Keindahan Luar Biasa! Sudah Tahu Fakta Kawah Ijen yang Mengejutkan Ini?

Topik liburan memang tidak ada habisnya, terlebih ketika tentang destinasi wisata di Indonesia. Beberapa tahun belakangan memang Indonesia menjadi negara yang sering dikunjungi turis mancanegara karena keindahan alamnya. Keindahan alam Indonesia ini bisa dinikmati di mana saja, termasuk di Jawa Timur.

Ketika kita berlibur ke Jawa Timur, ada salah satu destinasi wisata yang tidak boleh dilewatkan yaitu Kawah Ijen. Destinasi wisata satu ini berlokasi di Banyuwangi, Jawa Timur. Lokasinya yang cukup strategis inilah membuat Kawah Ijen selalu ramai akan wisatawan. Sebelum berlibur ke Kawah Ijen, ada beberapa hal yang harus diketahui yaitu sebagai berikut:

Perlu pakai masker

Keindahan alam Kawasan Ijen ini memang tidak ada duanya sehingga satu atau dua jam saja rasanya tidak cukup untuk menikmati pemandangannya. Kita juga tidak boleh lupa bawa masker ketika berlibur ke Kawah Ijen ya! Tingginya kandungan sulfur di kawasan Kawah Ijen bisa menyebabkan kita sesak nafas karena baunya yang menyengat.

Warung penjual wifi

Banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Kawah Ijen ini ternyata juga dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Kita bisa menemui beberapa warung yang menjual wifi sehingga kita bisa membagikan momen keseruan di Kawah Ijen kapan saja melalui media sosial.

Lava biru yang hanya muncul di waktu tertentu

Berbeda dengan gunung berapi aktif lainnya, lava biru adalah salah satu daya tarik tersendiri dari Kawah Ijen. Lava biru ini juga hanya bisa dinikmati pada waktu tertentu saja, tepatnya sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 dini hari. Tentunya kita harus siap untuk bangun pagi dan menahan dingin kalau ingin melihat fenomena alam unik satu ini. Menariknya lagi, masyarakat setempat sudah tahu adanya lava biru di Kawah Ijen ini sejak tahun 1950-an lho!

Suhu yang ekstrim

Berlibur ke Kawah Ijen memang harus memperhatikan betul jam kunjungnya mengingat suhu di kawasan ini yang cukup ekstrim. Misalnya saja suhu di sekitar kawah yang bisa mencapai 200 celcius dan 2 celcius saat malam tiba. Siap-siap dengan dinginnya Kawah Ijen ya!

Dikelilingi gunung lain

Salah satu kondisi alam Kawah Ijen yang membedakannya dengan gunung berapi lainnya adalah adanya beberapa gunung lain yang mengelilingi gunung ini. Misalnya saja ada Gunung Pendil, Gunung Suket, Gunung Rante, dan juga Gunung Raung.

baca juga:

Bak Tanah Khayalan, Wujudkan Mimpi ke Kawah Ijen Dengan 9 Tips Ini

 

Banyak penambang belerang

Sebagai kawasan yang kaya akan sulfur, tak heran jika Kawah Ijen ini juga menjadi lokasi untuk mendapatkan rejeki. Ketika berkunjung ke Kawah Ijen, kita bisa melihat banyak warga setempat yang berprofesi sebagai penambang belerang. Sayangnya para penambang belerang ini belum menggunakan peralatan sesuai standar dan justru membahayakan nyawanya sendiri.

Belerang yang dimanfaatkan untuk banyak hal

Banyak dari kita yang belum tahu tentang apa sebenarnya manfaat dari belerang kecuali baunya yang menyengat. Ternyata belerang yang dihasilkan Kawah Ijen ini bisa diolah untuk menjadi banyak produk lho! Misalnya saja bisa untuk kosmetik, pupuk, korek api, salep kulit, dan lain-lain.

Danau indah yang mematikan

Bukan hanya keindahan gunungnya saja yang bisa kita nikmati ketika berada di Kawah Ijen, namun juga ada keindahan danau. Ternyata keindahan warna hijau tosca dari danau ini berbahaya lho! Danau ini memiliki tingkat keasaman yang tinggi sehingga kita tidak bisa menyentuh airnya, bahkan berenang di dalamnya.

Lava berwarna biru

Bagi pecinta gunung, pastilah sudah tahu jika lava identik dengan warna merah. Namun ternyata hal ini berbeda dengan Kawah Ijen lho! Lava yang dihasilkan Kawah Ijen ini berwarna biru karena tingginya kandungan sulfur pada kawasan gunung berapi tersebut. Bahkan gunung berlava biru ini Cuma ada dua di dunia lho, yang satunya lagi ada di Islandia!

Kawah asam terbesar di dunia

Kawah Ijen bukan hanya terkenal akan keindahan pemandangannya, namun juga luas dari Kawah Ijen itu sendiri. Luas Kawah Ijen ini mencapai 5,466 hektar dan tingginya 300 hingga 500 meter. Bahkan Kawah Ijen juga ditetapkan sebagai cagar biosfer oleh UNESCO lho!

Menarik bukan beberapa fakta mengenai Kawah Ijen yang disebutkan barusan? Dijamin berlibur ke Kawah Ijen bakal jadi salah satu liburan yang berkesan. So, kapan berlibur ke Kawah Ijen?

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.