Indahnya Obyek Wisata Pulau Karampuang Mamuju, Sulbar

Pulau Karampuang-Pernah jalan-jalan ke Mamuju, Sulawesi Barat? Di sana terdapat sebuah obyek wisata yang cukup terkenal yaitu Pulau Karampuang. Pulau ini tepatnya berada di Kecamatan Simboro Kepulauan, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. Pulau yang memiliki luas sekitar 6 Km persegi ini sendiri merupakan lahan hutan kota Mamuju dan sudah sangat populer di Sulawesi karena memiliki keindahan bawah laut yang luar biasa. Penasaran? Yuk, cari tahu kehebatan obyek wisata yang termasuk dalam kategori “most popular hidden paradise” atau surga tersembunyi terpopuler dalam artikel berikut ini!  

Karampuang berasal dari bahasa Mamuju dan bila diartikan dalam bahasa Indonesia adalah rembulan atau bulan purnama. Sebenarnya nama asli pulau ini adalah Pulau Liutang. Namun, setelah seorang biduan asal Mamuju Andi Maksum menyebut pulau ini seelok rembulan dalam sebuah lagunya yang berjudul Karampuang, pulau ini pun kemudian lebih dikenal dengan sebutan Pulau Karampuang. 

Asal mula legenda Pulau Karampuang

Asal muasal tentang nama Karampuang ini teryata ada versi lainnya lho. Konon, pada zaman kolonialisme, pulau ini dijadikan tempat persembunyian para raja dari kejaran pasukan Belanda. Tempat persembunyian ini pun dinamakan Karampuang yang berasal dari dua kata, yaitu Kara yang artinya karang, batu atau pulau dan Puang yang artinya bangsawan, raja (maradika), ningrat.

Bila digabungkan Karampuang berarti pulau para raja atau para bangsawan. Di sini, kata Karampuang sendiri diambil dari bahasa suku di Sulawesi, seperti Bugis, Toraja dan Makassar. Tak peduli apapun namanya serta bagaimana asal usulnya, Pulau Karampuang pasti berhasil memukau siapapun yang datang ke sana untuk melihatnya. 

Pesona alam bawah laut Pulau Karampuang

Berada di wilayah Indonesia bagian timur, pulau yang dihuni oleh sebagian besar masyarakat etnis Suku Mamuju ini lekat dengan konotasinya sebagai daerah tertinggal yang tak dilengkapi dengan fasilitas yang memadai. Namun, dengan kondisi Pulau Karampuang yang masih alami dan belum banyak tersentuh inilah yang membuat petualangan Anda menjadi lebih seru dan menarik.

Pulau Karampuang menyimpan keindahan bawah laut yang berupa terumbu karang dan biota laut yang akan mampu memikat hati siapaun yang melihatnya. Terumbu karang di sini dapat tumbuh dengan baik karena karekteristik perairannya dinamis, terkadang tenang dan kadang berarus. Karang-karang di pulau ini juga masih sangat alami dan tentu saja sangat indah. Meski hanya pada kedalaman 2 meter saja, keelokan bawah laut Pulau Karampuang sudah dapat dinikmati dan diabadikan dengan lensa kamera underwater Anda. Cukup menarik bukan?

Wisata snorkeling

Bagi Anda penyelam pemula dan tertarik untuk menyelam lebih dalam, Anda bisa melakukan entry dive, selain snorkeling. Sensasinya sungguh luar biasa. Anda akan menemukan ikan-ikan yang beragam jenisnya, soft coral, hard coral, anemon dan masih banyak lagi. Bila beruntung, Anda juga dapat melihat Hiu Whitetip (Triaenodon obesus) dan rombongan ikan Bumphead (Bolbometopon muricatum). Tak heran apabila pulau ini menjadi salah satu spot favorit bagi para divers.   

Tips berwisata snorkeling di Pulau Karampuang

Tidak afdol rasanya jika bertamasya ke Pulau Karampuang, tidak menjajal keseruan menyelami indahnya bawah laut. Sebelumnya, ikuti dulu tips-tips snorkeling berikut yuk…

  1. Perlengkapan snorkeling

Para wisatawan tidak perlu repot-repot membawa perlengkapan snorkeling, karena di sekitar Pulau Karampuang sendiri sudah terdapat beberapa tempat persewaan. Bahkan dari pihak pemerintah setempat bekerja sama dengan Dinas Pariwisata menyediakan fasilitas dan sarana pendukung seperti alat menyelam dan snorkeling dengan harga yang terjangkau.

  1. Bersihkan perlengkapan

Sebelum dipakai oleh penyewa, umumnya perlengkapan menyelam sudah dibersihkan oleh operator. Namun, tidak ada salahnya mencuci lagi agar lebih bersih dan steril dari kuman ataupun sisa-sisa kuman dari pemakai sebelumnya. Cuci dengan air bersih yang mengalir ataupun memberi desinfektan.

  1. Berlatih untuk pemula

Sebagai pemula dalam snorkeling, jangan ragu untuk bertanya apa saja yang belum Anda ketahui kepada pelatih atau pemandu. Misalnya, ketika sesaat setelah terjun ke dalam air. Tenangkan diri dan atur pernapasan memakai masker snorkel.

  1. Peralatan kemasukan air

Berenang di dalam air, tidak aneh jika masker atau selang snorkel kemasukan air karena pemasangan yang kurang rapat. Jangan panik, Anda hanya perlu melakukan langkah sederhana. Yaitu, muncul di permukaan air, kemudian tiup sekuat-kuatnya hingga air bisa keluar dan selang kembali lancar. Demikian pula, jika kacamata renang terkena embun atau kabur, Anda cukup muncul ke permukaan air, kemudian oleskan air ludah di permukaan kacamata.

  1. Hati-hati saat menyelam

Bukan saja di sekitar perairan dangkal terdapat beberapa jenis ubur-ubur beracun, tetapi Anda juga patut waspada dengan kemungkinan tidak sengaja menyenggol terumbu karang ataupun menyentuh bulu babi. Para penyelam snorkeling yang masih pemula juga terkadang sering terkena batu-batu karang yang tajam hingga lecet atau luka. Selain, disarankan memakai baju renang yang tertutup, sebaiknya Anda juga perlu hati-hati saat menendangkan kaki ketika berenang karena di bawah sana merupakan rumah bagi ribuan satwa laut yang menjadikan terumbu karang sebagai tempat tinggal.

Dermaga kayu dan sumur jodoh Pulau Karampuang

Hal menarik lain yang bisa ditemukan di Pulau Karampuang adalah adanya sebuah dermaga kayu sepanjang 500 meter yang dibangun dari garis pantai yang menjorok ke laut. Dermaga ini berada di sisi utara pulau. Selain itu, terdapat sumur tiga rasa di kawasan pulau ini yang sering disebut dengan Sumur Jodoh.

Tepatnya, sumur ini berada di bagian selatan pulau. Banyak masyarakat yang percaya bahwa sumur ini dapat mendatangkan jodoh bagi para lajang yang telah meminum airnya. Tiga rasa sumur ini adalah asin, tawar dan payau. Tak hanya itu, Pulau Karampuang juga memiliki gua yang bernama Gua Lidah. Untuk menyusuri kedalaman gua, Anda bisa menggunakan tangga yang ada di sana. Meski bagian mulut gua terlihat kecil, Gua Lidah ternyata mempunyai ruangan gua yang luas begitu Anda masuk ke dalamnya. Dinding-dinding gua pun terlihat kokoh. Gua ini juga dihuni banyak kelelawar yang terkadang bisa Anda saksikan hilir mudik keluar masuk gua.

Akomodasi dan akses transportasi Pulau Karampuang

Bila ingin menikmati keindahan pulau lebih lama, Anda dapat menginap di sana. Pulau Karampuang menyediakan beberapa pondok penginapan yang terbuat dari anyaman bambu dan pohon pinang sebagai tiangnya. Pondok-pondok klasik tersebut tersebar diantara pepohonan yang rindang sehingga begitu terasa kealamiannya.

Tak begitu sulit untuk menjangkau Pulau Karampuang karena obyek wisata yang satu ini berjarak hanya sekitar tiga km saja dari kota Mamuju. Dari dermaga kota Mamuju yang ada di area tempat pelelangan ikan Kasawi, Anda dapat menggunakan perahu motor yang disebut katinting untuk menuju ke Pulau Karampuang dengan tarif sewa sekitar Rp. 20.000 per orang. Lama perjalanannya tak lebih dari 30 menit.

Selamat berlibur ke Pulau Karampuang ! (jari adventure-det)

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *