Wisata Budaya Khas Bogor, Kampung Budaya Sindang Barang

Liburan ke kota hujan, Bogor, Anda jangan melewatkan kesempatan emas untuk menikmati suasana khas tanah Pasundan di Kampung Budaya Sindang Barang. Menurut para arkeolog dan sejarawan, Kampung Budaya Sindang Barang sudah ada di tanah Pasundan sejak abad ke-12 atau sekitar tahun 1100 masehi. Ini dibuktikan dengan adanya sebuah naskah kuno yang ditemukan dalam sumber naskah pantun Bogor dan Babad Pajajaran.

Wow, tidak heran apabila Kampung Budaya Sindang Barang dinobatkan sebagai kota tertua di wilayah Bogor.

Konon, Kampung Sindangbarang dahulu merupakan sebuah kerajaan dengan nama Kerajaan Sindangbarang. Bisa dibilang, kerajaan ini sangat ramai sebagai tempat menimba ilmu dari kalangan pemuda yang ingin berlatih bela diri untuk melawan para musuh.

Hingga kini, di Kampung Budaya Sindang Barang juga bisa dilihat sisa-sisa peninggalan jaman Kerajaan Pajajaran. Berupa sebuah bukit yang terlihat dibuat oleh tangan-tangan manusia tempo dulu.

Tampak, bukit batu itu sengaja dibuat berundak-undak seperti tangga, untuk memudahkan manusia yang ingin mengunjungi lokasi tersebut.

UPACARA ADAT SEREN TAUN

Bagi masyarakat setempat, situs bukit batu berundak-undak ini juga cukup dikeramatkan. Lantaran, setiap tahun sekali, warga masyarakat bersama pini sepuh mengadakan upacara adat yaitu Seren Taun.

Pada dasarnya, upacara adat Seren Taun merupakan sebuah simbol terima kasih seluruh masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rejeki hasil panen dan karunia hasil bumi yang sudah diberikan sehingga lingkungan dan alam di Kampung Budaya Sindang Barang senantiasa terjaga kesejahteraannya.

 

MENGINAP DI KAMPUNG BUDAYA SINDANG BARANG

 Rindu suasana kampung? Cobalah untuk menginap selama beberapa hari di Kampung Budaya Sindang Barang. Dijamin, Anda akan mendapatkan sensasi petualangan yang unik dan berkesan.

Suasana unik kehidupan di Kampung Budaya Sindang Barang penuh dengan tambahan ilmu tentang budaya tanah Pajajaran yang masih lestari hingga kini.

Anda dapat membuka wawasan tentang sejarah, seni tari-tarian, seni musik gamelan, serta aneka seni tradisional seperti cara memasak memakai kayu bakar dan hawu/pawon (tungku tradisional).

Tak jarang, para pengunjung juga dapat melihat suasana seru para ibu yang menumbuk padi di Saung Lisung memakai alu dan lesung yang menimbulkan bunyi tabuhan berirama.

 

FASILITAS PENGUNJUNG

Kampung Budaya Sindang Barang yang berlokasi di Jl. E. Sumawijaya Desa Pasir Eurih, Kec. Tamansari Kab. Bogor ini seolah selalu bersiap menyambut kedatangan para wisatawan dan pengunjung yang ingin mengenal lebih dekat Kampung Budaya Sindang Barang.

Adapun fasilitas yang tersedia bagi para pengunjung di antaranya:

Halaman alun-alun yang luas

Para pengunjung dapat memanfaatkan sebuah tanah lapang yang luas di Kampung Budaya Sindang Barang sebagai tempat olahraga atau arena permainan tradisional anak-anak. Di tempat ini pula, warga setempat biasa berkumpul untuk menghelat sebuah acara tradisional seperti upacara adat atau festival dan seni tari-tarian.

Rumah Panengen dan Pangiwa

Ibaratnya, ini adalah paviliun untuk tempat tinggal para pengunjung yang ingin menikmat suasana unik di Kampung Budaya Sindang Barang. Setiap rumah tamu tersedia 2 kamar tidur dengan fasilitas teh atau kopi serta makanan ringan di sore hari.

Sementara, bagi pengunjung yang membawa rombongan, ada rumah pesanggarahan dengan 4 kamar tidur, dan kamar mandi shower. Ada pula kamar mandi lain sebanyak 12 unit dilengkapi shower yang sumber airnya berasal dari pegunungan di sekitar Kampung Budaya Sindang Barang.

Perpustakaan

Jangan meremehkan wisata budaya di kampung Sindang Barang, sebabnya Anda masih bisa membunuh waktu santai dengan membaca buku-buku sejarah dan seni dari tanah Pasundan yang tersedia lengkap di dalam perpustakaan Kampung Budaya Sindang Barang.

 

Baca Juga : Mau wisata budaya di kota Bogor? Cek Daftar Destinasi Berikut

 

Sanggar Seni

Bosan membaca buku di perpustakaan? Isi waktu luang dengan belajar tari, gamelan atau permainan tradisional di Sanggar Seni. Di dalam sanggar seni, anak-anak hingga orang dewasa dapat menikmati keceriaan yang sama ketika bermain aneka seni tradisional. Tidak hanya bermain saja, karena permainan tradisional juga dapat mencerdaskan otak si kecil.

Akses internet gratis

Meski hanya kampung, tapi di sini para pengunjung dapat memanfaatkan fasilitas internt gratis yang disediakan di bale pangriungan.

Liburan di Kampung Budaya Sindang Barang akan semakin asyik kalau Anda bisa pamer ke media sosial tentang aktivitas seru yang Anda lakukan selama menginap.

Pijat refleksi

Capek bermain atau berkeliling Kampung Budaya Sindang Barang, silakan menuju tempat peristirahatan para tamu dengan fasilitas pijat refleksi khas tradisional sunda.

Tersedia kamar pijat yang sangat nyaman dengan nuansa interior sunda klasik berupa bilik bambu dan kayu yang pasti sangat berbeda dari rutinitas Anda.

Situs Purbakala

Yang paling menarik, tentunya melihat situs purbakala peninggalan kerajaan sindangbarang. Di situs ini terdapat sebuah punden yang berundak-undak seperti tangga.

Ada juga batu-batu besar dengan jenis batu vulkanik yang berukuran raksasa. Punden berundak atau tangga batu tersebut konon berjumlah 33 buah.

Wisata belanja sepatu

Aih, inilah favorit para pecinta plesiran terutama kaum hawa. Berbelanja sepatu. Sekitar 300 home industry sepatu tersedia di wilayah sindangbarang. Pesan saja langsung pada para perajin sepatu kemudian amati langsung proses pembuatan sepatu istimewa Anda itu.

Wisata kuliner di Kampung Budaya Sindang Barang

Tidak ada yang menyangkal, berlibur atau berwisata tidaklah lengkap jika belum menikmati wisata kuliner khas daerah wisata yang dikunjungi.

Nah, di Kampung Budaya Sindang Barang, ada beraneka ragam wisata kuliner yang menarik dengan tarif yang relatif terjangkau. Mau makan kapan saja, tidak perlu cemas. Pasalnya, di wilayah ini tersedia wisata kuliner Pasar Devries selama 24 jam non stop.

Taman Sri Bagenda

Kalau wisata yang satu ini bisa dikategorikan dalam wisata sejarah. Berupa taman yang indah dilengkapi dengan kolam air sisa peninggalan kerajaan sunda di masa lampau.

Ukurannya sekitar 40 x 15 meter persegi dengan sumber mata air alami dari kawasan nsindang barang.

Wisata belanja Tajur

Tidak jauh dari lokasi Kampung Budaya Sindang Barang, Anda bisa menaiki kendaraan sekitar 10 menit untuk berwisata belanja aneka produk kerajinan tangan setempat dan juga fashion.

Kebun Sayur

Daerah pegunungan yang sejuk juga turut mendukung hasil bumi warga masyarakat. Anda bisa mendapatkan aneka hasil perkebunan dari Kampung Budaya Sindang Barang berupa sayur-sayuran dan buah-buahan segar.

Sumur Jalatunda

Satu lagi peninggalan sejarah yang bisa Anda saksikan di Kampung Budaya Sindang Barang. Sumur Jalatunda namanya, sumur ini pada zaman dahulu dipakai untuk menghidupi warga masyarakat kerajaan sindangbarang, termasuk mengisi air di kolam tamann sri bagenda. Airnya bersih dan jernih.

Maklum saja, karena berasal dari mata air di pegunungan sekitar kawasan ini. Legenda yang beredar, sumur jalatunda kerap dipakai para calon raja untuk bertapa atau bersemedi selama 40 hari sebelum dinobatkan menjadi raja yang bertahta.

Curug Nangka

Wisata budaya, sudah. Wisata belanja, sudah. Wisata sejarah, sudah. Ada satu lagi wisata yang bisa Anda jelajahi, ialah wisata air terjun nangka atau curug nangka.

Lokasinya berjarak sekitar 30 menit dari Kampung Budaya Sindang Barang. Panorama alamnya sungguh indah dan pas untuk melepaskan stres karena kesibukan sehari-hari.

Bagaimana, komplit kan wisata yang bisa Anda nikmati di Kampung Budaya Sindang Barang? Mulai dari wisata budaya, wisata alam, wisata belanja hingga wisata kuliner, semuanya tersedia dengan fasilitas yang memadai bagi pengunjung.

Untuk liburan Anda berikutnya, kami sangat merekomendasikan Anda dan keluarga berkunjung ke Kampung Budaya Sindang Barang. Kami siap mengakomodir segala kebutuhan perjalanan wisata Anda. (Jari Adventure-Detty Risetya)

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *