6 Hal Mengejutkan Gunung Carstensz yang Bikin Pendaki Terbelalak

Puncak gunung Jaya Wijaya atau yang dikenal dengan sebutan puncak Cartenz sempat mengalami beberapa kali perubahan nama. Awalnya, puncak Carstensz masih diliputi misteri sejak abad ke-17. Hal ini dikarenakan posisinya yang sangat tinggi mencapai 4.884 meter di atas permukaan laut. Sehingga belum ada seorang pun yang mampu menjamahnya.

Hingga kini, Puncak Carstensz masih menduduki posisi salah satu gunung tertinggi di dunia. Atau yang dikenal dengan Seven Summit. Puncak Carstensz ibarat “Ka’bah” bagi para pendaki. Belum diakui sebagai pendaki sejati bila belum menjejakkan kaki ke Puncak Carstensz.

Nah, keajaiban Puncak Carstensz yang berselimut salju abadi di daerah tropis ini ternyata tak hanya sampai di situ. Berikut adalah beberapa fakta mengejutkan tentang Puncak Carstensz yang mungkin belum pernah Anda ketahui:

Puncak Cartenzs sempat dianggap kebohongan

www.generasihero.com

Pada sekitar tahun 1623, seorang pelaut asal Belanda yang bernama Jan Carstensz melihat dari teropong selama pelayaran di wilayah Papua.

Ia melaporkan adanya sebuah puncak yang berselimut salju seputih kapas di daerah tropis Indonesia. Mendengar laporan ini, banyak orang yang tak percaya dan menganggapnya hanya membual atau mengada – ada.

Laporan itu hanya dianggap sebagai angin lalu. Semua terbalik menjadi fakta setelah selang 300 tahun kemudian. Jan Carstensz yang sudah tiada ternyata benar. Pada 1899, ekspedisi tim Belanda yang sedang membuat peta Papua menemukan puncak Carstensz.

Nah, untuk menghormati mendiang Jan Carstensz yang telah dianggap pembohong, pemerintah Belanda menamai puncak ini sebagai Puncak Carstensz.

Namun, pada pemerintahan Presiden RI ke-1, Soekarno, puncak ini diganti menjadi Jaya Wijaya yang berarti Puncak Kemenangan atas keberhasilan merebut Papua dari belenggu kolonial Belanda.

Puncak tertinggi nomor dua di Asia

www.infobaswara.com

Tak heran bila Jan Carstensz bisa menyaksikan puncak Jaya Wijaya selama pelayaran. Hal ini karena Puncak Carstensz menduduki posisi kedua gunung tertinggi di benua Asia. Nomor satu masih dipegang oleh Gunung Hkakabo Razi di Myanmar setinggi 5.881 meter di atas permukaan laut.

Ditaklukkan pertama kali oleh orang Austria

www.superadventure.co.id

Seorang petualang dan penulis buku bernama Heinrich Harrer adalah pendaki pertama yang berhasil mencapai Puncak Carstensz pada 1962. Sebelumnya memang ada beberapa pendaki, tapi tak seorang pun yang mencapai puncaknya. Harrer ditemani oleh sejumlah orang dalam satu tim yaitu Russell Kippax, Albertus Huizenga, serta Robert Philip Temple. Selang 2 tahun kemudian, barulah pendaki asal Indonesia yang juga anggota TNI AD Letnal Kolonel Azwar Hamid berhasil menapakkan kakinya di Puncak Carstensz.

Rekor pendakian termahal hingga Rp 25 jutaan per pendaki

www.mountainguides.com

Selain daya tahan fisik yang prima dan skill mumpuni, pendakian ke Puncak Carstensz membutuhkan ongkos yang terbilang mahal. Yakni mencapai hingga Rp 25 jutaan per kepala. Selain biaya transportasi yang harus melewati medan terjal dan sulit, pendaki juga kadang membutuhkan sewa pesawat atau helikopter. Biaya ekstra yang tak kalah mahal adalah porter atau pembawa barang berasal dari warga lokal yang sangat memahami medan.

Baca juga:

Lombok Punya Gunung Rinjani yang Menawan

Liburan Akhir Pekan, Ini 10 Spot Instagrammable di Bogor yang Curi Perhatian Netizen

6 Danau di Bandung yang Kontemplatif Untuk Relaksasi Pikiran

Suka Mendaki Gunung? Ini 7 Destinasi Pendakian di Jateng yang Seru Untuk Liburan Berikutnya

Pantai Lubuk, Berwisata Pantai Penuh Ceria

Telaga Warna, Wisata Alam Unik khas Bogor

 

Siap mental dan fisik menghadapi berbagai rintangan

www.daretoreach.ca

Hendak menuju puncak yang berketinggian 4.884 meter di atas permukaan laut, pastinya rintangan alam akan menjadi “ujian” bertubi – tubi bagi para pendaki. Tak heran, ada banyak pendaki yang akhirnya mengurungkan niat karena kehabisan stok bekal dan tenaga.

Selain kecepatan angin yang tinggi, hembusan suhu yang ekstrim, serta badai menantang mental dan fisik. Jika belum siap mental, lebih baik urungkan niat sebelum tumbang dihempas badai salju dan hujan es di Puncak Carstensz.

Didapuk sebagai situs warisan dunia UNESCO

media.wnyc.org

Indonesia patut bangga dengan masuknya Puncak Carstensz sebagai situs warisan dunia UNESCO yang patut dilestarikan. Puncak Carstensz merupakan salah satu wilayah Taman Nasional Lorentz yang dilindungi. Ada berbagai macam flora dan fauna yang masih dijaga keasriannya. Bahkan, wilayah ini juga dihuni beragam suku khas Papua. Seperti Suku Asmat yang fenomenal itu.

***

Sebagai petualang sejati, beranikah Anda menaklukkan Puncak Carstensz? Harus itu! Kuncinya adalah mempersiapkan pendakian sebaik mungkin bersama agen travel wisata yang profesional. Pastikan Jari Adventure menjadi mitra perjalanan Anda menjelajahi alam dan rimba Nusantara.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.