5 Museum Eropa yang Menyimpan Koleksi Sejarah dan Budaya Islam

Ramadhan sudah dekat, baiknya kita mempelajari lebih dalam mengenai sejarah islam. Dengan sejarah kita bisa mempelajari kegagalan di masa lampau dan kita perbaiki di masa sekarang. Salah satu cara belajar sejarah adalah dengan mengunjungi museum-museum islam. Islam pernah berjaya di Eropa, sehingga meninggalkan banyak peninggalan di berbagai negara di Eropa. Berikut adalah museum-museum di Eropa yang menyimpan peninggalan Islam.

  1. Museum Louvre, Prancis

Sejak 2012, Museum Louvre membuka area khusus karya seni Islam yang menyimpan lebih dari 3.000 karya seni sejak abad ke-7 hingga abad ke-19 di 3 benua mulai dari Spanyol hingga ke Asia Tenggara. Pembangunannya sendiri terlaksana dengan bantuan dari negara-negara Islam, yaitu Saudi Arabia, Maroko, Kuwait, Oman, dan Azerbaijan. Selain itu juga didanai oleh pemerintah Perancis. Pembangunannya menelan biaya sebesar 100 juta Euro atau USD131 juta.

Koleksi karya seni yang dipamerkan diantaranya sebuah karpet yang berasal dari era Moghul di India, miniatur lukisan dari Iran yang menceritakan kisah seribu satu malam, serta cekungan emas dan perak dari Mesir dan Suriah yang berasal dari tahun 1330 dan 1340. Ada pula koleksi lainnya berupa logam, gading, batu, keramik, kain, karpet hingga naskah-naskah.

Departemen karya seni Islam di Museum Louvre merupakan yang terlengkap di dunia. Harga tiketnya sebesar 15 Euro atau sekitar Rp246.000,00 per orang. Untuk menghemat waktu sebaiknya belilah tiket online.

  1. Benaki Museum, Yunani

Benaki Museum yang teletak di area Exarhia di Athena ini merupakan museum tertua di Yunani. Museum ini dianggap sebagai museum terbaik di dunia dan memiliki artefak kuno terbanyak. Artefak terpenting dari berbagai tempat arkeologis di seluruh Yunani mulai dari masa prasejarah sampai antikuitas akhir berada di sini.

Museum ternama ini juga menyimpan sejarah Islam di ruang khususnya yang bernama Islamic Art. Ada sekitar 8 ribu karya yang dipamerkan, karya ini berasal dari India, Persia, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia. Koleksinya mulai dari awal abad perkembangan Islam sampai abad ke-19. Benda terpenting yang tak boleh Anda lewatkan adalah dua pintu kayu patahan yang berasal dari Mesopotamia abad ke-8.

Bagi Anda yang tertarik untuk mengunjunginya datanglah pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu. Karena di hari lainnya museum ini tutup.

  1. British Museum, Inggris

British Museum memamerkan benda bersejarah dari seluruh benua yang memberikan gambaran dan dokumentasi sejarah kebudayaan manusia dari awal tercipta hingga masa kini. Lokasinya terletak di Great Russel St, London. Uniknya museum ini tidak menarik biaya tiket masuk, kecuali untuk peminjaman benda koleksi.

Museum ini juga menyimpan benda peninggalan sejarah Islam yang ada di ruang 34. Di sana menyimpan sejarah Islam mulai dari abad ke-7 hingga saat ini. Isi koleksinya berupa budaya dari masyarakat yang tinggal di wilayah atau negara yang kental dengan agama Islam berupa sejarah kepercayaan Islam, seni kaligrafi, sains Islam, keramik, dan lampu masjid.

  1. David Collection, Denmark

David Collection adalah museum seni yang terkenal menyimpan koleksi Islam terbesar di Eropa Utara. Lokasinya di Copenhagen, Denmark. Koleksi Islam di sini mulai dari abad ke-7 sampai dengan abad ke-19. Koleksinya mencangkup astronomi, instrumen musik, kedokteran, dan kesenian. Asal muasalnya dari Timur Tengah, Afrika, dan Eropa. Narasinya juga disajikan melalui gadget yang dipinjamkan secara cuma-cuma.

Museum ini buka setiap hari pukul 10.00-17.00 waktu setempat. Untuk hari Rabu buka mulai dari 10.00-21.00 waktu setempat. Untuk hari Minggu Anda tidak bisa berkunjung, karena museumnya sedang tutup.

Baca juga:

7 Landmark Kota London yang Paling Mengagumkan Untuk Dijelajahi Tour Jalan Kaki

 

  1. Berlin State Museum, Jerman

Jerman adalah salah negara di Eropa yang toleran terhadap perbedaan agama. Banyak imigran islam yang merasa nyaman tinggal di negara ini. Berlin State Museum atau Staatliche Museen zu Berlin adalah kesatuan sejumlah institusi di Berlin, Jerman yang terdiri dari 17 museum dalam lima kelompok. Kompleks utama di Museum Island ditambahkan ke dalam “UNESCO list of the World Heritage Sites” pada tahun 1999.

Di museum ini juga terdapat peninggalan Islam yang terdapat di Museum fur Islamische Kunts. Barang di museum ini berasal dari Mediternia, Spanyol, Timur Tengah, dan juga Asia yang berupa artefak budaya, penemuan arkeologi, dan hasil karya seni.

Itu adalah lima museum di Eropa yang menyimpan peninggalan Islam. Jika Anda pergi ke Eropa jangan lupa untuk mengunjungi kelima museum tersebut. Jangan lupa berwisata ke Eropa ditemani dengan agen travel Jari Adventure, travel yang sudah profesional mengantar Anda ke tempat tujuan dengan nyaman dan menyenangkan.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.