6 Kota Terkenal Untuk Liburan Revolusioner yang Mengubah Persepsimu Tentang Dunia

Kota – kota bersejarah dan paling terkenal di muka bumi ini, memiliki popularitas yang lebih tinggi daripada kota lain bukan tanpa alasan.Selain menyimpan banyak sejarah dan nilai historis yang tinggi, ternyata banyak kejadian atau peristiwa unik yang terjadi menjadi masa lalu kota yang bakal mengubah dunia di masa mendatang.

Bukan di luar negeri, ternyata kota – kota terpopuler yang mengubah dunia, salah satunya juga ada di tanah air.

Berikut adalah kota – kota terkenal di muka bumi yang mampu mengubah sejarah dunia:

Gdańsk, Polandia

Hanya dari kota kecil Gdańsk, Polandia, sejarah besar Eropa dan bahkan dunia bisa terealisasi. Kunjungi pelabuhan tua Gdańsk, yang di dalamnya terdapat gedung European Solidarity Center.

Namun, bukan itu yang menjadi sorotan. Melainkan, sebuah gerbang besi kuno yang berada di sebelah gedung. Gerbang itu terdapat tulisan “Stocznia Gdańska” yang berarti Galangan Kapal Gdańska.

Pada 1980, gerbang ini pernah dinaiki seorang pekerja listrik bernama Lech Walesa. Ia nekad menaiki gerbang pada 14 Agustus 1980 untuk memimpin demo menentang pemerintahan komunis. Aksinya ini mampu menggerakkan massal di Polandia yang berakhir pada tergulingnya pemerintahan komunis dan dimulainya kehidupan anti komunis di seluruh dunia.

Aix en Provence, Prancis

Dari sebuah desa kecil di ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut, Aix en Provence menjadi saksi bisu pertempuran kuno dan lahirnya seorang seniman jenius dunia., Paul Cézanne.

Di abad ke-19, Paul Cézanne adalah seniman satu – satunya yang dapat memberi warna baru pada karya seni rupa, cubism. Rancangan, warna, tone serta komposisinya sangat berkarakter sehingga seniman – seniman lain seperti Pablo Picasso atau Henri Matisse berkiblat padanya.

Peenemünde, Jerman

Tak banyak yang mendengar nama desa Peenemünde yang berlokasi di Jerman berbatasan dengan Laut Baltik ini.

Walau demikian, pada 1935 telah terjadi pengujian terbesar sepanjang sejarah umat manusia. Di desa inilah persenjataan terbesar dan paling canggih abad ke-20 dibuat. Sebuah roket yang dapat menjelajah angkasa dibuat oleh sekitar 12.000 pekerja. Dari desa inilah kemudian mulai bermunculan ide – ide senjata penghancur massal.

Baca juga:

Pertama Kali Datang ke Paris? Inilah 8 Tempat Terkenal Perancis yang Wajib Dikunjungi

Tordesillas, Spanyol

Tepatnya di provinsi Valladolid, merupakan kota tua yang sarat akan bangunan – bangunan tua bersejarah hampir seperempat abad. Wisatawan umumnya terpukau dengan aneka gedung tua seperti gedung balai kota dan gereja kuno. Tidak ada yang menyangka, bahwa dahulunya di Tordesillas pernah terjadi konferensi antara Portugal dan Spanyol yang memperebutkan sebuah tanah di benua Amerika.

Tanah itu saat ini diketahui adalah negara Brasil, tempat migrasi besar – besaran warga Portugis di Amerika Serikat. Mungkin itulah sebabnya, hingga sekarang hanya Brasil, satu – satunya negara di benua Amerika yang tidak memakai bahasa Inggris sebagai bahasa ibu, melainkan bahasa Portugis.

Ternate, Indonesia

Nah, kalau yang satu ini, orang Indonesia pasti sudah tidak asing. Ternate berada si sekitar kepulauan Maluku yang dikelilingi samudera dan benteng – benteng kuno bergaya Eropa.

Akan tetapi, dari sumber daya alam Ternate yang sangat indah dan kaya, seorang peneliti bernama Alfred Russel Wallace dari Eropa terinspirasi pada sebuah teori tentang evolusi makhluk hidup.

Ia meneliti ribuan hewan mulai dari serangga, burung hingga mamalia. Beribu – ribu kilometer jauhnya, Wallace kemudian mengirimkan hasil penelitiannya kepada seorang peneliti lain asal Inggris, benama Charles Darwin. Tentu saja, nama ini sudah tak begitu asing, kan? Ialah orang yang mencetuskan teori tentang manusia berasal dari kera, yang sampai saat ini masih jadi perdebatan di dunia sains.

Bern, Swiss

Mengunjungi ibukota Swiss, Bern, wisatawan bakal menjumpai sebuah jam antik yang dikenal dengan nama Zytglogge. Seperti jam kota pada umumnya, fungsi utama Zytglogge adalah penunjuk waktu bagi masyarakat yang mungkin tak sempat mengenakan arloji.

Tapi, bukan itu yang membuatnya jadi unik. Pada 1905, ilmuwan terkenal sepanjang masa, Albert Einstein, sedang menatap Zytglogge. Saat itu ia sedang membuat makalah tentang teori waktu dan ruang. Ia berpikir, jika berada dalam sebuah kereta yang melaju pesat dengan kekuatan cahaya menjauhi Zytglogge, maka jam itu akan tetap berdetak. Walaupun, saat menoleh ke Zytglogge, seolah jam itu berhenti. Inilah cikal – bakal teori breaktrough moment yang selanjutnya dikembangkan Einstein menjadi teori tentang relativitas.

***

Luar biasa, kan? Hanya dengan mengunjungi tempat – tempat terpencil yang menjadi permata tersembunyi, kini pandanganmu terhadap dunia dan liburan akan menjadi semakin berkembang.

Pastikan Jari Adventure sebagai mitra perjalanan wisatamu ke destinasi –destinasi impianmu di seluruh Indonesia.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *