Berasa Jalan-jalan ke Cina, Destinasi Nusantara untuk Rayakan Liburan Imlek

Setiap memasuki tahun baru Masehi hampir selalu dirayakan dengan hari besar, misalnya untuk tahun ini ada perayaan hari besar Imlek yang akan dirayakan oleh masyarakat Indonesia keturunan Tionghoa.

Menurut mereka tahun baru Imlek harus dirayakan seperti menyambut tahun baru Masehi karena di awal tahun baru mereka berharap semoga lebih baik dari tahun kemarin.

Dan berikut ini beberapa kota yang ada di Indonesia yang bisa kamu jadikan hiburan dan liburan saat Imlek berlangsung khusus orang-orang Tionghoa.

 

Kota Seribu Kelenteng, Singkawang.

Sahabat Lokal

Terletak di provinsi Kalimantan Barat dan banyak orang yang mengenal kota ini dengan sebutan seribu kelenteng.

Dengan keberadaan klenteng yang sangat banyak, maka tak salah kalau kota ini paling ramai dan paling semangat dalam merayakan tahun baru Imlek.

Jadi tak salah kalau Singkawang dijuluki sebagai kota dengan perayaan tahun baru Imlek paling meriah se Asia Tenggara.

Disana kamu bisa menikmati beraneka ragam suguhan dan atraksi menarik seperti pergelaran barongsai, pawai malam kesenian dan pemasangan lampion.

 

Selain dikenal dengan julukan Kota Seribu Kelenteng, kota ini juga dikenal sebagai lokasi penyelenggara Festival Cap Go Meh terbesar di Indonesia.

Nah selain itu kamu juga bisa menikmati kemeriahan festival yang ada di Singkawang, kamu juga bisa mengunjungi vihara Tri Dharma Bumi Raya yang terletak di pusat kota Singkawang Barat.

Tempat ini merupakan kuil tertua & dibangun pada 1878. Vihara ini juga sempat hangus terbakar pada tahun 1930, meskipun begitu patung Tua Pek Kong dan istrinya berhasil diselamatkan dan menjadi ikon vihara tersebut.

 

Baca juga:

Klenteng Sam Poo Kong, Semarang.

nativeindonesia

Di Semarang juga ada banyak masyarakat keturunan Tionghoa dan juga merayakan kemeriahan tahun baru Imlek.

Biasanya Imlek di Semarang berpusat di Klenteng paling besar yaitu Klenteng Sam Poo Kong. Sebenarnya, klenteng ini adalah gedung petilasan.

Dikarenakan jaman dulu Laksamana Cheng Ho atau Sam Po Tay Djien pertama kali mendarat disini.

Maka tak salah ketika kamu memasuki klenteng ini kamu akan disuguhi sejarah Laksamana Cheng Ho yang berlayar sampai Semarang.

Selain itu, kamu juga bisa berfoto layaknya berada di Negeri Tirai Bambu karena di tempat ini juga disediakan pakaian ala prajurit China.

 

Pasar Petak Sembilan, Jakarta.

Tionghoa.INFO

Kalau kamu memilih untuk tetap tinggal di Ibukota, berarti kamu harus mengunjungi Pasar Petak Sembilan.

Karena menjelang tahun baru imlek, pasar ini akan menjual pernak pernik Imlek. Disini kamu akan mendapatkan berbagai jajanan yang hanya dijual saat Imlek.

Diantaranya kue keranjang, buah plum, buah jeruk dan buah leci. Jika kita berjalan-jalan di wilayah Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat. Kamu akan dimanjakan dengan bangunan dan gedung dengan arsitektur Tiongkok.

Sehingga kita seolah-olah tengah berjalan ke Negeri Tirai Bambu ini.

 

Vihara Dewi Kwan Im, Bangka Belitung.

wisato.

Di Pulau Bangka sendiri menjadi salah satu pusat penyelenggaraan tahun baru Imlek oleh keturunan Tionghoa yang berpusat di Vihara Dewi Kwan Im yang terletak di lokasi Desa Jelitik.

Kalau kamu sudah ke Vihara ini kamu bisa mandi atau membasuh muka, tangan dan kaki di kolam pemandian dan mata air ini dipercaya akan awet muda.

Vihara ini sudah ada kurang lebih dari 266 tahun lamanya dan ditemukan pertama kali di tahun 1747.

Menurut masyarakat sekitar Dewi Kwan Im pernah bersembahyang di Kon Im, salah satu tempat sembahyang terbesar disini.

Kalau kesini kamu harus menapaki 86 anak tangga untuk mencapai tempat sembahyang yaitu Shimunyo, Sitiyamuni dan Kon Im.

 

Kuil Pulau Kemaro, Palembang.

kumparan

Pusat keramaian saat tahun baru Imlek ketika berada di Palembang adalah Kuil Pulau Kemaro. Disini kamu akan melihat kuil yang berhias pernik imlek.

Menurut masyarakat Tionghoa setempat banyak yang datang ke kuil ini untuk dilancarkan jodohnya karena kuil ini memiliki cerita cinta yang legendaris.

 

Klenteng Hong Tiek Hian, Surabaya

bigzah

Klenteng ini merupakan klenteng paling tua yang ada di kota Surabaya. Saat perayaan tahun baru Imlek selalu menjadi klenteng paling ramai.

Masyarakat Surabaya yang berdarh Tionghoa dan menganut agama Kong Hu Cu serta masyarakat yang beragam Buddha Tri Dharma menjadikan Klenteng Hong Tiek Hian sebagai tempat beribadah.

Dan sedangkan kamu yang mencari, membeli dan menikmati kuliner Imlek bisa mampir di Kya-Kya Kembang Jepun.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.