Khazanah Suku Nias, Sejuta Tradisi Otentik dan Khas

Seperti yang kita ketahui, Indonesia dihuni oleh banyak sekali penduduk dengan beragam suku bangsa. Meskipun sudah mengalami perkembangan jaman, suku yang ada di Indonesia tetap berjalan segala kebudayaannya.

Bahkan, beberapa suku yang tinggal di pedalaman tetap meneruskan segala adat dan budaya yang dibawa oleh para leluhur mereka.

Beberapa di antaranya bahkan menolak adanya budaya asing untuk masuk ke dalam budaya tradisional mereka.

Salah satu suku yang terkenal dan menarik perhatian adalah suku Nias. Suku Nias berada di pulau Nias yang terletak di Provinsi Sumatera Utara.

Suku Nias adalah masyarakat yang berdiam di pulau Nias. Masyarakat suku Nias menyebut diri mereka sendiri sebagai Ono Niha.

Ono berarti keturunan dan Niha berarti Manusia, serta pulau Nias yang berarti Tano Niha, Tano berarti tanah.

Penduduk suku Nias masih tetap mempertahankan budaya asli suku mereka. Beberapa kebudayaans serta adat dari suku Nias banyak menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara.

1.Lompat Batu

adira.co.id

Lompat Batu biasa disebut dengan Fahombo. Tradisi ini sangat terkenal dari suku Nias. Fahombo atau Lompat Batu adalah olahraga tradisional dari masyarakat suku Nias.

Lompat batu dulunya merupakan ajang ritual pendewasaan dari masyarakat Nias. Jika Anda berkunjung ke pulau Nias, Anda bisa melihat sendiri orang-orang yang melaukan lompat batu.

Bahkan, lompat batu telah menjadi salah satu objek wisata unik, aneh, namun sangat menarik perhatian hingga mancanegara.

Orang yang memainkan olahraga ini akan melompati susunan batu yang tingginya mencapai 2 meter dan tebalnya hingga 40 sentimeter.

Lompat batu biasanya ditemukan di Desa Bawo Mataluo karena olahraga ini adalah tradisi dari desa tersebut. Lompat batu termasuk tradisi untuk menentukan sebuah kedewasaan dari seseorang.

Pemuda itu dianggap dewasa bila bisa melompati tumpukan batu dengan menggunakan fisiknya serta bantuan batu penompang kecil untuk pijakan lompat.

Karena ini adalah tradisi, maka sebelum melakukan olahraga tradisional ini biasanya akan dilakukan beberapa upacara adat suku Nias.

2.Tari –  tarian Suku Nias

museum-nias.org

Sama halnya dengan suku lainnya, suku Nias tentu memiliki tarian khas. Tarian khas ini dulunya dikhususkan untuk melakukan prosesi upacara atau kegiatan adat dari masyarakat Nias.

Jika Anda melihat penampilan dari tarian suku Nias, Anda bisa menyimpulkan bahwa tarian suku Nias memilikiunsur keindahan yang unik namun menarik.

travelingyuk.com

Ada dua jenis tarian dari suku Nias yang terkenal. Pertama adalah Tari Maena, dengan gerakan sederhana sebagai pengiring salah satu alat musik tradisional bernama Maena untuk perempuan, serta Folaya untuk laki-laki.

Tarian ini biasanya dilakukan oleh banyak orang serta dilaksanakan secara terbuka di wilayah pulau Nias.

Yang kedua adalah Tari Fataele yang termasuk salah satu tarian tradisional Indoensia. Tarian ini adalah tarian perang suku Nias dan tidak dapat dipisahkan dari tradisi sebelumnya yaitu lompat batu.

Biasanya, pertunjukan ini dilakukan bersamaan dengan lompat batu sebagai prosesi penyambutan wisatawan yang mengunjungi pulau Nias.

Tari Fataele berasal dari kawasan Nias Selatan. Jika Anda ingin menonton tradisi yang satu ini, Anda bisa pergi ke kawasan Nias Selatan.

3.Rumah Adat Suku Nias

wikimedia.org

 

Suku Nias memiliki rumah adat yang bernama Omahoda. Omahoda bisa Anda jumpai di pulau Nias. Namun, karena adanya pengaruh dari luar yang mempengaruhi kebudayaan rumah di Nias, Omahoda sekarang sudah sedikit ditemui di pulau Nias.

Kalaupun banyak, pasti beberapa diantaranya sudah mengalami sedikit modifikasi dari bentuk aslinya.

Salah satunya di desa adat Kampung Bawamataluo yang dulunya memiliki banyak rumah adat, namun sekarangs udah mulai banyak yang dimodifikasi.

Omahoda memiliki bentuk khas yang berasal dari tradisi leluhur. Arti dari bentuk Omahoda adalah untuk membantu melindungi diri sendiri dari ancaman lingkungan luar serta ancaman kebuasan hewan.

Bentuk rumah adat Nias ada yag tumah panggung desing, dilengkapi arsitektur yang luar biasa unik. Jika Anda mengunjungi Nias, jangan terkejut bila ada perbedaan antara satu rumah adat dengan yang lainnya.

Baca juga:

Jangan Hanya Berkeliling Paris, Saatnya Jejakkan Langkah ke Kota Strasbourg

 

4.Pakaian Adat Suku Nias

wartagas.com

 

Pakaian adat suku Nias masih tetap dipertahankan hingga sekarang. Pakaiannya berwarna emas atau kuning dengan paduan merah, hitam, serta putih.

Semua warna tersebut memiliki filosofi masing-masing. Contohnya adalah warna kuning keemas an berarti kejayaan, kemakmuran, kebesaran, serta kekuasaan.

Pakaian adat untuk wanita bernama Oroba Si’oli, serta untuk lelaki bernama Baru Oholu. Anda bisa mencoba pakaian adat ini saat berkunjung ke pulau Nias.

brataindo.com

Ada banyak lagi kebudayaan dan adat istiadat yang dimiliki oleh masyarakat suku Nias. Beberapa tradisi yang tetap bertahan hingga saat ini memiliki filosofi sebagai bentuk penghormatan terhadap para leluhur suku Nias.

Untuk lebih lengkapnya, pastikan untuk berkunjung ke pulau Nias agar bisa mendapatkan wawasan yang lebih luas dan pengalaman yang baru. Jadikan Jari Adventure sebagai mitra terbaik perjalanan Anda mengunjung berbagai destinasi di Nusantara. Hubungi HP : 0812-22279979 dan WA : 0877-78906999 untuk pemesanan atau info lebih lengkap.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.