7 Spot Selfie Andalan di Gunung Semeru Favorit Para Pendaki

Gunung Semeru merupakan salah satu destinasi wisata unggulan yang ada di daerah Jawa Timur setelah Gunung Bromo. Masyarakat urban yang terkadang jenuh tinggal di perkotaan besar, memilih untuk melipir ke destinasi alam yang indah seperti gunung untuk menghempaskan segala penat dan stres.

Tidak hanya kawula muda atau para pendaki pro, Gunung Semeru menjadi tempat favorit bagi wisata keluarga yang energik untuk berkemah atau berlibur sembari berolahraga.

Soal panorama alam, Gunung Semeru tak perlu diragukan lagi. Sepanjang jalur pendakian yang panjang dan melelahkan, Anda akan disuguhi pemandangan alam spektakuler tepat di puncaknya.

Berketinggian sekitar 3.676 mdpl, tak menyurutkan semangat para pendaki untuk terus menjejakkan kakinya ke puncak Gunung Semeru yang eksotis.

Rute transportasi untuk menuju Gunung Semeru, pendaki bisa menaiki kereta api dan turun di Stasiun Kota Baru Malang. Selanjutnya, pendaki bisa menumpang kendaraan angkutan umum ataupun menyewa jasa operator jeep yang banyak tersedia dan hampir selalu habis dibooking para pelancong.

Selanjutnya, dari stasiun Anda akan diarahkan menuju pos pendakian yang pertama di kota Tumpang. Dari sinilah, para pendaki bisa melakukan segala persiapan berupa bekal atau perlengkapan lainnya.

Dari pos di Tumpang, pendaki akan langsung diantar menuju ke Desa Ranu Pani sebagai pos penjagaan pertama dan mengurus segala administrasinya.

Lalu, kira – kira di mana saja para pelancong bisa menikmati pemandangan indah dan berselfie – ria selama pendakian? Simak terus ya…

1.Ranu Pani

Selama di Desa Ranu Pani, sebenarnya pemandangan alamnya sudah terlihat mempesona. Di desa ini dahulu terdapat sebuah danau yang besar dengan air yang jernih. Tepat di tengah danau terdapat sebuah pura pemujaan milik masyarakat Hindu dan harus menumpang perahu agar bisa ke tengah danau. Akan tetapi, danau ini semakin hari tampak dipenuhi enceng gondok sehingga sudah tidak bisa digunakan untuk kebutuhan wisata. Jangan khawatir, karena lokasinya yang berada di pegunungan, Ranu Pani tetap menawarkan panorama elok untuk spot selfie yang menuai ribuan like di akun media sosial Anda.

2. Ranu Kumbolo

Para pendaki pemula biasanya akan segera jatuh cinta saat pertama kali melihat Ranu Kumbolo. Rasa lelah selepas menempuh perjalanan panjang akan segera terbayar dengan panorama danau sebening kristal di tengah pegunungan ini. Di sinilah biasanya para pendaki akan berkemah dan menggelar “pemukiman” sementara. Setiap akhir pekan, wilayah yang tadinya hutan belantara ini tak pernah sepi pendaki. Bahkan, karena jumlahnya yang selalu bertambah setiap tahun, terdapat beberapa pedagang kaki lima yang menjual aneka makanan dan minuman instan untuk kebutuhan perut pendaki.

Danau yang memiliki luas 15 hektar ini juga sangat dijaga dan dilindungi kebersihannya. Tidak ada yang boleh mandi atau mencemari air danau.

3. Tanjakan Cinta

Melihat panorama eksotis Ranu Kumbolo dari atas bukit Tanjakan Cinta tentu akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Dengan sudut kemiringan 45 derajat, foto – foto selfie yang tercipta akan semakin mengagumkan dan tampak sempurna. Lokasi Tanjakan Cinta berada tidak jauh dari Ranu Kumbolo. Disebut Tanjakan Cinta, karena konon jika para pendaki berhasil mendaki sudut kemiringan tanjakan ini tanpa terjatuh atau menoleh ke belakang, maka kisah perjalanan asmaranya akan mulus. Mitos atau fakta? Terserah kepada masing – masing.

4. Oro-oro Ombo

Padang savana yang sangat luas ini berada di atas Tanjakan Cinta. Para pendaki yang mungkin berkemah di sekitar Ranu Kumbolo, bisa menjadikan Oro – oro Ombo sebagai spot selfie selanjutnya yang tak boleh dilewatkan. Padang ilalang yang menguning dan luas, membuat diri ini semakin kecil di hadapan Tuhan sang pemilik semesta alam. Pada musim – musim tertentu, keindahan bunga edelweis dan lavender yang ungu akan menjadi hamparan karpet alam yang fantastis untuk latar belakang foto Anda.

5. Kalimati

Masih di jalur menuju puncak Semeru, setelah melewati Oro – oro Ombo, pendaki akan tiba di Kalimati. Jalur ini merupakan bekas aliran sungai yang sudah mengering. Namun, jika musim hujan, aliran airnya bercampur dengan batu dan lahar dingin. Daerah Kalimati merupakan savana rumput dan hamparan bunga edelweis seluas 20 hektar yang sangat mencengangkan.

6. Arcapadha

Sebelum sampai di puncak Semeru, pendaki akan menjumpai titik Arcaphada atau tempat arca. Lokasinya yang berada di puncak gunung terkadang sulit ditemukan para pendaki. Hanya beberapa orang saja yang bisa beruntung menemukan lokasi keberadaan arca ini.

7. Mahameru

Melewati berbagai jalur trek yang menantang dan melelahkan, sampailah spot yang didambakan para pendaki. Yaitu bisa berfoto selfie di puncak Mahameru dengan asapnya yang putih membumbung tinggi ke atas awan. Kawan Joggring Saloka tampak setiap 15 menit sekali menyemburkan bebatuan vulkanik dan asap yang tinggi. Sampai di puncak tertinggi di Pulau Jawa akan membuat para pendaki tak berhenti mengucap syukur dan menikmati karunia alam yang menakjubkan dari puncak Semeru.

***

Jadikan pengalaman liburan Anda semakin bermakna dengan agen travel wisata Jari Adventure. Kami siap mengakomodir perjalanan wisata Anda ke berbagai destinasi di Indonesia dan mancanegara.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.