Bintan Mangrove, Wisata Bakau di Kabupaten Bintan

Bintan Mangrove-Berjalan-jalan di Pulau Bintan, Provinsi Kepulaun Riau jangan sampai melewatkan untuk berkunjung dan menikmati rindangnya hutan Mangrove yang juga dibuka sebagai obyek wisata. Menghabiskan waktu di kawasan Hutan Mangrove yang dijaga keasliannya ini akan membawa Anda merasakan pengalaman berlibur dengan sensasi tersendiri. Bagaimana tidak, Anda akan diajak melihat dan beriteraksi dengan para penghuni ekositem konservasi Mangrove yang berada di Sungai Sebong, yang membelah Kawaan Kampung Lagoi dan Desa Sebong Lagoi, Bintan Kepulauan Riau. Penasaran dengan obyek wisata yang juga dikenal dengan sebutan Bintan Mangrove ini? Yuk, ikuti ulasannya dalam artikel berikut ini!

Lokasi resort yang asri dan alami

Lokasi Bintan Mangrove ini berdekatan dengan kawaan Bintan Lagoon Resort yang telah berstandart internasional. Meski begitu, keaslian kawasan hutan mangrove ini masih terjaga keasliannya. Jadi, jangan heran bila saat berkunjung Anda akan menjumpai ulat hitam yang melingkar di atas pohon maupun burung layang-layang yang terbang bebas serta kera yang melompat ke sana kemari di kala siang. Saat malam, nampak kelap kelip lampu mungil dari kunang-kunang yang masih hidup dan bekembang di kawasan Bintan Mangrove ini.

Akses transportasi memakai perahu mesin

Keeksotisan Bintan Mangrove juga dapat Anda nikmati dari atas perahu bermesin yang membawa Anda dari dermaga di Sungai Sebong. Selama kurang lebih satu jam, Anda akan disuguhi keindahan alam hutan Mangrove yang masih asli. Tak hanya melihat hewan-hewan yang mendiami kawasan ini, Anda juga akan melihat secara langsung tempat penyimpanan arang kayu yang nantinya dimanfaatkan oleh masyarakat Bintan dan juga negara tetangga, Singapura, untuk kebutuhan memanggang makanan. Pembuatan arang dari pohon kayu ini membutuhkan waktu sekitar satu bulan.

Baca Juga:

Obyek Wisata Air Terjun Gunung Lengkuas di Bintan yang Masih Perawan

Hutan bakau dan rumah satwa

Bagi pemburu sensasi wisata alam dan bahari, Bintan Mangrove merupakan obyek wisata yang tepat untuk Anda sebab keindahan yang ditawarkan kawasan ini tak kalah dengan hutan Amazon di Brazil. Kawanan kera, ular dan burung dapat dengan mudah Anda jumpai di sana. Tak hanya ekosistem hutan bakau saja, Bintan Mangrove juga memiliki berbagai jenis pohon lain, seperti nipah yang daunnya bisa dimanfaatkan untuk pembuatan atap rumah dan kertas rokok serta buahnya dapat dijadikan bahan minuman. Ada juga pohon kayu yang dapat dipergunakan untuk pembuat dayung dan juga arang. Namun, pohon-pohon yang ada di kawasan Bintan Mangrove ini tidak diperbolehkan untuk ditebang demi menjaga kelestarian alam untuk tujuan destinasi wisata.

Tempat memancing beragam jenis ikan

Bila Anda berkeliling di kawasan Bintan Mangrove, Anda akan melihat banyak tempat istirahat nelayan yang disebut kelong-kelong. Di tempat inilah Anda bisa membeli makanan dan juga kelapa muda. Anda juga dapat menggunakan kelong-kelong yang ada di sana sebagai tempat memancing yang asyik. Beberapa ikan yang bisa ditemui di kawasan ini adalah kerapu, ikan lokal dan juga ketam. Menarik bukan? Ternyata tak hanya menikmati lebatnya hutan mangrove dan juga berinteraksi dengan hewan-hewan penghuni ekosistem Bintan Mangrove saja, tapi Anda juga dapat memancing di sungai yang memiliki kedalaman sekitar 4 meter.

Kepercayaan animisme

Tak hanya sekedar berwisata menikmati keasrian alam, beberapa wisatawan yang datang ke Bintan Mangrove ternyata juga memiliki tujuan lain, yaitu memberikan sesaji. Ya, kawasan hutan ini dipercaya memiliki sebuah batu keramat yang sering dipergunakan sebagai tempat pemujaan bagi mereka yang masih mempercayainya. Tak heran bila disekitar batu yang dianggap keramat tersebut bisa dijumpai banyak sesaji yang memang dibawa pengunjung untuk diletakkan di sana.

Wisata hutan dan wisata pantai

Kawasan Bintan Mangrove yang dulunya masih berupa hutan saja kini telah menjelma menjadi salah satu surga wisata di Bintan. Kawasan yang terkenal polos itu kini telah disulap menjadi wisata alam dengan hutan pantai yang menakjubkan. Banyak pondok-pondok kecil didirikan terapung ditepi pantai yang nampak menarik bila dijadikan sebagai tempat bersantai bersama keluarga. Pondok-pondok mungil ini dibuat mirip dengan desain pondok yang ada di Raja Ampat yang dilengkapi dengan atap rumbai-rumbai dari daun kering. Sebagai penghubung antara pondok yang satu dengan lainnya dibuat jembatan kayu yang memanjang yang bisa dilewati oleh pejalan kaki saja.

Rencananya, kawasan Bintan Mangrove seluas 2 hektar ini akan dibangun obyek wisata terpusat seperti Lagoi. Beragam vila dan hotel berintang akan dibangun memenuhi kawasan ini. Tak ketinggalan mal-mal besar pun sudah dirancang sebagai pelengkap. Meski masih dalam tahap perencanaan, kawasan Bintan Mangrove akan menjadi salah satu tujuan wisata alam paling populer di Indonesia suatu saat nanti berkat kekayaan potensi alam yang dikandungnya.

TIPS BERLIBUR KE BINTAN MANGROVE

Berlibur ke Bintan Mangrove, memberikan sensasi petualangan berbeda dari wisata alam yang umum. Selain memberikan panorama indah terutama bagi masyarakat urban yang kerap hidup dan tinggal di lingkungan padat perkotaan, lokasi wisata Bintan Mangrove sangat cocok untuk berolahraga dan menguji daya tahan fisik. Oleh karena itu, sebelum berangkat ke Bintan Mangrove, cek dahulu yuk tips berlibur ke Bintan Mangrove berikut:

Sedia sebotol air minum di tas

Jangan lupa untuk membawa air minum di dalam ransel atau tas yang dibawa agar memudahkan Anda untuk mengatasi dehidrasi. Meskipun di sekitar Bintan Mangrove terutama di pintu masuk ada beberapa pedagang, tetapi tidak ada salahnya berjaga-jaga dan membawa botol air minum sendiri agar menghindari kehausan.

Bawa alat pancing

Di dalam lokasi Bintan Mangrove nanti Anda bisa memancing sepuasnya dalam sebuah sungai yang memiliki kedalaman bahkan lebih dari 4 meter. Maka jangan heran jika ikannya pun tergolong ikan liar yang berukuran besar dan membutuhkan keahlian memancing yang tinggi untuk dapat memperoleh tangkapan ikan dari hasil memancing.

Datang satu rombongan atau beramai-ramai

Satu hal yang menyenangkan ketika datang berombongan atau beramai-ramai adalah  mendapatkan harga paket wisata. Bagaimana tidak? Untuk menuju ke pulau bintan dan mencapai hutan bakau, membutuhkan transportasi berupa perahu mesin atau speed boat. Biaya sewa perahu ini cukup mahal untuk mengantarkan Anda dari satu tempat ke tempat wisata lain. Jika membawa anggota rombongan dalam jumlah banyak maka bisa digotong beramai-ramai alias patungan, sehingga jatuhnya biaya dan bujet liburan akan lebih hemat.

Siapkan stamina yang fit

Berlibur ke hutan, kondisi tubuh secara keseluruhan harus fit dan prima. Selain menghadapi terpaan cuaca dan angin ketika berkunjung dari satu tempat ke tempat yang lain, Anda juga harus memasuki dan menjelajahi hutan bakau yang cukup lebat dan alami. Setidaknya, lakukan olahraga jalan kaki atau jogging agar tubuh lebih terbiasa sebelum liburan.

Selalu menjaga kebersihan

Wisata di Bintan Mangrove para pengunjung wajib untuk menjaga kelestarian lingkungan, terutama dalam membuang sampah. Jangan membuang dan meninggalkan sampah apa pun di dalam hutan bakau agar kelestarian lingkungan tetap terjaga.

**

Ingin berkunjung ke obyek wisata ini? Jaraknya sekitar 20 menit saja dari Tanjungpinang. Akses jalannya pun sudah mulus teraspal meski terdiri dari turunan dan naikan khas daerah perbukitan. Selamat berlibur.

 

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.