tidak diragukan karena Gong Gong mengandung nilai gizi yang tinggi.

Bagaimana anda tertarik meluncur menuju Tanjung Uban menemui Masjid Raya Baitul Makmur Tanjung Uban nan indah?

Semoga informasi ini dapat membantu. Selamat berlibur dan beribadah ya! (jari adventure-det)

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *