5 Hal yang Bisa Dinikmati Saat Menjelajah di Simeulue, Aceh

 

Dengan pemandangan alam yang begitu indah, pulau ini menjadi permata tersembunyi di bagian barat Indonesia. Kamu hanya perlu terbang ke Bandara Internasional Kualanamu di ibu kota Sumatera Utara, sebelum melanjutkan penerbangan 60 menit lagi ke Bandara Lasikin di Sinabang, Simeulue.

Namun, jangan biarkan perjalanan tersebut menjauhkan kamu dari petualangan seru di destinasi yang menakjubkan. Berikut adalah beberapa hal yang dapat kamu lakukan saat menjelajahi Pulau Simeulue.

  1. Mencicipi hidangan lokal.

Pencinta kuliner, jangan lewatkan kesempatan untuk melahap hidangan lokal Pulau SImeulue yang terbuat dari tepung beras panggang dan dicampur dengan pisang serta santan. Aroma dan rasanya unik karena penduduk setempat menggunakan batang pohon pisang untuk menumbuk pisang serta tepung beras.

Hidangan tradisional ini biasanya disajikan dalam mangkuk kecil oleh penduduk setempat. Menikmatinya untuk sarapan akan memberimu energi untuk memulai petualangan di pulau indah Simeulue.

  1. Menginap di resor tepi pantai.

Tidak ada yang membuatmu merasa lebih santai daripada menginap di resor lokal untuk menikmati pemandangan alam yang indah, pantai berpasir putih sambil menghirup ketenangan Samudra Hindia.

Beberapa resor dapat dengan mudah ditemukan di sekitar pulau. Beberapa dari mereka mengkhususkan diri dalam memberikan layanan tambahan seperti wisata selancar dan snorkeling. Nikmati bangun dengan matahari terbit dalam suasana fantastis dan tertidur bersama embusan angin laut yang menyelip ke tempat tidurmu.

Simeulue memiliki banyak pantai di mana resor tersedia dari pondok di tepi pantai hingga ruang rekreasi yang mewah. Pantai yang terkenal akan menjadi pantai Matanurung, dengan beberapa akomodasi yang tersedia seperti Salt Surf Resort, Simeulue Surf Lodge dan Ranu Surf Camp.

Atau, bisa juga menuju pantai unik lainnya yang bernama Batu Rundung dan Nancala, lalu pilih penginapan di Batu Rundung Surf Resort atau Mahi-Mahi Surf Resort.

  1. Mencoba berselancar.

Meski tidak sepopuler Kepulauan Mentawai bagi para peselancar, Pulau Simeulue adalah jawaban bagi para pencari tempat selancar yang tenang dan ombak besar.

Beberapa tempat selancar terpencil yang bagus dapat ditemukan di seluruh pulau ini, termasuk The Peak, Dylan’s right, Tea Bags, One Thongs, Monkey Trees & Thailands yang menawarkan ombak sempurna untuk dikendarai, serta tebing panjang menyenangkan.

Sedikit tip untuk kamu, khususnya bagi para peselancar wanita, Pulau Simeulue yang merupakan bagian dari Provinsi Aceh merupakan kawasan Muslim konservatif. Jadi, kamu mungkin ingin mempertimbangkan untuk berpakaian sopan, di luar resor, termasuk mengenakan pakaian renang selain bikini.

 

baca juga:

Kuliner Sehat khas Nusantara, Mengenal Jenis Jamu Tradisional

 

  1. Minum kopi bersama penduduk lokal.

Provinsi Aceh, termasuk Simeulue, terkenal dengan kopi Arabica dan Robusta lokalnya. Proses penggilingannya yang unik menghasilkan kopi bercita rasa kuat dan bersih.

Seperti kebanyakan orang Indonesia, masyarakat lokal di Pulau Simeulue meminum kopi tidak hanya sebagai hobi, atau kebutuhan untuk meningkatkan energi dengan kafein, tetapi juga sebagai cara untuk memulai percakapan.

Kopi dan percakapan telah menjadi bagian penting dari kehidupan mereka. Sebagian besar penduduk setempat berprofesi sebagai nelayan akan pergi ke warung kopi yang dikenal dengan nama Warkop (Warung Kopi), untuk menikmati secangkir kopi sambil mengobrol bersama teman-teman mereka hingga tengah malam setelah menyelesaikan pekerjaan mereka.

Jika kamu ingin menikmati kehangatan dan kopi lokal yang enak, jangan lupa untuk mengunjungi Warkops dan mungkin juga bisa melihat keahlian teknik membuat kopi mereka.

  1. Menikmati olahan lobster.

Simeulue adalah surga bagi pecinta makanan laut karena pulau ini kaya dengan ikan segar yang siap dimasak oleh koki lokal. Tapi, yang paling populer dari pulau ini adalah lobsternya karena dinilai berkualitas tinggi.

Simeulue tidak hanya mengirim lobsternya ke Medan dan Jakarta, tetapi juga mengekspornya ke Singapura dan Malaysia. Kamu bahkan dapat menemukan monumen lobster yang menghadap ke tepi pantai di sini.

Saat mengunjungi pulau ini, cobalah masakan lokalnya yang disebut “Mie Lobster” atau Lobster dengan mie adalah suatu keharusan bagi kamu. Mienya dimasak dengan rempah-rempah dan resep lokal, memberi rasa aromatik yang kaya.

Menu lobster segar dan mie pedas dapat dengan mudah ditemukan di restoran mana pun di pulau ini.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.