Indahnya Candi Borobudur, Indahnya Negeriku

Kita mesti berbangga hati hidup di Negara Indonesia ini. Tidak hanya alamnya yang indah, ada berbagai peninggalan bersejarah yang patut dilestarikan keberadaannya. Salah satunya adalah Candi Borobudur yang merupakan salah satu keajaiban dunia dan popular di kalangan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Selain sebagai tujuan wisata, candi tempat beribadah umat Buddha ini juga dijadikan tempat sembahyang para penganut agama Buddha, terutama saat perayaan Hari Waisak.

Terletak di kawasan Magelang, Candi Borobudur ini dibangun pada tahun 800an masehi, di bawah kekuasaan Raja Samaratungga dari wangsa Syailendra. Memiliki 2460 relief dan 504 stupa Buddha di kompleknya, candi terbesar di Indonesia ini berhasil menyedot perhatian wisatawan, sehingga menjadi salah satu tempat wisata yang paling diminati di Indonesia. Tidak hanya itu, candi ini juga dicatat sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO. Wow!

Cara terbaik untuk berwisata di Candi Borobudur ini adalah dengan menaiki punden berundak, yang memiliki jumlah tingkatan sebanyak 10 undakan. Ada berbagai cerita yang diwakili oleh relief yang tergambar di setiap sisi dan sudutnya. Bangunan inipun masih dibagi menjadi 4 tingkatan, yaitu Kamadhatu (ranah hawa nafsu).yang terletak di bagian dasar dan diartikan manusia masih bergelut dalam hawa nafsu duniawi. Kemudian yang kedua disebut Rupadhatu (ranah berwujud), yaitu empat tingkat di atas kamadhatu,.yang bermakna manusia telah terlepas dari hawa dan nafsu namun masih terikat dalam rupa dan wujud manusia.

Arupadhatu (ranah tak berwujud) yang terletak tiga tingkat diatasnya, dengan stupa berlubang-lubang, mengartikan manusia yang lepas dari hawa nafsu duniawi. Sedangkan Arupa (nirwana) di bagian paling atas dari candi ini, yang bermakna tempat bersemayam Buddha. Empat tingkatan ini bermakna tentang perjalanan spiritual secara spesifik dari Buddha.

Dalam perjalanan yang biasa dipandu oleh guide berpengalaman, biasanya akan diarahkan untuk memutari bangunan searah jarum jam.Pengunjung juga akan melewati lorong-lorong berukuran relief yang menawan dan menceritakan kehidupan masyarakat pada saat itu, seperti aktivitas petani yang mencerminkan tradisionalitas pada masa lalu, cerita mengenai kapal layar yang saat itu tengah mengalami kemajuan pesat, dan kisah Ramayana yang melegenda.

 

Baca Juga : Ketep Pass, Tempat Wisata Di Magelang Ini Tawarkan Keindahan Merapi-Merbabu Dari Atas Bukit

 

Harga tiket masuk ke dalam Candi Borobudur cukup terjangkau, yaitu Rp 30.000,- untuk dewasa dan Rp 15.000,- untuk pengunjung anak-anak di atas usia 6 tahun. Setelah puas mengelilingi candi, Anda juga bisa mengunjungi 2 museum yang berada di dalam area candi, yaitu Museum Borobudur dan Musem Kapal Samudraraksa.

Jika ingin pengalaman yang unik dan berbeda, coba deh nikmati pemandangan matahari terbit yang sedang digandrungi oleh banyak wisatawan. Hal ini diawali oleh foto yang diunggah Mark Zuckerberg, pendiri Facebook, yang tengah menyaksikan sunrise di Candi Borobudur. Anda cukup mengikuti paket tur yang ditawarkan oleh beberapa hotel yang ada di sekitar candi. Biasanya saat musim liburan, pengunjung dapat mencapai angka ratusan, cukup drastis dibandingkan wisatawan yang datang di hari biasa sebanyak 60-70 orang.

Wisata melihat matahari terbit ini memang tergolong cukup eksklusif. Harga tiket dibanderol cukup mahal, misalnya untuk wisatawan mancanegara dikenai Rp 380.000,- dan untuk lokal Rp 250.000,-. Harga ini sudah termasuk tiket masuk Candi Borobudur, kudapan, dan souvenir.  Traveler harus sudah siap di tempat yang ditentukan maksimal pukul 04.30 WIB. Kemudian akan diberikan senter dan sarung sebagai syarat untuk naik ke komplek bangunan candi. Setelah itu akan dipandu oleh guide yang berpengalaman.

Pengunjung akan dibimbing hingga menaiki puncak candi dan siap menikmati semburat warna jingga dari matahari terbit. Setelah hari sudah terang, wisatawan dapat melanjutkan berjalan-jalan mengelilingi candi dan mendapatkan penjelasan dari guide, sehingga dapat lebih mengenal relief dan berbagai struktur yang ada pada Candi Borobudur.

Wisata ini tidak hanya menawarkan cara menikmati matahari terbit dari bangunan candi, tapi juga suasana sunyi yang menakjubkan saat berada di atas candi. Berbeda dengan saat mengunjungi candi di siang hari, yang dijejali banyak pengunjung sehingga membuat suasana lebih ramai dan kurang nyaman. Wisata melihat sunrise ini sebenarnya telah dibuka untuk umum, tapi dibatasi untuk sekelompok orang untuk faktor keamanan.

Jika ingin mengunjungi Candi Borobudur, pastikan kondisi tubuh cukup fit ya, karena mengeksplorasi keindahan dan kemegahan candi ini cukup menguras tenaga, apalagi suhu udara yang cukup panas dan terpapar sinar matahari. Gunakan alas kaki yang nyaman dan kenakan pakaian yang sopan. Selain itu, stop melakukan perbuatan yang dapat merusak candi, seperti mencoret-coret, mengambil batu yang ada di candi, atau membuang sampah sembarangan. Yuk jadi traveler yang cerdas dan bertanggungjawab!

Yuk isi liburanmu yang akan datang dengan pergi ke Candi Borobudur ya! (Jari Adventure-image : media-cdn.tripadvisor.com)

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.