Berkaca Kasus Syahrini Dicap “Turis Tak Beretika”, Jangan Selfie di 7 Tempat Wisata Kelam Ini

Beberapa waktu silam media pers Internasional, khususnya media Jerman mengkritik sebuah unggahan foto selebritas tanah air papan atas, Syahrini karena selfie dengan pose menginjak di atas monumen makam atau kuburan Holocaust Memorial di Berlin, Jerman.

Padahal, bagi warga Jerman hal ini merupakan sebuah tindakan tabu dan tidak diperbolehkan. Monumen yang sejatinya dibangun untuk mengenang kematian ratusan ribu orang yang dibunuh secara massal oleh rezim Nazi – Hitler tersebut tidak boleh dijadikan ajang selfie karena latar belakang yang begitu kelam.

Sebagai wisatawan yang bijak, sudah seharusnya mencari tahu dulu sejumlah informasi penting di tempat destinasi agar tidak dicap sebagai “turis tak tahu aturan. Berikut adalah 7 lokasi wisata di dunia yang melarang selfie turis:

1. Holocaust Memorial – Berlin, Jerman

Liburan memang tak akan komplit tanpa foto – foto dan mengunggah ke media sosial. Akan tetapi, di sejumlah tempat wisata selfie justru dilarang mengingat sejarah kelam yang pernah mengikuti. Seperti di Holocaust Memorial, Berlin, Jerman. Masyarakat Jerman masih merasakan pilu kehilangan keluarga karena dibantai massal oleh Nazi – Hitler. Untuk itu, tidak sepatutnya wisatawan “bahagia di atas penderitaan” warga Jerman dengan foto selfie. Terlebih, dalam unggahan fotonya, Syahrini menuliskan caption yang dianggap melecehkan yaitu menyebut monumen Holocaust Memorial sebagai “tempat Hitler bunuh – bunuhan” tanpa ada empati sama sekali.

2. Auschwitz – Polandia

Masih berkaitan dengan kekejaman Nazi pimpinn Adolf Hitler, sebuah kota kecil Auschwitz – Polandia menjadi saksi bisu pembantaian sekitar 800 ribu jiwa warga sipil yang tak berdosa. Kamp konsentrasi ini sengaja dibangun karena unsur rasis serta ideologi yang terlalu ekstrim untuk ditegakkan di muka bumi hingga menghalalkan segala cara bahkan membunuh anak – anak dan perempuan. Pada 1979, kamp konsentrasi Auschwitz – Polandia masuk dalam situs warisan dunia UNESCO untuk menghormati para tawanan yang meninggal.

3. The Sistine Chapel – Vatikan

Keindahan gereja Vatikan memang sangat menakjubkan. Unsur seni yang ditorehkan di setiap sudut bangunan tidak pernah gagal mencuri perhatian dan pujian yang abadi. Akan tetapi, wisatawan yang beretika sebaiknya jangan mengambil foto interior atau di dalam gedung gereja. Selain disakralkan, lukisan dinding gereja juga dikhawatirkan bisa mudah rusak terkena blitz yang terlalu sering. Wisatawan yang masuk memang dilarang membawa kamera.

baca juga:

Suka Mendaki Gunung? Ini 7 Destinasi Pendakian di Jateng yang Seru Untuk Liburan Berikutnya

 

4. Vietnam Veterans Memorial – Washington D.C.

Perang Vietnam dan Amerika menorehkan luka yang mendalam bagi kedua pihak yang bertikai. Baik Amerika dan Vietnam sama – sama “hancur” dari sisi ekonomi, fisik dan mental kedua negara. Saat itu ribuan tentara Amerika ataupun Vietnam juga terbunuh dalam tugas militer. Untuk menghormati tentara Amerika yang gugur dalam tugas di Vietnam, monumen peringatan di Washington DC dibangun dengan deretan nama – nama dan foto para serdadu. Bila ingin dianggap wisatawan yang tahu aturan, lebih baik nikmati saja sejarahnya tanpa mengambil foto.

5. Taj Mahal – India

Keindahan salah satu keajaiban dunia ini memang tak lekang waktu dan menyedot perhatian publik dari seluruh dunia. Seorang raja yang kehilangan cinta sejatinya karena sang istri meninggal, mempersembahkan sebuah istana surgawi yang megah dari batu marmer putih yang abadi. Sayangnya, beberapa pihak menyebutkan bahwa tahun ke tahun kontur tanah bangunan Taj Mahal semakin turun diakibatkan erosi sungai dan kondisi geologis. Wisatawan yang masuk ke Taj Mahal dilarang keras membawa kamera atau mengambil foto di dalam interior istana.

6. El Valle de los Caidos – Madrid, Spanyol

Mengunjungi kota Madrid di Spanyol, wisatawan akan segera terpikat dengan bangunan dan mural yang menghiasi jalanan dan sudut kota berwarna – warni. Pastinya cocok banget untuk swafoto dan wisata yang instagrammable. Tapi, di tempat yang bernama El Valle de los Caidos, sebaiknya turis mengurungkan niat untuk berfoto. Karena lokasi ini merupakan monumen peringatan bagi Jenderal Francisco Franco dan pejuang yang gugur saat Perang Spanyol. Ibaratnya Anda berbahagia di atas tempat peristirahatan terakhir seseorang, apakah hal itu etis dan layak dilakukan?

***

Pepatah menyebutkan “ Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung” yang bermakna jika kita harus senantiasa menghormati adat dan budaya lokal yang sudah diusung. Tanpa adanya aturan yang ditaati, semua orang akan bebas seenaknya sendiri dan bahkan melangkahi batas norma yang mengganggu hak orang lain.

Nah, agar perjalanan menyenangkan, yuk kita coba jadi wisatawan yang taat peraturan dengan tidak berfoto selfie di tempat – tempat kelam di atas.

Pastikan perjalanan wisata Anda berjalan sesuai rencana dan itinerary yang sudah dirancang. Manfaatkan jasa agen travel wisata Jari Adventure yang profesional dan terpercaya. Hubungi nomor Whatsapp 0877 – 78906999 untuk pemesanan dan info lebih cepat.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *