Megahnya Batu Sindu Raksasa, Kab Natuna, Prov Kepulauan Riau

Batu Sindu Raksasa  – Kalau anda ingin mencari suasana wisata pesisir yang baru di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, objek wisata yang satu ini mungkin bisa menjadi rekomendasi. Bebatuan raksasa yang mengelilingi bibir pantai menjadi landmark wisata ini, apalagi kalau bukan Batu Sindu. Jangan harap akses kesana ialah jalanan mulus dan beraspal, karena sarana dan prasarana menuju Batu Sindu masih perlu dibenahi. Jalanan sempit dan kanan kiri lereng bukit yang curam akan menjadi pemandangan anda selama perjalanan.

Lokasi dan Akses Menuju Batu Sindu

Ada yang menyebut Batu Sindu sama dengan Bukit Senubing, ada juga yang menganggap keduanya berbeda. Keduanya benar, karena Batu Sindu sendiri memang terletak di area perbukitan Senubing atau Tanjung Senubing. Bukit ini berlokasi di Kecamatan Bunguran Timur, yang jaraknya hanya 3 kilometer dari Ranai atau waktu tempuh sekitar 15 menit dan cukup mudah untuk dijangkau.

Baca juga:

Air Terjun Makunggal, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau

Yang Ditawarkan Oleh Objek Wisata Batu Sindu

Batu Sindu adalah gua yang terletak di Bukit Senubing. Gugusan tebing dan batu-batu besar membuat suasana pesisir semakin begitu terasa. Struktur batuan disini licin, terutama saat musim penghujan tiba jadi anda perlu hati-hati. Waktu yang paling tepat untuk menikmati keindahan Batu Sindu ialah ketika matahari terbit dan matahari terbenam. Dijamin membuat anda terkagum!

Biasanya wisatawan yang datang mencari spot foto terbaik, atau hanya duduk-duduk di atas bukit sembari melihat pemandangan pantai dan sekitarnya. Tak jarang banyak juga yang menjadikan objek wisata ini sebagai pilih tempat foto pre wedding. Bagi anda yang hobi fotografi, Batu Sindu menjadi tempat yang cocok untuk memotret pemandang alam sekitar Batu Sindu yang tidak diragukan lagi keindahannya. Sayangnya, belum disediakan fasilitas  yang memadai, misalnya stan makanan atau warung maupun area parkir. Kini pemerintah berencana akan terus memajukan sektor pariwisata di Batu Sindu dengan cara menghadirkan atraksi lainnya, seperti diving atau snorkeling.

Berdasarkan cerita yang beredar, katanya bila anda datang ke Batu Sindu maka anda tidak boleh mengucap kata Tanjung Datuk atau anda akan terkena masalah percintaan. Meski kebenarannya diragukan, namun masyarakat masih percaya dengan cerita tersebut.

Tips Untuk Anda Yang Ingin Berkunjung :

Membawa Baju Ganti

Tidak hanya dapat menikmati gugusan batu besar maupun tebing nan elok, disini anda juga bisa berenang sambil melihat biota bawah laut karena airnya yang begitu jernih. Eh, tapi tak semua area pantainya bisa digunakan untuk berenang karena di bagian Tanjung Senubing arusnya deras dan lumayan dalam. Jadi jangan lupa untuk membawa baju ganti, ya.

Ikut Berpartisipasi Mempromosikan

Sebagai masyarakat Indonesia, anda harus bangga memiliki potensi alam yang menabjubkan. Salah satu dari wujud rasa bangga anda dapat diwujudkan dengan ikut mempromosikannya, termasuk objek wisata Batu Sindu ini. Bila berkunjung, anda bisa sempatkan diri memotret keindahan sekitar yang tak kalah dengan Pulau Bali tersebut.

Selalu Jaga Kebersihan

Sebagai tempat wisata yang masih alami, jika menjadi pengunjung anda harus menjaga kebersihan, dengan membuang sampah di tempat yang disediakan misalnya. Dengan menjaga kebersihan, tandanya anda telah ikut serta melestarikan alam sekitar yang ada di kawasan Batu Sindu. 

Berfoto

Sebenarnya tidak jarang beberapa fotografer lokal yang menawarkan jasa mengabadikan foto liburan di Batu Sindu atau area resort. Namun, jika Anda berkeras untuk mengabadikan momen liburan sendiri atau mengandalkan tongsis. Sebaiknya, berhati – hati dalam berpijak atau melangkah di atas batu – batu Sindu yang terdapat di tepi pantai. Meski tidak musim hujan, bisa saja permukaan batu menjadi licin karena terkena percikan ombak.

Kenakan pelindung matahari

Berlibur di lokasi outdoor seperti tepi pantai atau Batu Sindu, disarankan untuk memakai pelindung kulit dari paparan sinar UV matahari. Misalnya, Anda bisa mengenakan topi pantai yang lebar hingga menutupi wajah. Atau memakai tabir surya di permukaan kulit setiap 2 jam sekali. Jika tak ingin repot membawa payung, cukup pakai syal atau selendang yang keren untuk melindungi kuilt sekaligus menjaga penampilan tetap stylish.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *