Asri dan Alaminya Obyek Wisata Air Terjun Resun di Lingga, Kep. Riau

.AKr Terjun Resun – Kepulauan Riau terkenal akan kekayaan wisata alamnya. Serunya, deretan obyek wisata alam nan menawan di salah satu provinsi kepulaun di Indonesia ini tersebar di seluruh wilayah Riau.

Salah satu kabupaten dengan deretan obyek wisata alam yang patut dikunjungi adalah Kabupaten Lingga. Bagi Anda yang gemar akan wisata alam, Lingga adalah tempat yang cocok dengan rona alamnya yang masih asri dan alami dan tentu banyak sekali pilihan wisata alam yang bisa dijelajahi.

Terdapat gunung-gunung yang siap untuk ditakhlukkan, seperti Gunung Sepincak, Gunung Daik, Gunung Irak dan Gunung Muncung, dan juga air terjun yang menawarkan sensasi segarnya air khas pegunungan.

Saking banyaknya air terjun di Kabupaten Lingga, Anda mungkin akan merasa sedikit kesulitan menentukan tujuan wisata yang pertama kali dikunjungi karena semuanya memiliki keindahan yang akan membuat Anda berdecak kagum. Daripada membuang-buang waktu, yuk simak ulasan tentang  air terjun yang paling populer di Kabupaten Lingga, yaitu Air Terjun Resun.

Obyek wisata Air Terjun Resun

Air Terjun Resun adalah salah satu obyek wisata yang berada di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulaun Riau, tepatnya di Desa Resun, Kecamatan Lingga Utara. Sebagai obyek wisata alam yang cantik, air terjun ini termasuk mudah didatangi dan terbuka bagi siapa saja yang ingin menikmati keindahan panorama alamnya. Warga sekitar maupun wisatawan dari luar daerah kerap mengunjungi obyek wisata ini saat hari libur dan hari syafar.

Ritual di Air Terjun Resun

Khusus di hari Syafar, obyek wisata Air Terjun Resun biasanya lebih ramai daripada hari libur karena di tempat ini dilangsungkan tradisi mandi syafar yang sudah dijalankan oleh masyarakat secara turun menurun.

Ritual yang dipercaya mampu manjauhkan diri dari keburukan dan bencana yang kerap muncul di penghujung bulan Syafar ini mulai dilakukan sejak Sultan Lingga Riau terakhir, yaitu Sultan Abdurrahman Muazamsyah, dan masih terus dilestarikan hingga kini. Minat masyarakat untuk terus mengikuti tradisi warisan nenek moyang yang satu ini terlihat dengan padatnya lokasi pemandian di Air Terjun Resun kala bukan Syafar tiba.

Baca Juga:

Obyek Wisata Air Terjun Gunung Lengkuas di Bintan yang Masih Perawan

Kondisi alam di kawasan wisata Air Terjun Resun masih sangat asri dan alami. Airnya terlihat begitu bening sehingga mendorong siapapun untuk terjun ke dalam kolam dan menikmati kesejukannya.

Namun, bila Anda tak ingin berbasah-basahan, Anda cukup berendam kaki sambil mendengarkan suara percikan air yang terdengar bak kidung alam yang dapat memberikan rasa nyaman dan tenang. Berada di tempat yang begitu asri dan alami tentu membuat Anda betah berlama-lama di sana.

Di samping kesejukan dan jernihnya air, obyek wisata Air Terjun Resun juga menawarkan pesona alam sekitar yang masih alami dengan pepohonan nan hijau. Bebatuan alam yang ada dapat Anda jadikan pijakan saat ingin lebih dekat dengan air terjun. Namun, Anda harus tetap menjaga kewaspadaan karena bebatuan tersebut licin akibat berlumut.

Ketinggian Air Terjun Resun diperkirakan mencapai sekitar 200 meter. Air yang jatuh dari ketinggian tersebut pun nampak cukup deras ketika sampai di dasar kolam yang menganak sungai. Berenang di kolam menjadi salah satu kegiatan yang paling digemari masyarakat yang berkunjung ke lokasi ini.

Ditambah dengan merasakan sensasi terjun bebas dari bebatuan. Membuat obyek wisata ini menjadi salah satu tempat favorit bagi masyarakat sekitar.

Akses menuju lokasi wisata Air Terjun Resun

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Air Terjun Resun, obyek wisata alam ini berjarak sekitar lima belas kilometer dari Kota Daik. Yaitu tepatnya berada di desa Resun. Lama perjalanan dengan menggunakan kendaraan darat sekitar 30 menit.

Sedangkan dari Pelabuhan Resun, akses menuju lokasi air terjun belum tersedia dengan kendaraan umum. Bagi Anda yang datang dari Batam, Anda harus naik kapal menuju Tanjungpinang. Kemudian melanjutkan perjalanan air menuju ke Lingga atau Anda bisa turun di pelabuhan Pancur.

Biaya transportasi air mencapai Rp. 125.000,-. Dari Pancur, terdapat dua alternatif jalur ke Resun, yaitu jalur darat dan laut.

Bila mengambil jalur darat, Anda dapat menyewa ojek dan menempuh sekitar 30 menit lama perjalanan. Sedangkan bila jalur laut yang Anda pilih, Anda hanya perlu sekitar 20 menit perjalanan dengan menggunakan speedboat. Perjalanan laut menawarkan sensasi yang lebih seru. Karena Anda dapat menyaksikan pemandangan hutan mangrove dan menempuh jalur yang lumayan berkelok—kelok yang cukup menaikkan adrenalin. (jari adventure-det)

 

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *