6 Cara Sederhana Mengatasi Jet Lag

 

Duduk di pesawat dalam waktu lama adalah sesuatu yang cukup menyulitkan bagi sebagian orang. Pasalnya, hal terebut bisa menyebabkan jet lag dan bahkan terhadang rasanya seperti tenaga terkuras dalam sekejap.

Jet lag adalah masalah manusia modern yang serius dengan potensi memengaruhi segalanya, mulai dari penambahan berat badan hingga gangguan bipolar.

Karena itu, ada baiknya Anda mempelajari cara menanganinya tanpa bergantung pada obat tidur.

 

  1. Perbanyak minum air putih

Jet lag sebagian merupakan akibat dari dehidrasi, yaitu kehilangan air tubuh dan elektrolit seperti natrium. Dehidrasi ini dimulai pada perjalanan pesawat Anda.

Karena kabin pesawat biasanya bertekanan hingga 6900 kaki di atas permukaan laut, di mana situasi ini sudah membuat kebanyakan orang mengalami deficit elektrolit, tetapi mereka bahkan tidak menyadarinya.

Dalam rangka mengurangi efek tersebut, minum air lebih awal dan lakukan dengan sering. Bawalah botol seperti tumblr atau yang semisalnya untuk selalu mengingatkan diri Anda agar meningkatkan tetap menjaga intensitas minum.

 

  1. Semprotkan air mawar atau wewangian lain ke wajah

Cara yang cukup ampuh untuk tidur nyenyak di pesawat adalah menyemprotkan air mawar atau cairan ekstrak buah ke wajah setelah menyikat gigi di kamar mandi.

Semprotan ini dapat membantu mengurangi potensi kulit terkena terhidrasi tanpa membuatnya terasa berminyak seperti yang dihasilkan beberapa lotion. Ditambah lagi, aromanya yang ringan cukup menenangkan.

 

  1. Pilih sebaik mungkin jadwal penerbangan

Cobalah pilih jadwal penerbangan sebaik mungkin di mana Anda dimungkinkan untuk tiba di lokasi tujuan pada malam hari. Dengan begitu, Anda bisa langsung tidur setelah sampai di tempat penginapan.

Hal ini sangat membantu untuk meredakan jet lag karena Anda tidak perlu bersusah payah untuk memejamkan mata lagi. Tinggal menunggu waktu pagi saja untuk terbangun kembali.

 

  1. Bepergian dengan bayi? Buatlah perencanaan secara cermat

Mulailah menyesuaikan jam tidur siang dan waktu tidur anak Anda dalam seminggu sebelum bepergian. Meskipun

Anda mungkin tidak dapat sepenuhnya berpindah ke zona waktu menyesuaikan lokasi tujuan selama di rumah, tetapi boleh mencoba mengarahkan jadwal tidur bayi sesuai perencanaan tersebut.

Memang pada mulanya tidak akan mudah, tetapi membuat persiapan seperti ini akan sangat membantu Anda mengindari kesulitan menangani bayi yang rewel selama di perjalanan.

Sebagai contoh, jika Anda ingin berangkat pada pukul 9 malam, maka seminggu sebelum memulai penerbangan, usahakan agar bayi sudah terlelap di jam tersebut.

Apabila bayi dapat tertidur sesuai pengaturan tadi, maka bukan hal sulit pula bagi Anda untuk ikut memejamkan mata sejenak.

Namun sebaliknya, apabila bayi rewel selama momen penerbangan, maka sudah pasti situasi demikian akan mempengaruhi psikis Anda pula, yang mana ujungnya bisa membuat jet lag muncul dan bertambah parah.

 

baca juga:

8 Wahana Balon Udara Terbaik Dunia, Serunya Melayang di Atas Melbourne

 

  1. Latihan fisik dengan olahraga ringan

Ke mana pun Anda pergi, sebaiknya berolahraga segera setelah tiba di lokasi tujuan jika memungkinkan. Bukan powerlifting normal yang perlu dilakukan. Tetapi, latihan paling layak untuk membuat metabolisme berjalan kembali dengan kecepatan seperti semula.

Jangan jadikan perjalanan sebagai alasan untuk melewatkan olahraga. Tidak harus aktivitas fisik berat, workout ringan bahkan sudah cukup membantu.

Pada dasarnya, perhatikan kondisi tubuh Anda selama bepergian, hal ini bertujuan untuk menghindarkan diri dari mengalami sakit tertentu. Tidak asyik bukan, jika perjalanan jadi terganggu karena Anda sakit?

 

  1. Mengatur pernapasan

Cobalah untuk sering-sering latihan pernapasan. Perjalanan udara dikaitkan dengan penurunan kadar oksigen darah karena tekanan kabin yang rendah.

Ini pasti bisa membuat Anda merasa tidak nyaman. Cobalah latihan pernapasan dalam untuk mengembalikan Anda ke situasi normal.

Jika Anda mulai merasa mual atau pusing, jangan panik, atur pernapasan secara perlahan. Tarik dan embuskan terus-menerus hingga situasi menjadi lebih normal bagi Anda.

Pejamkan  mata bila perlu, rasakan udara mengalir ke dalam paru-paru Anda. Meski tidak sepenuhnya menghilangkan jet lag, tetapi cara ini cukup ampuh untuk menenangkan pikiran.

Jet lag sesungguhnya bisa diatasi lebih praktis dengan sains dan teknologi, tetapi dalam perjalanan, beberapa tips di atas terbilang membantu.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.