Berwisata Religi di Kota Metropolitan Surabaya

Indonesia adalah negara yang memiliki banyak keragaman. Mulai dari suku, adat, budaya, bahasa, hingga agama. Jika Anda ingin melihat bentuk keberagaman di Indonesia, terutama keberagaman agama. Anda bisa datang ke Kota Surabaya yang memiliki beragam wisata religi. Walaupun Islam adalah agama mayoritas, kerukunan masyarakat beragama di sini masih terjaga. Kali ini Jari Adventure akan mengulas tentang 5 wisata religi di Surabaya dari 5 Agama.

  1. Masjid Agung Al-Akbar

Dikenal dengan Masjid Agung Al-Akbar atau sering disebut dengan Masjid Agung Surabaya berlokasi di Jalan Masjid Al-Akbar Utara nomor 1, Pagesangan, Jambangan, Kota Surabaya, tepatnya berada di samping jalan tol Surabaya-Porong. Sejauh ini, Masjid Agung Surabaya adalah masjid kedua terbesar setelah Masjid Istiqlal di Jakarta. Luas bangunan dan fasilitas penunjangnya adalah 22.300 meter persegi.

Keunikan dari masjid ini adalah salah satu kubahnya yang hampir menyerupai setengah telur dengan 1,5 layer dengan tinggi sekitar 27 meter. Selain kubah setengah telur, Masjid Agug Surabaya juga didukung dengan 4 kubah kecil lainnya yang berbentuk limasan serta satu menara. Mihrab pada masjid ini adalah mihrab terbesar di Indonesia.

Di sisi lain, Masjid megah ini memiliki 45 pintu dengan masing-masing pintu memiliki daun pintu ganda. Pintu di masjid ini terbuat dari kayu jati khusus dari perhutani dan dibuat oleh pengrajin surabaya dengan lebar 1,5 meter dan tinggi 4,5 meter. Karena beratnya yang mencapai 250 kg, engsel pintu ini didesain dan dibuat secara khusus.

Saat Anda memasuki Masjid Agung Surabaya akan ada 45 ukir kaligrafi di kayu jadi. Kaligrafi rumit juga terpampang pada dinding-dinding masjid. Pada bagian depan masjid juga terdapat kaligrafi dengan panjang 180 meter dan lebar 1 meter.

  1. Gereja Bethany

Gereja Bethany Surabaya yang terletak di daerah Nginden, Surabaya merupakan salah satu gereja terbesar di Indonesia. Tak hanya se-Indonesia, tetapi gereja ini adalah yang terbesar se-Asia Tenggara. Keren bukan?

Tempat ibadah  Gereja Bethany Surabaya merupakan pusat dari Sinode Gereja yang berbadan hukum. Gedung Gereja Bethany Indonesia dibangun pada tahun 1978 oleh pendeta Abraham Alex Tanuseputra. Diketahui, Gereja Bethany Surabaya sendiri dibangun pada tahun 1985 dan selesai pada tahun 1986. Pada tahun 1987 dimulai visi pembangunan Graha Bethany, Nginden, Surabaya dengan kapasitas 35.000 jemaat yang kemudian selesai pada tahun 2000. Ini menjadikan Gereja Bethany Surabaya sebagai gereja terbesar se-Asia Tenggara.

  1. Patung Buddha 4 Wajah

Jika Anda ingin melihat patung Budha 4 wajah yang ada di Kuil Erawan, Bangkok, tak perlu pergi jauh-jauh untuk ke sana. Karena sekarang di Surabaya sudah ada patung Budha 4 wajah. Patung yang di bangun tahun 2003 ini sudah tercatat di Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai patung tertinggi di Indonesia. Anda tidak akan kecewa, karena tinggi dari patung ini melebihi tinggi patung Budha 4 wajah di Bangkok, Thailand.

Keempat wajah sang Budha melambangkan empat sifat Budha yang utama, yaitu pengasih, murah hati, adil, dan sifat yang meditasi. Kerennya lagi, patung tertinggi ini dilapisi oleh emas sehingga jika Anda datang pada malam hari tetap akan nampak berkilauan. Disekitarnya dikelilingi dengan patung Ganesha.

Di sekitar patung ada beberapa taman yang teduh, Anda bisa berlama-lama bersantai di sini. Perlu diketahui bahwa lokasi ini juga merupakan tempat peribadatan umat Budha. Jadi sebaiknya jika Anda berkunjung ke sini jagalah kebersihannya.

  1. Pura Agung Jagat Karana

Pura yang dibangun sejak tahun 1968 merupakan pura legendaris yang ada di Jawa Timur. Di pura ini Anda bisa merasakan nuansa Bali. Karena di sini banyak diadakan upacara rutin umat Hindu contohnya Melasti, yaitu ritual penyucian diri untuk menyambut Hari Raya Nyepi. Namun bagi Anda yang bukan beragama Hindu tidak dapat masuk ke dalam Pura Agung Jagat Karana, tetapi Anda bisa berjalan-jalan di sekitar pura.

Pura yang berlokasi di Jalan Ikan Lumba-lumba nomor 1 ini memiliki luas 7.703 meter persegi dengan tiga bagian utama. Tiga bagian tersebut, yaitu Mandala Utama (Jeroan), Mandala Madya (Jaba Tengah), dan Mandala Nista (Jaba Luar). Pada bagian depan terdapat Dewi Sarasvati.

  1. Klenteng Hong Tiek Hian

Tempat ibadah Klenteng Hong Tiek Hian adalah klenteng tertua di surabaya yang dibangun pada tahun 1293 oleh pasukan Tar-tar yang melakukan eskpedisi ke Nusantara ketika Khu Bilai Khan berkuasa. Lokasinya terletak di Jalan Dukuh, di Surabaya Utara, di daerah Pecinan.

Baca juga:

Ayo Ke Bukit Kelam, Ayers Rock-nya Indonesia

 

Bangunan Klenteng Hong Tien Hian dikelola oleh Yayasan Sembahyang Hok Tik Hian yang berinduk pada Himpunan Tempat Ibadah Tridharma se-Indonesia. Selain itu, Klenteng ini memiliki dua bangunan berbeda dengan jembatan yang dijaga dua ekor naga. Banyak orang yang datang setiap harinya, selain tempat ibadah juga diselenggarakan acara-acara tradisional Cina.

***

Surabaya tidak hanya identik dengan patung sura dan bayanya saja. Sekarang sudah tahu kan, ada apa saja di Surabaya. Ayo datang ke kota terbesar kedua di Indonesia ini. Kalau Anda malas untuk mencari tempat-tempat yang sudah disebutkan di atas. Tidak perlu bingung, hubungi saja agen travel yang professional seperti Jari Adventure. Agen travel wisata yang profesional dan berkualitas untuk memberikan rekomendasi berbagai spot – spot wisata terbaik sesuai budget dan keinginan Anda.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.