Ayo Ke Bukit Kelam, Ayers Rock-nya Indonesia

di satu kota saja tapi disetiap sudut Kabupatennya memiliki cerita dan destinasi wisata menarik yang bisa anda kunjungi, salah satunya kota Sintang. Kota dengan julukan  ‘Sintang Kota Bersemi’ ini ternyata menyimpan keindahan tersendiri. Jika anda ingin menjadikan Sintang sebagai tujuan wisata anda, yuk simak baik-baik salah satu destinasi favorite di kabupaten ini!

Bukit Kelam

Bukit Kelam merupakan salah satu wisata terfavorit masyarakat Sintang maupun luar kota. Sebongkah batu raksasa yang bernama bukit kelam ini berada kurang lebih 20 km dari pusat kota Sintang dan menjadi backround kota Sintang jika di lihat dari tepian sungai Kapuas. Bukit Kelam akan sangat ramai dikunjungi pada musim-musim liburan, sebagai sarana wisata keluarga. Karena selain Bukit Kelam, kawasan wisata ini juga menyediakan tempat bermain dan panggung hiburan. Jika anda masuk ke area wisata pada musim liburan panjang, lebaran misalnya, anda akan dipungut biaya sebesar kurang lebih 35 ribu perorang.

Rute lokasi

Untuk bisa sampai ke Bukit Kelam, anda bisa mengambil rute perjalanan dari berbagai arah. Dari Pontianak misalnya, anda bisa lewat jalur darat menggunakan kendaraan roda empat yang mana menghabisakan waktu kurang lebih 10 jam atau jika anda ingin segera sampai ke kota Sintang, anda bisa mengambil rute jalur udara dengan memakan waktu kurang lebih 35 menit menuju Sintang , kemudian dilanjutkan menuju lokasi menggunakan kendaraan roda dua atau empat dengan menghabiskan waktu kurang lebih 1 jam.

Baca juga: Mengenal Masjid Sultan Suriansyah, Salah Satu Masjid Tertua di Kalimantan Selatan

Pesona bukit kelam

Bukit kelam yang memiliki ketinggian kurang lebih 1.002 mdpl dengan kemiringan kurang lebih 900 di sebelah Selatan. Bukit ini tentu memiliki daya tarik tersendiri bagi anda para pendaki. Jika anda ingin mencapai puncak tertinggi bukit ini harus terlebih dahulu melewati rangkaian tangga yang terbuat dari besi dan menempel di badan bukit.

Tangga-tangga ini di susun terpisah mulai dari tangga batu kemudian dilanjutkan dengan menaiki tangga satu dengan kemiringan yang tidak seberapa kemudian dilanjutkan hingga tangga 2 dan 3 dengan tiap tangga memiliki kemiringan tesendiri. Pendakian ini bisa memakan waktu kurang lebih 4 jam. Atau anda bisa mencoba melewati jalur panjat tebing untuk sampai di puncak. Dari atas puncak anda tentu bisa menyaksikan keindahan bumi Senentang, Sintang dengan aliran sungai Kapuasnya.  Bagaimana, menarik bukan?

Batu monolit terbesar di dunia

Bukit Kelam yang berada di antara sungai kapuas dan sungai melawi ini sering diklaim sebagai salah satu batu terbesar di dunia yang merupakan batu monolit  serupa Ayers Rock di Australia, namun Bukit Kelam lebih besar dibandingkan Ayers Rock. Konon bukit kelam ini memiliki cerita lagenda yang amat sangat terkenal. Batu besar tersebut, menurut lagenda merupakan sebongkah batu yang digendong oleh seorang pemuda sakti suku Dayak bernama Bujang Beji. Bujang Beji ingin membendung sungai Melawi agar mendampatkan ikan yang banyak. Namun belum sempat membendung, Bujang Beji dan batunya terperosok di lembah bernama Jetak.

Nah, bagi anda yang ingin bermalam di atas puncak bukti ini dan ingin menimati sunrise perlu menyiapkan berbagai macam perlengkapan sebagaimana dilansir dari laman borneochannel.com suhu di atas bisa mencapai 10-200 derajat Celsius.

Macam – macam flora dan fauna langka

Uniknya di Bukit kelam ini anda akan menemukan bermacam-macam flora dan fauna langka. Anda akan menemukan kantong semar atau dalam bahasa Sintang Entuyut, kemudian Meranti (Shorea sp), Tengkawang (Dipterocarpus sp), angrek dan lain-lain.

Nah, bagaimana menarik bukan? Jika anda adalah seorang petualang, tunggu apalagi. Jadikan Bukit kelam sebagai destinasi wisata anda di memont liburan tahun ini. Semoga informasi di atas dapat membantu perjalanan anda. Selamat berlibur!

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *