Pantai Panaitan Banten, Surganya Pengalaman Surfing Berkesan

Liburan akhir pekan, saatnya sejenak melupakan semua masalah dan kejenuhan rutinitas sehari – hari. Tempat yang enak untuk berkontemplasi dan menyendiri ini bukan ada di luar negeri atau luar pulau. Melainkan di Pulau Panaitan Banten.

Sebagai provinsi termuda, Banten semakin tahun giat mencanangkan promosi wisata yang tak kalah bersinar. Pulau – pulau yang masih virgin, pantai berpasir putih yang bernuansa gradasi biru dan hijau memukau, serta gelombang tinggi untuk para pecinta ombak beradu teknik surfing untuk menaklukkan gelombang tinggi (tidal waves).

Bahkan, keindahan panorama serta tingkat kesulitan menunggang ombak di Pulau Panaitan sudah diakui oleh berbagai turis dari seluruh dunia.

Bagi yang masih awam, Pulau Panaitan berada di sisi barat Laut Jawa. Karena berbatasan langsung dengan Selat Jawa inilah, gelombangnya sangat tinggi dan besar, bisa mencapai lebih dari 2 meter.

Pulau Panaitan termasuk dalam kawasan konservasi Taman Nasional Ujung Kulon dan menjadi situs warisan dunia UNESCO.

Dengan dimasukkan Pulau Panaitan dalam situs alam yang dilindungi, pemerintah setempat berharap pulau yang masih terjaga keasriannya ini bisa tetap terlindungi dari segi kelestarian lingkungan dan menjadi salah satu aset daerah yang dapat menghasilkan pemasukan untuk kas daerah.

Baiklah, langsung saja yuk kita intip keindahan Pulau Panaitan yang bakal membuatmu terpana dan terpukau berikut:

 

Ajang bermain selancar kelas internasional

sportourism.id

Meski di dalam negeri, Pulau Panaitan namanya kurang terdengar gaungnya alias masih berada di bawah deteksi radar para pelancong, akan tetapi bagi para peselancar profesional Pulau Panaitan sudah bukan nama baru.

Gelombang dengan tingkat kesulitan bervariasi menjadi daya tarik tersendiri karena tidak banyak pantai yang memiliki gelombang semacam ini. Jenis ombak yang ada di Pulau Panaitan di antaranya seperti apocalypse, pussy, one palm points, hingga napalms.

Tidak heran jika banyak pesurfer kelas dunia yang rela berkunjung ke pulau terpencil ini untuk membuktikan keahliannya menunggang ombak.

 

Terumbu karang Pulau Panaitan rasa Labuan Bajo

wacana.co

Wisatawan yang masih pemula atau bahkan tidak bisa sama sekali surfing tidak lantas melongo alias duduk – duduk manis saja.

Tepat di bawah kakimu, ada terumbu karang beraneka warna dan ikan – ikan cantik yang siap menyapa. Peralatan snorkeling atau scuba diving juga bisa disewa kepada operator atau agen travel di sekitar Banten.

Sebelum menyelam atau snorkeling, wisatawan juga bisa menikmati wisata perahu untuk island-hopping. Pulau – pulau di sekitar tempat wisata Pulau Panaitan sangat indah. Bahkan, terkadang kamu bisa menjumpai spot – spot penyelaman yang mungkin masih belum terjamah wisatawan lain.

Spot penyelaman yang paling populer di antaranya Batu Pitak. Yaitu lokasi yang berada di dekat Legon Butun. Terumbu karang yang ada di bawah perairan jernih ini  membuatmu serasa ada di Labuan Bajo. Sangat jernih dengan gradasi warna kebiruan yang menakjubkan.

Bagi para penyelam pemula disarankan untuk tetap didampingi oleh pelatih profesional karena ada beberapa arus kuat di sekitar pulau yang bisa membahayakan para penyelam.

 

Satwa liar hidup bebas dan berkeliaran di sekitar pulau

traveloista.com

Sebagai taman koservasi alam yang dilindungi UNESCO, Pulau Panaitan saat ini masih memiliki beberapa penghuni berupa satwa liar yang langka.

Sebut saja seperti biawak, rusa, babi hutan hingga monyet ekor panjang. Jika berani menjelajahi hingga masuk ke pedalaman hutan rawa, kamu bahkan bisa menjumpai buaya air tawar dan ular piton raksasa yang panjangnya mencapai 5 meter.

Mereka lahir dan berkembang biak di Pulau Panaitan secara alami. Oleh karena itu, setiap wisatawan diharapkan lebih berhati – hati untuk menjaga lingkungan Pulau Panaitan saat berwisata.

Baca juga:

Pantai Karibia-nya Indonesia, Inilah Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Wakatobi Selama Liburan Tahun Baru

 

Serunya memancing ikan

blogspot.com

Bagi para maniak memancing ikan, jangan pernah lewatkan lomba memancing ikan yang diadakan tiap tahun. Lokasinya selain Pulau Panaitan, kadang – kadang juga digelar di Pulau Peucang hingga Tanjung Karang.

Para peserta bukan hanya warga sekitar atau wisatawan lokal, bahkan para pemancing profesional dari luar negeri dengan peralatan memancing yang canggih dan mahal.

Ikan – ikan besar yang menjadi penghuni perairan Taman Nasional Ujung Kulon sangat beragam. Tapi, umumnya para pemancing akan lebih mudah menjumpai ikan tuna sirip kuning, kakap merah, gian travelly dan sebagainya.

Luar biasa keindahan alam bahari Indonesia benar – benar mengagumkan ya. Yuk, terus ikut berkontribusi untuk melestarikan kecantikan bumi pertiwi dengan menjadi wisatawan yang bijak. Pastikan hanya Jari Adventure, yang menjadi mitra perjalanan wisatamu ke seluruh destinasi di Indonesia.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *