Curug Cikaracak, Berlian Tersembunyi Gunung Gede Pangrango

Curug Cikaracak – Bogor sering jadi jujugan wisata, terutama warga Jawa Barat dan Jakarta. Tidak heran, karena Kota Hujan ini dikenal punya banyak variasi destinasi wisata, mulai dari istana, taman, kebun, museum, gunung, dan tentunya curug yang banyak ditemukan dengan keunikannya masing-masing. Salah satu air terjun yang mulai banyak diminati adalah Curug Cikaracak yang ada di kaki Gunung Gede Pangrango, tepatnya di Dusun Cibeling, Desa Cinagara, Kecamatan caringin, Kabupaten Bogor.

Buat orang Sunda, kata “cikaracak” sudah tidak asing lagi, karena ada dalam peribahasa Sunda “cikaracak ninggang batu laun-laun jadi legok”, artinya cucuran air menimpa batu sedikit demi sedikit jadi berlubang. Untuk mencapai lokasi air terjun ini, traveler dapat menggunakan kendaraan roda empat atau dua.

Akses lokasi ke Cikaracak

Jika dari Kota Bogor, pacu kendaraan ke arah Ciawi, terus lurus ke Sukabumi, kemudian berhenti di Jalan Cinagara. Nantinya, traveller akan menemukan petunjuk hingga sampai ke air terjun Cikaracak. Kondisi jalannya yang beraspal cukup mulus, membuat perjalananmu terasa lebih menyenangkan. Apalagi saat memasuki desa Cinagara, sudah terdengar gemuruh air dari pinggir jalan. Udara yang segar ditambah panorama indah khas pedesaan siap menghibur pikiran yang sempat jenuh karena rutinitas yang dijalani.

Setelah kurang lebih 20 menit perjalanan, sampai juga di kampung Cibeling. Di sini, pengunjung harus membayar retribusi parkir dan memarkir kendaraan di halaman rumah warga. Untuk menuju ke Curug Cikaracak, traveller harus melakukan trekking kurang lebih sejauh 2,5 kilometer, cocok buat yang suka berpetualang. Apalagi melewati jalan setapak dan pematang sawah, sambil dihibur pemandangan cantik berupa bukit di sisi kiri dan kanan, lengkap dengan hamparan sawah hijau dan sungai kecil.

Pemandangan alam menuju Cikaracak

Sepanjang perjalanan, traveller juga akan memasuki perkebunan  dan pepohonan rimbun. Tidak perlu takut merasa kepanasan karena suasana alamnya cukup sejuk dan rindang. Selain itu, pengunjung juga merasakan keramahan dari para penduduk sekitar yang sedang berkebun. Jalur trekking selanjutnya menghantar pengunjung untuk memasuki hutan dan menyusuri sungai berair jernih. Walaupun asyik menikmati setiap tantangan, wajib berhati-hati dalam menyeberangi sungai, karena aliran airnya cukup deras, apalagi setelah diguyur hujan deras.

Mencapai Curug Cikaracak memang membutuhkan perjuangan ekstra. Tapi jangan takut kehabisan tenaga, karena di tengah perjalanan dapat ditemui jajaran warung milik warga setempat, yang menjual berbagai macam makanan dan gorengan. Pengunjung bisa beristirahat sejenak, mengisi perut, sambil menghirup udara segar.

Setelah 45 menit berjalan kaki menyusuri perkebunan, hutan, dan sungai, akhirnya curug setinggi 20 meter lebih itu pun tampak. Rasa lelah terbayar dengan pemandangan air terjun yang indah lengkap dengan hutan alami di sekitarnya yang masih asri dan rimbun. Traveller juga mulai merasakan percikan air dingin yang membuat siapa saja tidak sabar bermain air di bawah curug.

2 Air Terjun untuk spot foto dan pemandian alam

Curug Cikaracak ini sendiri memiliki dua air terjun dengan ketinggian yang berbeda, yaitu 20 meter dan 40 meter. Bagian bawahnya dipenuhi bebatuan dan membentuk kolam. Tidak hanya seru jadi latar belakang foto, tapi juga menjadi tempat berenang dan merasakan jatuhnya air ke atas tubuh. Selain di kolam, ada juga sungai yang tidak terlalu dalam dan bermuara ke tepian batu yang tumpul. Jika mulai merasa haus, traveller dapat menghapus dahaga lewat air di curug sebelah kanan yang bisa diminum langsung. Karena langsung berasal dari mata air.

Bagi pengunjung yang ingin mencari ketenangan dan jauh dari kebisiangan. Curug yang masuk dalam kawasan konservasi Taman nasional Gunung Gede Pangrango ini bisa jadi pilihan untuk menghabiskan hari libur. Ditemani gemuruh air, suhu udara yang sejuk dan pemandangan indah. Serta adrenalin yang terpacu selama menyusuri jalur trekking membuat traveller merasa lebih dekat dengan alam.

Walau asyik menikmati curug dan pemandangan di sekitarnya. Traveller tetap harus berhati-hati karena perjalanannya cukup berbatu dan licin. Terutama saat hujan. Selain itu, ikutlah menjaga keindahan air terjun yang menawan ini. Dengan tidak melakukan pengrusakan maupun meninggalkan sampah yang dapat mengotori area Curug Cikaracak. (jari adventure – det)

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.