Keindahan Bukit Penjamur Bengkayang, Kalimantan Barat

bukit penjamur bengkayangberuntungnya anda yang lahir di indonesia, dengan anugerah keindahan alam yang mempesona dan kekayaan budaya yang beragam. Jika selama ini bumi pertiwi sedang getol mempromosikan wisata bahari yang jadi tujuan utama para wisatawan, pesona alam di daratan juga tidak kalah menawan. Salah satunya bukit penjamur bengkayang.

Berbeda dengan pulau jawa, kalimantan memiliki kontur bukit yang cenderung rata, sehingga tidak dijumpai gunung-gunung tinggi, melainkan hanya bukit-bukit. Namun keindahan yang ditawarkan tidak kalah mempesona kok. Seperti bukit penjamur bengkayang atau bukit jamur yang ada di kabupaten bengkayang, kalimantan barat. Sejak tahun 2014, bukit ini mulai ramai dikunjungi para pendaki yang ingin berkemah dan menikmati secara langsung pemandangan alamnya.

Lokasi bukit penjamur bengkayang

Berada di ketinggian lima ratus meter di atas permukaan laut, penduduk setempat menyebut bukit ini dengan gunung batu, karena banyaknya bongkahan batu-batu di sana. Terletak tepat di desa belangko, bukit yang mulai popular di media sosial ini berada tidak jauh dari kota singkawang. Akses untuk menuju ke wisata alam ini dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua atau empat. Namun karena tidak disediakan lokasi parkir, maka traveler harus menitipkan di pemukiman dekat bukit, sebelum melanjutkan perjalanan dengan cara mendaki.

Memang untuk menikmati keindahan dari puncak bukit penjamur bengkayang bukan hal yang mudah, karena dalam pendakian harus mempersiapkan kondisi fisik, mental, dan perlengkapan yang cukup. Untuk mencapai puncak bukit, biasanya dibutuhkan waktu sekitar dua sampai tiga jam. Namun perjalanan tersebut sebanding dengan keindahan pemandangan di sekitar bukit yang dapat dinikmati.

Baca Juga: Obyek Wisata Pulau Maratua – Berau, Kaltim Yang Menawan

Melewati jembatan cinta

Sebelum menuju bukit penjamur bengkayang , pengunjung dapat melewati sebuah jembatan gantung, yang dikenal juga dengan nama jembatan cinta. Hal ini dikarenakan banyak padangan muda yang menghabiskan banyak waktu di sini. Dalam perjalanan menuju puncak bukit, traveler juga akan disuguhi kolam bekas dari penambangan emas yang dilakukan oleh masyarakat setempat, yang disebut juga dengan dompeng.

Setelah sampai di puncak bukit penjamur bengkayang, wisawatan lokal maupun mancanegara akan terbius keindahan awan yang berpadu dengan matahari terbit. Tidak jarang untuk mendapatkan kesempatan berharga tersebut, banyak pendaki yang memutuskan untuk menginap di dalam tenda, sehingga tidak kehilangan momen sinar matahari yang menyibak lautan awan.

Menikmati matahari terbit

Selain keindahan sunrise yang dianggap mirip dengan pemandangan di puncak mahameru, traveler juga dapat melihat negara tetangga, malaysia, tepatnya sarawak dari kejauhan. Udara yang segar dan hamparan sawah maupun ladang melengkapi keeksotisan pemandangan yang disuguhkan. Puas menikmati pesona alam, tidak sempurna jika luput mengabadikan momen berada di bukit jamur. Spot yang paling sering diincar wisatawan adalah hamparan bebatuan besar yang jadi ikon tersendiri.

Tidak hanya pesona alam di pagi hari yang menarik perhatian pengunjung, keindahan alam waktu malam hari pun tidak kalah menghibur. Sambil merebahkan badan di tenda, traveler dapat merasakan kesunyian khas alam, yang jauh dari hingar bingar kota yang penuh lalu lalang kendaraan. Selain itu, ditemani hangatnya api unggun, anda juga bisa menikmati keindahan bintang-bintang di langit dan kelap-kelip lampu dari pusat kota bengkayang yang dilihat dari puncak bukit.

Supaya liburanmu di bukit penjamur bengkayang menjadi momen menyenangkan yang tidak terlupakan, pilih waktu yang tepat untuk berkunjung ke sana, misalnya dengan menghindari bulan-bulan yang dipenuhi dengan turunnya hujan. Tidak hanya mengurangi keindahannya, tapi juga berisiko memicu kecelakaan.

Persiapan berkemah

Jika traveler memutuskan untuk menginap di puncak bukit, pastikan untuk membawa perlengkapan secukupnya. Mulai dari tenda, peralatan memasak, lampu emergensi, dan kamera. Selain itu, perjalanan ini akan terasa lebih menyenangkan jika mengajak teman-teman yang sudah punya pengalaman mengunjungi bukit penjamur bengkayang. Tapi jika tidak, disarankan untuk menyewa pemandu agar tidak melanggar larang-larangan adat, seperti di hutan yang ada di kawasan bukit.

Saat berkunjung ke bukit penjamur bengkayang, jadilah traveler yang cerdas dan bertanggung jawab, dengan ikut menjaga keindahan alam di sana. Seperti dengan tidak membuang sampah sembarangan atau merusak alam yang ada di kawasan tersebut. Jangan sampai rasa egois malah merusak tempat wisata yang indah ini.

Tips berwisata ke bukit penjamur bengkayang

Siapa saja pasti akan terpikat melihat panorama yang terhampar di bawah bukit penjamur bengkayang. Kecantikan alami buatan sang maha pencipta sungguh sulit diungkap dengan kata-kata. Hanya kekaguman dan keterpanaan saja yang seolah mewakili rasa syukur menghadapi keindahan tiada banding.

Hanya saja, untuk menikmati keindahan alam di bawah bukit penjamur bengkayang  para pelaku wisata perlu memperhatikan tips-tips berikut:

  1. Perhatikan cuaca

Datanglah ketika musim kemarau atau pertengahan tahun. Di saat musim-musim hujan, kawasan bukit penjamur bengkayang relatif lebih licin dan rawan terjadi longsor. Selain itu, ketika musim hujan, di atas bukit juga sering tersambar petir. Saat musim hujan, panorama alam di bawah bukit penjamur bengkayang bisa tertutup kabut sehingga sulit untuk menyaksikan keindahannya. Sayang kan, jika anda jauh-jauh datang ke bukit penjamur bengkayang tetapi tidak bisa melihat keindahannya.

  1. Perlengkapan kemah

Perlengkapan yang perlu dikemas di antaranya adalah jaket atau baju tebal, tenda, lampu darurat, baterai (powerbank) dan kamera smart phone untuk mengabadikan setiap momen dan panorama alam yang ada di depan mata. Beberapa pelancong juga membawa perbekalan makanan instan

  1. Ambil jasa agen travel wisata atau pemandu wisata

Kawasan hutan kalimantan, konon menyimpan sejumlah adat –istiadat tidak tertulis yang tidak boleh dilanggar. Larangan-larangan seperti menebang pohon tertentu, buang air kecil sembarangan, mencemari lingkungan hingga membuat kegaduhan sangat tabu dan patut diperhatikan. Oleh karena itu, tidak sedikit pelancong yang memilih cara aman dengan mengambil jasa agen travel wisata yang dilengkapi pemandu wisata berpengalaman dan berasal dari daerah lokal. Para pemandu wisata berpengalaman akan menuntun dan menunjukkan jalur-jalur ke arah bukit penjamur bengkayang yang aman.

 

  1. Jaga kebersihan

Kawasan Bukit Penjamur Bengkayang  merupakan kawasan hutan yang dilestarikan dan terjaga oleh para penduduk setempat. Bisa dibilang meskipun sering menjadi tempat favorit para wisatawan, daerah Bukit Penjamur Bengkayang tetap menyimpan ‘aturan’ tersendiri. Salah satunya adalah tidak boleh mencemari lingkungan dan membuang sampah sembarangan. Para pelancong yang menginap di tenda, sebaiknya mengumpulkan sampah yang dihasilkan dalam satu tempat khusus dan dibawa turun agar tidak menumpuk maupun bercecer di atas bukit. Mari kita menjaga Bukit Penjamur Bengkayang sebagai tempat wisata alam yang bersih dan indah agar dapat dinikmati oleh wisatawan lain dari manca negara. Malu kan, kalau di saat turis asing datang kawasan Bukit Penjamur Bengkayang malah banyak sampah bertebaran di mana-mana.

Awas ya, hati-hati Anda terpikat dan terpesona dengan kecantikan alam Bukit Penjamur Bengkayang di Kalimantan Barat, lalu jadi lupa kampung halaman dan tidak mau pulang. Selamat berlibur! (jari adventure-det img AIRY BLOG )

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *