Tempat Wisata Yang Ada di Pulau Morotai (Bag.3)

Pulau Morotai yang merupakan bagian dari Provinsi Maluku Utara memang menyimpan berjuta pesona. Mulai dari keindahan pantai, kekayaan sejarah serta pesona bawah lautnya yang luar biasa indah. Semua tempat wisata yang ada di Pulau Morotai selalu mengundang decak kagum. Sebut saja, Pulau Sumsum, Pulau Dodola, Pulau Ngelengele, Tanjung Gorango, Air Terjun Leo Leo, Batu Kpi, Air Terjun Raja, Pantai Gorua dan ke 28 diving spot yang tersebar di Pulau Morotai, yang sudah dibahas dalam artikel sebelumnya. Berikut tempat wisata lainnya di Pulau Morotai yang wajib dicoba.

Taman Kota Daruba

Taman Kota Daruba berada di Kota Daruba yang merupakan ibukota dari Pulau Morotai. Taman ini biasanya ramai dikunjungi saat malam. Anda bisa mencicipi aneka makanan di tepi pantai, seperti pisang goreng, ikan bakar, air guraka dan lain sebagainya. Yang tak kalah menarik, Anda bisa menyaksikan sunset yang indah dari taman kota ini.

Berselancar di Tanjung Sopi

Dibagian paling utara Pulau Morotai, Anda bisa menemukan desa Sopi yang terkenal dengan tanjungnya. Ya, Tanjung Sopi banyak dikunjungi wisatawan asing karena sangat cocok untuk surfing atau berselancar. Menurut para peselancar, ombak tanjung sopi adalah salah satu yang terbaik di Indonesia untuk surfing. Bila ingin belajar berselancar, Anda bisa menginap di rumah penduduk sekitar karena belum tersedia penginapan di sana. Selain berselancar, Anda juga bisa mengunjungi mercusuar yang berada di ujung tanjung Sopi. Dari atas mercusuar, Anda bisa menikmati kendahan alam sekitar.                   

Monumen Teruo Nakamura

Monumen ini dibuat untuk mengenang sejarah bahwa dulunya Pulau Morotai memiliki peran yang sangat penting sebagai salah satu basis Perang Dunia II. Bagi yang belum mengenalnya, Nakamura adalah prajurit Jepang yang terakhir dan menyerah pada akhir tahun 1974. Cerita berawal dari pasukan Jepang dengan kekuatan sebatalyon yang menguasai Pulau Morotai. Namun, dengan pasukan yang lebih banyak sekitar sembilan divisi, pasukan Sekutu yang terdiri dari Amerika Serikat dan Australia berhasil  merebut pulau itu dari Jepang pada tahun 1944. Pasukan Jepang pun kocar-kacir dan beberapa diantara mereka yang tak mau menyerah memilih bersembunyi di dalam hutan, termasuk salah satunya Teuro Nakamura. Setahun setelah menyerah, Nakamura dinyatakan tewas. Dengan mengunjungi monumen ini, Anda akan lebih mengenal tentang sejarah yang berkaitan dengan Perang Dunia II. Menarik bukan?

 

Baca Juga : Deretan Tempat Wisata di Pulau Morotai Yang Wajib Dikunjungi (Bag.2)

 

Air Terjun Nakamura

Disebut “Nakamura” karena dulunya air terjun ini dimanfaatkan oleh prajurit Teuro Nakamura untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama mereka bersembunyi di hutan. Air terjun yang indah ini berada di pedalaman Desa Dehegila. Jika ingin berkunjung ke tempat wisata ini, Anda harus menempuh perjalanan yang lumayan berat karena akses jalannya masih berupa tanah merah. Terlebih saat musim hujan, jalanan ke arah air terjun ini menjadi sangat licin dan berlumpur. Sayangnya, air terjun ini kini sudah tak lagi nampak alami karena banyaknya penampungan air dan pipa-pipa besar di sekitar lokasi yang digunakan untuk menyalurkan air bersih ke pemukiman penduduk di Pulau Morotai. Pemerintah Daerah memang menggunakan air terjun Nakamura sebagai sumber air bersih bagi warga.    

Berselancar di Bere Bere Kecil      

Satu lagi tempat wisata yang menawarkan kenyaman berselancar adalah pantai Bere Bere Kecil yang berada di Desa Bere Bere Kecil, Kecamatan Morotai Jaya. Pantai ini memiliki pasir putih yang halus dan memiliki ombak yang cocok untuk berselancar terutama sekitar bulan Desember. Meski sudah tersedia guest house, peselancar biasanya lebih memilih menginap di rumah penduduk karena penduduk di sini terkenal cukup ramah. Tak sekedar berselancar, Anda juga bisa melihat kebudayaan suku Galela yang berasal dari Halmahera Utara yang bermukim di desa Bere Bere. Seni tarian yang masih bisa dijumpai di sini salah satunya adalah tarian Denge-denge.

Landasan Pitu

Obyek wisata Landasan Pitu merupakan peninggalan tentara Jepang yang dibangun pada 17 Oktober 1944. Ada 7 landasan terbang  di tempat ini dan salah satunya dioperasionalkan sebagai Bandara Udara Pitu Pulau Morotai. Anda bisa melihat landasan pitu di Wawama yang berada tak jauh dari Kota Daruba.

Tahuka Anda bahwa masih banyak lagi tempat wisata di Pulau Morotai yang wajib dicoba. Agar tak tertinggal, simak ulasannya dalam artikel wisata Pulau Morotai bagian  ke-4.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.