Pesona Budaya Mane’e Pulau Intata Kabupaten Kepulauan Talaud

Pulau Intata adalah salah satu gugusan pulau yang merupakan bagian dari Pulau Kakorotan di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Buat sebagian dari kalian mungkin tempat ini sangat asing bahkan mungkin belum pernah terdengar. Namun tempat ini memiliki daya pikat yang sangat luar biasa.

Dimana memiliki pesona alam yang sangat Indah dan menawan, air laut yang jernih, pasih pantai yang putih dan bersih.

Tidak hanya itu saja tempat ini merupakan tempat pelaksanaan wisata budaya yang sudah menjadi agenda Nasional.

Wisata budaya yang sering dilaksanakan di tempat ini disebut “Mane’e” pelaksanaan Mane’e ini memang tidak hanya dilaksanakan di Pulau Intata saja. Namun juga di beberapa pulau di sekitarnya.

Hanya saja yang terbesar dilaksanakan di pulau ini, karena dinilai akan lebih memadai jika dilaksanakan di daerah ini dan juga dilihat dari jumlah ikan dan efisiensi tempat, maka Pulau Intata ini merupakan pilihan yang tepat.

 

Sebenarnya apa sih Mane’e ini?

Mane’e adalah kegiatan penangkapan ikan yang dilaksanakan oleh TUa-Tua ada setempat, yang merupakan panen hasil laut.

Biasanya festival Mane’e ini dilakukan pada bulan Mei setiap tahunnya. Semua masyarakat dan pemerintah Talaud akan bersama-sama melakukan perjalanan dari Ibu Kota Kabupaten yakni kota Melonguane.

Menuju Pulau Kakorotan lalu kemudian melanjutkan perjalanan ke Pulau Intata yang terletak persis di depan Pulau Kakorotan.

Transportasi yang digunakan oleh Pemerintah Daerah dan Juga Masyarakat Talau sangatlah beragam. Ada yang menggunakan perahu motor atau yang biasa disebut “Pemboet” oleh masyarakat setempat.

Ada yang menggunakan Speed Boat yakni perahu motor yang bisa melaju dengan kencang dan memiliki kecepatan di atas jenis transportasi yang lain, dan ada juga yang menumpang Kapal Motor bersama dengan Pemerintah Daerah.

Siapa saja yang bisa ikut memeriahkan festival ini?

Tentunya semua masyarakat Kabupaten Kepulaun Talaud dan Pemerintah. Serta bisa juga diikuti oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Dengan syarat harus melakukan pelaporan kepada Pemerintah setempat.

Untuk biaya, sama sekali tidak ada pungutan biaya. Namun kalau sudah sampai di pulaunya, mungkin kalian akan butuh membeli makanan dan minuman.

Serta yang penting diingat adalah, harga makanan dan minuman disini akan lebih mahal 3X lipat dibanding dengan harga makanan yang terdapat di tempat lain.

Hal ini disebabkan memang untuk mengangkut bahan makanan, harus membutuhkan biaya ekstra bagi para pedagang.

Dan satu lagi yang akan membuat kamu mengeluarkan uang adalah, jika misalnya pas acara tangkap ikannya kamu tidak mendapatkan hasil sama sekali tapi ingin untuk mencicipi ikan hasil tangkapan orang lain, maka kamu bisa membelinya.

Tenang saja, karena biasanya ada saja orang yang akan mengajak kamu untuk makan bersama.

baca juga:

Apa saja sih tahapan dari acara adat atau festival adat Mane’e ini?

– Yang pertama adalah masyarakat yang sudah dipilih oleh Tua-Tua adat akan membuat jaring tradisional yang terbuat dari janur kuning. Biasanya kegiatan ini dilakukan sehari sebelum acara adat ini dilaksanakan

– Setelah semua perlengkapan siap maka Tua-Tua adat akan pergi mendahului masyarakat yang lain untuk menuju ke pulau Intata, yang dapat ditempuh hanya dengan berjalan kaki jika air lautnya surut. Namun jika air sedang pasang maka harus membutuhkan sampan untuk sampai ke Pulau tersebut.

– Sesampainya di Pulau Intata, maka Tua-Tua ada akan memanjatkan doa dan pujian kepada Yang Maha Kuasa, memohon agar panen yang akan dilakukan bisa berjalan lancar dan bisa mendapatkan hasil yang banyak dan dapat mencukupi bagi setiap orang yang datang.

– Dan ketika fajar sudah menyingsing, maka mereka yang sudah ditugaskan untuk membuat jala dari janur tadi akan dengan hati-hati untuk meletakkan janur tersebut ke bibir pantai sehingga membentuk huruf “U”.

Semua kegiatan ini harus dilakukan dengan hati-hati, diusahakan untuk tidak menimbulkan bunyi sama sekali. Hal ini merupakan sebuah peraturan adat. Dimana dalam melakukan semua kegiatan yang berkaitan dengan acara adat ini, haruslah dilakukan dengan penuh hati-hati agar tidak menimbulkan bunyi.

Tidak hanya itu ada satu larangan yang tidak boleh dilanggar oleh siapapun yang mengikuti acara ini adalah, tidak diperbolehkan untuk menggunakan pakaian yang berwarna selain warna putih.

Semua yang datang ke tempat ini harus menggunakan pakain berwarna putih, tidak terkecuali.

Setelah para petugas jaring sudah melepas jaringnya, maka tetua adat akan berdiri di bibir pantai sambil mengucapkan doa dengan hikmat.

Dan dengan ajaib tiba-tiba semua ikan akan berkumpul di tengah jaring seakan terperangkap dan tidak bisa terlepas. Sementara itu masyarakat yang ingin berpartisipasi untuk menangkap ikan akan diizinkan untuk menuju pulau Intata dan bisa menangkap ikannya sendiri.

Begitulah kira-kira acara yang berkaitan dengan Festival atau acara adat Mane’e ini. Apa kamu tertarik untuk datang?

 

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.