Klenteng Tao Sa Kong, Wujud Toleransi Beragama di Tanjung Pinang

Klenteng Tao Sa Kong – Tahukah kamu kalau ada lebih dari 99 tempat wisata di Tanjung pinang, dari mulai wisata alam hingga wisata kuliner. Ternyata Tanjung pinang kepulauan Riau memiliki beragam dan aneka wisata yang patut anda kunjungi dan menjadi pilihan utama untuk mengisi liburan. Jika kamu penasaran  maka kami telah merangkum 99 nama dan alamat tempat wisata di Tanjung pinang. Sehingga memudahkan kamu  untuk mengetahui sejarah yang ada di dalam kota gurindam sebagai kota melayu. Tanjung Pinang juga salah satu daerah Bintang yang disukai oleh para pelancong.

Dengan sejumlah atraksi untuk dinikmati, Tanjung Pinang tidak akan berhenti memukau kita. Menyediakan kebahagiaan yang sempurna, diisi dengan kehangatan dari sekitarnya, Bintang telah menjadi destinasi liburan untuk bersantai setelah sepanjang minggu bekerja.Salah satu Kearifan lokalnya yang memukau adalah Klenteng Tao Sa Kong yang beralamatkan di Senggarang Kel. Senggarang Kec. Tanjungpinang Kota. Klenteng ini dibangun oleh Kapiten Cina Chiao Ch’en tahun 1811.49

Kondisi bangunan Klenteng Tao Sa Kong

Kondisi klenteng ini sudah dililit oleh akar pohon kayu Ara atau Beringin. Bangunan yang nampak sekarang adalah bangunan baru, bangunan lama yang masih tersisa adalah sebagian tembok sisi selatan (bagian depan) dan sisi timur (dinding samping). Pada sisa dinding tersebut masih dapat dilihat bingkai-bingkai jendela. Bila dilihat dari sisa bangunan yang ada, dahulu bangunan ini terdiri dari dua lantai.

Bangunan klenteng ini menempati bekas sebuah rumah tinggal seorang Kapitan Cina yang dibangun pada abad ke-18.50 Adapun riwayat pembangunan klenteng itu sendiri, tidak diketahui dengan pasti.

Dibangun pada tahun 1811

Karena klenteng ini  dibangun  oleh  Kapten  Cina Chiao Ch’en tahun 1811.  Bicara tentang kondisinya fyi, kondisi klenteng ini  sudah dililit  akar pohon  kayu  ara atau beringin.  Bangunan yang  tampak sekarang adalah bangunan baru. Sedangkan bangunan lama  yang  masih tersisa  adalah  sebagian tembok sisi selatan  (bagian  depan) dan  sisi timur (dinding samping).

Baca juga: Pulau Anambas Surga Tersembunyi di Bagian Barat Indonesia

Pada sisi dinding tersebut  masih dilihat bingkai-bingkai jendela.  Bila dilihat dari sisa bangunan yang ada,  dahulu bangunan ini  terdiri dari dua lantai. Bangunan  klenteng ini  menempati bekas sebuah rumah tinggal seorang Kapitan Cina yang dibangun abad ke-18.  Adapun  riwayat pembangunan  klenteng itu sendiri, tidak diketahui dengan pasti.

Masyarakat setempat mempercayai jika kotoran burung di sekitar Kleteng Ta Sa Kong, kotorannya tidak akan bau bila dicium. Boleh percaya atau tidak karena ini hanya mitos.

Komplek Kelenteng Vihara Dharma Sasana

Di dalam komplek kelenteng yang berada di Senggarang ini terdapat tiga kelenteng yang dibangun sekitar abad ke-18 oleh pendatang dari Cina, yakni :

Kelenteng Fu De Zheng Shen.

Di dalamnya terdapat Dewa Tua Phe Kong, Dewa Keselamatan di darat. Kelenteng Tian Hou Sheng. Di dalamnya terdapat tiga dewa, Dewa Lou Wei Sheng (keselamatan orang yang sudah mati), Dewa Ma Chou (keselamatan di laut), dan Tua Phe Kong (keselamatan di darat).

Kelenteng Yuan Tien Shang Di.

Di dalamnya terdapat Dewa Tua Phe Kong (keselamatan di darat). Maupun dewa – dewi matahari dan bulan.

Terlepas dari itu, sebagai warga negara yang baik. Sudah sepatutnya kita turut menjaga toleransi antar umat beragama dengan saling rukun dan tidak menghina agama ataupun kepercayaan yang dianut oleh orang lain.

Segolongan orang atau oknum, seringkali menjadi provokator untuk mengadu – domba antar umat beragama di tanah air yang memang jumlahnya lebih dari satu dan mayoritas adalah beragama muslim.

Jika Anda berkesempatan untuk berlibur ke kota Tanjung pinang, tak ada salahnya mampir ke Klenteng Tao Sa Kong. Selain wisata budaya, adat, serta religi yang unik dan bernuansa berbeda dari keseharian. Tentu saja dari segi arsitektur maupun interior sangat memukau untuk menambah khazanah wawasan kita tentang budaya etnis Tiong hoa di tanah melayu.

Tak perlu sungkan atau ragu karena warga Tiong hoa di sekitar kompleks Klenteng Tao Sa Kong juga sangat ramah terhadap warga asing ataupun wisatawan.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *