Gunung Daik, Kecantikan Misterius di Kab. Lingga

Gunung DaikBerkunjung ke Provinsi Kepulauan Riau tak lengkap kiranya bila tak menyempatkan diri mampir ke Kabupaten Lingga. Ya, kabupaten yang mendapat julukan Bunda Tanah Melayu ini memang memiliki potensi pariwisata yang beragam, mulai dari situs-situs dan benda-benda bersejarah yang berusia ratusan tahun hingga destinasi wisata alam yang mampu membuat para pelancong berdecak kagum tatkala melihatnya.

Salah satu destinasi wisata yang dimaksud adalah Gunung Daik. Mendengar namanya, seseorang pasti seketika akan terkenang dengan sebuah pantun yang sangat akrab terutama bagi masyarakat rumpun Melayu. Kira-kira seperti ini bunyinya: Pulau Pandan jauh di tengah/ Gunung Daik bercabang tiga/ Hancur badan dikandung tanah/Budi baik dikenang juga. Bagi Anda yang penasaran dengan salah satu destinasi wisata paling populer di Kabupaten Lingga ini, simak ulasannya pada artikel berikut ya!

Letak Gunung Daik

Gunung Daik berada di Pulau Lingga, Kecamatan Lingga, Provinsi Kepulauan Riau. Dengan ketinggian mencapai 1.165  meter (3.822 kaki) diatas permukaan laut, gunung ini merupakan gunung tertinggi di Kepulauan Riau.

Puncak yang dimilikinya ada tiga, dimana puncak tertinggi disebut Gunung Daik, yang menengah dinamakan Gunung Pejantan atau Gunung Pinjam-pinjaman, dan yang paling rendah dinamakan Gunung Cindai Menangis. Ketiga puncak ini menjulang tinggi bak mahkota. Hingga kini, dengan kesulitan panjat tebing 5.9-5.11 North American Grade Standard, tak seorang pendaki pun berhasil menakhlukkan puncak Gunung Daik.

Tak hanya memiliki ketinggian yang menciutkan nyali, Gunung Daik juga menyimpan sisi mistis tersendiri. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, Gunung Daik dihuni oleh makhluk halus bernama bunian. Beda lagi dengan keyakinan para nelayan yang tinggal di sekitar gunung.

Kepercayaan mistis Gunung Daik

Mereka percaya bahwa arwah nenek moyang merekalah, yaitu Datuk Kemuning dan istrinya, yang bersemayam di Gunung Daik. Penuh misteri tetapi eksotis. Seperti itulah kiranya gambaran para wisatawan tentang Gunung Daik ini.

Terlepas dari kepercayaan masyarakat sekitar, Gunung Daik memang mempunyai potensi alam yang kaya, unik dan juga khas sehingga berbeda dengan gunung-gunung yang ada di Indonesia lainnya. Hutan Gunung Daik masih belum tersentuh dan alami dengan jenis flora yang unik dan khas. Pohon-pohon dapat tumbuh dengan subur dan rimbun serta menjulang tinggi. Itulah sebabnya kawasan ini memiliki sumber air yang banyak dan sangat jernih juga menyimpan beberapa air terjun yang mempesona.

Baca Juga:

Pemandian Batu Ampar, Salah Satu Obyek Wisata Andalan di Lingga, Kep. Riau

Bagi yang ingin menjajal pendakian ke gunung ini, Anda akan menjumpai medan yang penuh tantangan, termasuk didalamnya  berupa jalan setapak yang penuh liku. Kontur medan beragam yang dimiliki Gunung Daik ini sangat cocok bagi mereka yang gemar olahraga lintas alam, menyusuri lembah, off road dan juga berkemah. Tak ketinggalan, aktivitas fotografi juga menjadi bagian yang paling menyenangkan karena destinasi wisata alam di Lingga yang satu ini memiliki keindahan alam yang menakjubkan.

Pesona alam Gunung Daik

Di sepanjang perjalanan, Anda akan menyaksikan kawasan hutan yang mempesona termasuk di dalamnya pepohonan dengan beragam ukuran yang berdaun rimbun dan hijau dan juga hewan-hewan langka seperti Burung murai batu (copsychus malabaricus), beo (gracula religiosa), ular piton (python molurus), ular kobra (ophiophagus hannah) dan babi hutan (sus scrofa). Flora dan fauna yang demikian beragam dan khas hanya bisa Anda temukan di kawasan hutan Gunung Daik yang masih perawan.

Tertarik berkunjung ke Gunung Daik? Bagi Anda yang berangkat dari Tanjungpinang, Ibukota Provinsi Kepulauan Riau, akses menuju Gunung Daik bisa ditempuh dengan jalur laut naik kapal ferry dari Pelabuhan Sri Bintan Pura menuju Pelabuhan Mepar/Dabo di Pulau Singkep dengan lama perjalanan sekitar 4 jam. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan naik kapal kecil atau pompong selama 10 menit menuju Pelabuhan Daik, Pulau Lingga.

Akses lokasi Gunung Daik

Begitu tiba di ibukota Lingga, Daik, Anda dapat melanjutkan perjalanan menuju pintu gerbang Gunung Daik denga menggunakan jasa ojek. Disinilah petualangan menjelajah ke Gunung Daik di mulai dengan berjalan kaki hingga mencapai Kaki Puncak Daik yang oleh masyarakat setempat diberi nama Kandang Babi.

Lokasi ini sendiri berada pada ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut. Jangan berkhayal untuk bisa melanjutkan pendakian hingga ke puncak ya sebab puncak terdiri dari bebatuan yang rapuh dan tebing yang curam hingga memang tidak memungkinkan untuk didaki. Untuk dapat menikmati keindahanyang menakjubkan ini, Anda tak dipungut biaya sepeserpun alias gratis.

Sebelum melakukan perjalanan ke destinasi wisata Gunung Daik yang unik ini, jangan lupa melapor ke petugas dinas pariwisata setempat karena hal ini akan memudahkan pemantauan dan koordinasi.

Gunakan jasa pemandu wisata dari warga maupun petugas terkait untuk menghindari tersesat. Siapkan pula segala kebutuhan Anda. Mulai dari makanan dan minuman hingga baju hangat. Tempat dimana Anda dapat melengkapi kebutuhan selama perjalanan adalah di kota Daik.

Selamat menjelajah!     (jari adventure – det)

 

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.