Liburan ke 6 Negara dengan Tradisi Unik Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim di dunia. Banyak cara umat muslim untuk menyambut bulan Ramadhan yang suci ini.

Layaknya di Indonesia yang memiliki beragam tradisi unik, di luar negeri pun memiliki tradisi yang tak kalah unik pula. Tak hanya di negara dengan penduduk mayoritas Islam, tetapi di negara yang memiliki minoritas Islam pun memilikinya. Berikut adalah 6 tradisi unik di berbagai dunia saat bulan Ramadhan.

1.Mesir

Bulan Ramadhan di Mesir tak lengkap rasanya jika tidak ditemani dengan fanous, kunafa, dan qatayef. Ketiganya adalah tradisi unik yang tak bisa ditinggalkan di Mesir. Fanous adalah semacam lampu lampion yang menggunakan listrik. Dulunya pihak kekhalifahan membagikan fanous kepada rakyatnya untuk digantungkan di tempat ibadah dan jalan-jalan sebagai tanda datangnya bulan Ramadhan.

Makanan khas yang harus ada saat bulan Ramadhan adalah Kunafa dan Qatayef. Kunafa adalah makanan utama di bulan Ramadhan yang terbuat dari tepung, kelapa, madu, dan kacang-kacangan. Sedangkan qatayef adalah sejenis kue sederhana yang berisi kacang, kelapa, dan dibalut dengan madu.

2.Arab

Di Arab Saudi jangan kaget bila Anda mendengar suara ledakan meriam di sana. Ledakan meriam adalah tradisi yang ada di Arab Saudi selama bulan Ramadhan.

Meriam ini diletakkan di Gunung Meriam yang berdekatan dengan Masjidil Haram. Meriam ini dibunyikan malam hari sebelum Ramadhan, buka puasa, sahur, imsak, dan berakhir saat memasuki 1 Syawal.

3.India

Tradisi unik di India yaitu para pria muslim India akan menggunakan kohl, yaitu sejenis celak. Kohl ini akan digunakan untuk menghias mata mereka. Selain itu selama bulan Ramadhan banyak orang yang berjualan makanan khas di bulan Ramadhan. Makanan yang biasa disantap saat berbuka adalah ganghui.

Ganghui adalah sejenis sup yang terbuat dari terigu, beras, dan potongan-potongan daging. Selain itu makanan favorit yang pastinya akan selalu dicari di India adalah bihun, biasanya disuguhkan bersama buah-buahan manis. Saat sahur umumnya mereka meminum harir, yaitu minuman khusus dari kacang-kacangan dan biji-bijian.

4.Qatar

Tak ketinggalan pula Qatar, negara ini memiliki caranya sendiri saat sebelum dan memasuki bulan Ramadhan. Empat belas hari sebelum Ramadhan biasanya masyarakat Muslim di sana saling berbagi, ini dinamakan dengan Al Nafla. Setiap keluarga berkumpul dan menyiapkan makanan tradisional untuk dimakan bersama. Selain itu makanan tersebut juga diberikan pada tetangga terdekat dan orang yang tidak mampu.

Pada hari ke-14 Ramadhan muslim di Qatar mengadakan acara Garangao. Ini adalah acara yang paling disukai anak-anak. Acara ini diperuntukkan oleh mereka yang telah sukses melaksanakan puasa selama setengah bulan. Sehabis shalat maghrib anak-anak berdandan dengan pakaian tradisional dan membawa tas yang sudah dihias.

Kemudian berjalan mengelilingi kampung dan bernyanyi lagu Garangao dengan iringan benda yang mereka pukul.
Saat waktu berbuka puasa telah tiba, akan ditandai dengan suara khas dari sebuah kanon. Ini juga sebuah isyarat bagi orang yang berada dalam jarak jauh, bahwa waktu berbuka puasa telah tiba. Sampai sekarang tradisi ini masih ada.

5. Jepang

Penduduk Muslim di Jepang adalah minoritas. Walaupun demikian, masyarakat muslim di sana juga memiliki tradisi unik seperti di negara-negara lain. Saat Ramadhan, masyarakat muslim akan berbagi kebahagiaan dengan muslim lainnya.

Japan Islamic Centre misalnya, lembaga ini akan menyusun kegiatan selama sebulan Ramadhan. Japan Islamic Centre akan membentuk panitia kecil untuk menyusun kegiatan ini, mulai dari kegiatan majelis taklim, tarawih berjamaah, dialog keagamaan, hingga penerbitan buku keislaman. Selain itu panitia juga menerbitkan jadwal puasa dan didistribusikan ke masjid, rumah muslim, dan restoran halal.

6.Albania

Saat sahur datang, lodra akan berbunyi untuk membangunkan orang-orang bersahur. Lodra adalah drum berbentuk silinder dengan dua lubang ganda yang ditutupi kulit kambing, sejenis gendang di Indonesia. Lodra dipukul dengan dua stik berbeda untuk memukul tepian drum yang menghasilkan irama berbeda.

Hari raya Idul Fitri berlangsung selama tiga hari. Ini adalah momen yang paling ditunggu oleh anak-anak, baik muslim maupun kristen. Anak-anak ini akan mendapatkan hadiah-hadiah tradisional seperti pakaian baru dan permen. Biasanya mereka akan membawa tas yang dicangklong di bahu saat mengunjungi rumah-rumah. Tas ini berfungsi untuk mengumpulkan permen.

Baca juga:

5 Destinasi Ramah Muslim di Dunia Untuk Travelling di Bulan Ramadhan

***

Nah itulah tradisi-tradisi unik yang dimiliki oleh negara lain. Gak Cuma Indonesia loh yang mempunyai tradisi unik. Gimana? Jadi ingin berlibur Ramadhan ke sana kan? Ayo buruan deh, sebelum Ramadhan selesai sempatkan buat berlibur ke negara-negara tadi. Tapi pastikan agen travel yang Anda gunakan adalah agen yang professional dan kredibel. Percayakan urusan perjalanan wisata Anda hanya pada Jari Adventure.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *