Jangan Ngaku Pecinta Alam, Kalau Belum Tahu Keindahan Gunung Kelud!

Siapa di antara kita yang suka berlibur di alam? Mana yang lebih kamu pilih, gunung atau pantai? Saat ini pecinta gunung semakin bertambah dari waktu ke waktu.

Karena mendaki gunung dianggap sebagai salah satu aktivitas yang menantang. Berbagai gunung pun menjadi tantangan sendiri untuk para pendaki, mulai dari gunung yang rendah hingga tinggi.

Bersyukurlah kita sebagai masyarakat Indonesia karena banyak gunung yang menarik untuk dijejahi, baik gunung yang masih aktif ataupun sudah tidak aktif lagi.

Salah satu gunung yang sering menjadi tujuan para pendaki adalah Gunung Kelud yang terletak di Jawa Timur, tepatnya di Kediri. Lalu apa keistimewaan Gunung Kelud daripada gunung lainnya?

Lokasi Gunung Kelud

Untuk mencapai kawasan Gunung Kelud pun cukup mudah karena lokasinya hanya berjarak sekitar 30 kilometer dari Kota Kediri.

Selain itu, aksesnya juga lumayan mudah karena kita bisa menggunakan kendaraan pribadi baik motor atauupun mobil.

Mendaki Gunung Kelud pun cukup aman karena rutenya yang sudah diaspal jika kamu memilih rute dari Kota Kediri, Wates, Ngatas, hingga ke Gunung Kelud.

Salah satu keunikan Gunung Kelud adalah kita akan menemui mysterious road. Jalan yang satu ini memang terlihat menanjak. Namun ketika kendaraan dimatikan, kendaraan akan tetap bisa melaju melewati jalan tersebut.

Banyak pengendara yang sengaja mematikan kendaraan ketika melintasi mysterious road karena ingin membuktikan hukum gravitasi berlaku atau tidak di jalan ini.

Rute Pendakian

Untuk mendaki Gunung Kelud pun cukup singkat hanya memakan waktu sekitar satu jam. Ketika sampai puncak, kita akan menemui danau kawah yang menyerupai Danau Kelimutu yang tidak kalah indahnya.

Menariknya lagi, Gunung Kelud ini dikelilingi tiga puncak gunung sekaligus yaitu Puncak Sumbing, Puncak Gajah Mungkur, serta Puncak Kelud.

Sebagai salah satu gunung yang aktif, Gunung Kelud juga memiliki pemandian air panas. Jangan khawatir kaarena air di pemandian air panas ini hanya hangat.

Karena air panas dari gunung bercampur dengan air sungai. Banyak orang yang menghabiskan waktu di sumber air panas ini baik untuk berendam atau hanya sekedar mencelupkan kaki.

baca juga:

Berbagai Pilihan Akomodasi Murah Saat Liburan ke Eropa

 

Obyek Wisata

Salah satu objek wisata yang ada di kawasan Gunung Kelud adalah Agrowisata Margomulyo. Agrowisata satu ini bisa kita temui ketika menuruni Gunung Kelud, di mana kita akan dimanjakan dengan keindahan taman bunga.

Berbagai macam bunga pun bisa kita temui di taman ini, misalnya saja ada bunga matahari, hujan mas, refugia, mawar, dan lain-lain.

Kita juga bisa mampir ke Taman Lembu Suryo sekalian belajar tentang asal usul Gunung Kelud yang pastinya menarik untuk disimak.

Ketika mampir ke Gunung Kelud, ada satu hal yang tidak boleh dilupakan yaitu Kampung Durian. Ukuran Kampung Durian ini cukup luas yaitu sekitar 1 hektar dan kita bisa memetik sendiri durian dari 30 pohon durian yang ada.

Di Kampung Durian ini, kita tidak hanya bisa menikmati berbagai produk olahan durian tapi juga cara kembang biak hingga proses pengolahannya yang tepat.

Tak lupa berbagai olahan durian pun bisa kita santap, misalnya saja ada kolak durian, pancake durian, ketan durian, dan lain-lain.

baca juga:

Berbagai Pilihan Akomodasi Murah Saat Liburan ke Eropa

 

Wahana Flying Fox

Satu lagi wahana di sekitar Gunung Kelud yang sayang untuk dilewatkan adalah flying fox. Wahana flying fox merupakan salah satu wahana terbaru dan baru dibuka sejak letusan Gunung Kelud terakhir.

Lintasan flying fox Gunung Kelud ini hanya sekitar 100 meter saja dan dijamin akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan lho!

Indahnya pemandangan di sekitar Gunung Kelud serta angin sepoi-sepoi dijamin tidak akan didapatkan di tempat lain dan membuat kita ingin kembali lagi menjelajah Gunung Kelud di lain waktu.

Menarik bukan keindahan Gunung Kelud yang disebutkan barusan? Jangan lupa jika kita juga harus bayar tiket masuk ya, cukup Rp.10.000,- saja kok!

Kita juga perlu memperhatikan waktu kunjungan karena ada saat Gunung Kelud tidak dibuka, seperti saat musim hujan ataupun ketika Gunung Kelud aktif.

Persiapkan juga stamina dengan baik supaya tidak kelelahan ketika mendaki Gunung Kelud. So, tunggu apalagi mendaki Gunung Kelud di liburan mendatang?

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.