Bukan Foto Editan, Pantai Berpasir Pink dan 7 Destinasi Keren di Kepulauan Nias

Sudah pernah berkunjung ke Kepulauan Nias? Jika belum, maka ini bisa menjadi destinasi wisata Anda selanjutnya.

Pintu gerbang menuju kepulauan Nias adalah Gunung Sitoli. Dengan melewati jalur transportasi laut, Anda harus pergi ke pelabuhan Sibolga ke Pelabuhan Binaka.

Bisa juga menggunakan transportasi udara dengan menuju bandara Kuala Namu. Destinasi apa saja yang harus dikunjungi ketika berada di Kepulauan Nias, simak berikut ini :

1. Pink Beach Gawu Soyo Nias

Pantai yang satu ini wajib banget Anda kunjungi. Daya tariknya adalah pasir pantainya yang berwarna pink. Tetu saja pantai seperti ini tidak dapat Anda temukan di sembarang tempat.

Gawu Soyo adalah satu-satunya pantai pink yang ada di Pulau Sumatera, jadi destinasi satu ini tidak boleh Anda lewatkan.

Ternyata, pantai ini memiliki legenda tentang pertumpahan darah yang menyebabkan warna pasir berwarna merah.

Lokasinya berada di desa Ombolata, Kabupaten Nias Utara, Kecamatan Afulu. Pantai ini termasuk hidden paradise, sehingga cocok bagi Anda yang ingin refreshing dan menjauh dari keramaian.

2. Pulau Asu Nias

Eits, jangan salah paham dengan Namanya, ya! Pulau Asu pantas menyandang predikat sebagai The Paradise on Earth dan masuk dalam wilayah Kepulauan Hinako yang teridir atas 8 pulau unik.

Pulau Asu bahkan menjadi trade dari Kepulauan Hinako sendiri. DI sini aktivitas yang wajib Anda lakukan adalah snorkeling.

Keindahan bawah laut seperti terumbu karang, ika hias, koral, serta laut birunya memang tidak bisa dilewatkan. Pasir pantainya berwarna putih eksotis.

Siapkan budget dan persiapan lebih untuk berkunjung karena perlu 8 jam perjalanan untuk sampai ke pulau ini.

3. Pantai Sorake dan Lagundri

Bukan rahasia lagi jika Pantai Sorake adalah surganya surfing. Pantai ini juga dikunjungi oleh wisatawan internasional yang suka dengan surfing.

Ketinggian ombaknya yang memacu adrenalin menjadi daya Tarik pantai ini. Pantas saja pantai ini sering disebut-sebut sebagai The Paradise Island for Surfing.

Tinggi ombaknya mencapai 30 meter lebih, lho! Bisa kebayang tingginya seperti apa? Sayangnya, kedatangan gempa yang sempat mengguncang Nias membuat popularitasnya semakin menurun.

Namun, itu tidak membuat keindahan Pantai Sorake ikut menurun, ya! Pesonanya sudah kembali asri seperti biasanya.

4. Pantai Toyolawa Nias

Another Nias’s beach, Pantai Toyolawa Nias juga bisa menjadi pilihan untuk bersantai. Lokasinya berada di Kecamatan Lahewa di Nias Utara.

Pantai ini terletak di antara perkebunan kelapa serta Samudera Hindia sehingga memiliki pemandangan eksotis dan memanjakan mata. Hamparan pasir putih dan karangnya tidak pernah membosankan.

Keunikan lainnya adalah ada beragam jenis ikan warna-warni yang bisa Anda temukan di sepanjang pantai.

Ada banyak wisatawan yang berkunjung ke sini karena keasrian alamnya. Jangan lupa untuk membawa pulang kerrang yang cantik sebagai kenang-kenangan ya!

baca juga:

Wisata Kuliner khas Pasuruan, Kroscek 5 Fakta Nasi Punel yang Menggoda

 

5. Tureloto Nias

Tureloto Nias sempat diterjang tsunami beberapa tahun yang lalu, namun itu tidak melunturkan cantiknya keajaiban di pantai ini. Bahkan keindahannya semakin bertambah hingga kerap dikunjungi wisatawan lokal dan internasional.

Pantai ini sering disebut sebagai laut matinya Indonesia karena Anda tetap dapat mengapung tanpa menggunakan pelampung. DI sepanjang bibir pantai terdapat bebagai jenis terumbu karang yang eksotis.

6. Tradisi Lompat Batu

dianaakusuma.blogspot

Selain menikmati keindahan alamnya, Anda juga data melihat atraksi unik dari Nias yaitu Tradisi Lompat Batu. Tradisi ini dilakukan secara turun menurun hingga berabad-abad.

Budaya tradisional ini menjadi daya Tarik wisatawan yang datang. Tradisi ini akan dilakukan oleh seorang anak laki-laki aqil baligh.

Jika ia belum bisa melompati batu yang tingginya mencapai 2 meter, maka anak tersebut belum bisa dianggap dewasa. Anak laki-laki yang berhasil melompati batu akan dirayakan dengan tradisi menyembelih kerbau.

7. Desa Bawomataluo

suaranusantara.com

 

Desa yang satu ini terkenal akan unsur tradisionalnya yang masih kental. Lokasinya berada di sekitar 15 km dari Teluk Dalam.

Desa Bawomataluo memiliki keunikan yang terletak pada bangunan-bangunannya yang telah berusia ratusan tahun namun masih berdiri kokoh.

Bahkan, desa ini telah dinobatkan sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO. Tradisi Lompat Batu bisa Anda saksikan secara langsung di desa ini.

Bagaimana? Dari saking banyaknya wisata bahari dan wisata budaya di Kepulauan Nias, mana dulu yang ingin Anda kunjungi?

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.