Tenangkan Pikiran di Gunung Kerinci

gunung kerinci – Memiliki ketinggian 3.805 meter dari permukaan laut, menjadikannya  sebagai gunung berapi tertinggi di Indonesia dan puncak gunung tertinggi kedua, setelah puncak Jayawijaya di Papua. Keindahan alam dan keragaman budaya yang ada di kawasan yang berada 418 kilometer dari kota Jambi ini pun sangat menarik bagi para traveler, baik dari domestik maupun mancanegara.

Tak ayal, julukan ‘sekepal tanah dari surga’ melekat pada gunung ini. Tidak hanya mendaki gunung menuju puncak saja yang ditawarkan oleh Gunung Kerinci, namun rekan traveler juga dapat menemui wisata alam lain untuk dinikmati.

Danau Gunung Tujuh

Danau yang berada di ketinggian ini memiliki keindahan yang mampu bersaing dengan pesona alam yang ada di Danau Kelimutu, Ende, NTT. Berlokasi di puncak Gunung Tujuh, danau ini dianugerahi dengan panjang kurang lebih 4,5 kilometer, lebar 3 kilometer, serta luas 960 hektar.

Danau ini pun dikenal sebagai danau kaldera tertinggi di Asia Tenggara yang berada pada 1.950 meter di atas permukaan laut. Untuk menuju lokasi danau ini, rekan traveler dapat melangkahkan kaki ke Desa Pelompek, Kecamtan Ayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi.

Danau ini dinamai dengan Danau Gunung Tujuh karena dikelilingi oleh tujuh puncak gunung yang ada di sekitarnya. Gunung-gunung tersebut adalah Gunung Selasih (2.230 meter), Gunung Hulu Sangir (2.330 meter), Gunung Madura Besi (2.418 meter), Gunung Jar Panggang (2.469 meter), Gunung Lumut yang ditumbuhi berbagai jenis lumut (2.350 meter), Gunung Hulu Tebo (2.525 meter), dan Gunung Tujuh (2.735 meter).

Danau Kerinci

Danau ini merupakan yang terbesar di Kabupaten Kerinci, dengan luas mencapai 5000 meter persegi dengan kedalaman 110 meter. Terletak di Gunung Rayo, danau ini terletak sekitar 16 kilometer di Selatan Kota Sungai Penuh.

Biasanya antara bulan Juli dan Agustus, pemerintah setempat mengadakan sebuah festival tahunan yang dinamakan Festival Danau Kerinci, sehingga dapat menjadi pedoman bagi para traveler yang mencari waktu tepat untuk mengunjungi danau ini. Pada festival inilah, pengunjung tidak hanya dapat menikmati keindahan alam Danau Kerinci, tapi juga menikmati pesona budaya yang beragam, suguhan masyarakat Kerinci.

Air Panas Semurup

Bumi Kerinci tidak habis-habisnya menyimpan kejutan alam. Ada sebuah titik panas yang tersembunyi di tengah udara dingin yang menyelimuti kawasan tersebut. Titik itu adalah sebuah kolam air panas dengan aroma belerang yang khas, di mana warga sekitar menyebutnya dengan Air Panas Semurup. Kolam air panas ini tepatnya terletak di Desa Baru Air Hangat, Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci.

Baca Juga:

Mengenal Lebih Dekat Tentang Festival Tabuik di Pariaman, Sumatera Barat

Pulau Weh, Sensasi Menyelam Tak Terlupakan

Air kebiruan yang sangat tenang ditampilkan dalam kolam seluas 15 meter persegi dengan kedalaman 5 meter. Akan tetapi traveler yang berkunjung tidak boleh serta merta menceburkan diri ke dalam kolam karena suhunya yang termasuk tinggi, yaitu di kisaran 80 hingga 100 derajat Celcius. Bagi yang ingin mandi dengan air belerang disediakan kamar-kamar mandi khusus dengan air yang suhunya sudah disesuaikan.

Kebun Teh Kayu Aro

Teh hitam yang dihasilkan oleh kebun teh ini merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Terletak di ketinggian 1600 meter dari permukaan laut dan memiliki luas sekitar 2500 hektar, menjadikannya yang terbesar dan tertinggi kedua setelah kebuh teh Darjeeling di India.

Lokasinya di kaki sebelah Selatan dari Gunung Kerinci, membuat traveler yang ingin mengunjungi lokasi ini harus menempuh jarak yang lumayan jauh, sekitar 550 kilometer dari kota Jambi menuju Sungai Penuh. Rasa lelah dari perjalanan yang panjang dapat ditebus dengan keindahan alam yang ditawarkan ketika melintasi perkebunan teh ini. Di dalam kawasan perkebunan teh ini juga terletak tempat wisata yang bernama Aroma Peko yang juga banyak menarik pengunjung.

Goa Kasah

Goa ini merupakan habitat kelelawar dan juga berbagai jenis burung. Ukuran ruang utama gua ini adalah 15 meter kali 8 meter, dengan ketinggian 15 meter. Goa Kasah sendiri terletak di kawasan Desa Renah Kasah, Kecamatan Kayu Aro, dan dapat dicapai dari Desa Sungai Sampun, dengan menaiki motor selama 35 menit melintasi Danau Bento. Setelah sampai di lokasi Goa, traveler dapat melakukan kegiatan menarik seperti hunting foto, berkemah, maupun pengamatan satwa.

TIPS PENTING MENDAKI GUNUNG KERINCI

Gunung Kerinci dengan alam perbukitan yang indah berhawa sejuk. Kedamaiannya membuai siapa saja yang sudi datang untuk liburan ataupun berolahraga sambil menyegarkan pikiran. Sebelum berangkat menjelajahi Gunung Kerinci, mari ikuti tips mendaki Gunung Kerinci berikut:

  1. Berangkat dari Padang

Untuk memudahkan sarana akses transportasi, sebaiknya para pendaki atau wisatawan dapat menuju ke kota Padang dari kota mana pun. Kota Padang memiliki Bandara yang menyediakan jalur penerbangan dari berbagai daerah. Anda bahkan bisa memantau promo-promo harga tiket pesawat tujuan Jakarta- Padang atau Jakarta – Jambi. Agar bisa memperoleh penawaran harga yang paling murah. Selain itu, agen travel wisata atau agen tiket perjalanan juga kadang menyediakan diskon dan promo yang sangat bersaing. Berupa beda harga antara 40.000 sampai 100.000. Sesampainya di kota Padang, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan ke Kersik Tuo. Atau pos pendakian awal di Kerinci. Dengan memakan waktu sekitar 5 hingga 8 jam mengendarai mobil sewaan atau rental mobil bertarif rata-rata Rp 100.000-Rp 150.000.

  1. Gunakan jasa agen travel wisata atau pemandu wisata

Perlu diingat, medan atau jalur pendakian di Gunung Kerinci begitu terjal dan berliku. Jalur-jalur pendakian yang berbahaya ini kadang bertambah risiko ketika musim hujan.  Karena licin dan rawan longsor. Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk menyewa porter ataupun pemandu wisata lokal. Mereka memang sudah memahami seluk-beluk jalur-jalur pendakian di Gunung Kerinci. Tidak jarang, para pemandu wisata di Gunung Kerinci juga memahami jalur pintas atau jalur tercepat. Jadi, Anda akan lebih mudah dan cepat untuk menjelajahi Gunung Kerinci  hingga puncaknya. Para pemandu wisata lokal yang memahami seluk beluk jalur pendakian di Gunung Kerinci bisa dijumpai di sekitar daerah Kersik utara maupun Sungai Penuh.

  1. Jangan membawa bekal makanan berbau amis

Bekal makanan dan minuman menjadi salah satu syarat wajib untuk melakukan pendakian. Agar para wisatawan yang ingin mengeksplorasi keindahan Gunung Kerinci bisa memiliki tenaga hingga ke puncak dan turun kembali ke pos awal pendakian. Akan tetapi, disarankan agar tidak membawa bahan-bahan makanan yang berbau amis. Atau mengundang binatang-binatang liar untuk menghampiri Anda. Perlu diingat, Gunung Kerinci masih menjadi rumah dan habitat bagi beberapa hewan-hewan buas yang dilindungi seperti harimau, macan, dan hewan karnivora lainnya. Demi keamanan lebih baik bawa bekal yang tidak memiliki bau amis menyengat.

***

Gunung Kerinci menyimpan banyak keindahan dan pesona alam yang wajib dikunjungi.  Setidaknya sekali seumur hidup. Di samping kecantikan pesona alam pegunungan.  Gunung Kerinci juga sudah menyulap diri dengan lebih baik untuk menyambut kehadiran wisatawan atau para pelaku wisata. Hal ini bisa dilihat dari adanya beberapa fasilitas umum yang cukup memadai di sekitar pos pendakian. Seperti kamar mandi umum, tempat sarana air bersih, serta keramahan masyarakat setempat saat menyambut wisatawan.

Tidak rugi meluangkan waktu untuk berkunjung ke Gunung Kerinci, karena banyaknya spot yang bisa dinikmati. Yuk rencanakan saat liburan yang akan datang!

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.