Bikin Takjub! Mengenal 5 Situs Warisan Dunia Berbasis Budaya di Indonesia

 

Tidak sedikit pelancong Indonesia yang bertualang hingga ke berbagai negara untuk menemukan keajaiban alam dan berbagai situs warisan dunia. Padahal, jika kita mau melihat ke dalam, tanah air tercinta juga menyimpan kekayaan alam dan situs-situs warisan dunia yang luar biasa.

Situs Warisan Dunia yang dimotori oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) merupakan tempat yang mencerminkan suatu budaya dan alam, serta benda yang keberadaannya penting bagi umat manusia dan menjadi sebuah warisan berharga bagi generasi selanjutnya.

Ada tiga kategori utama dalam penentuan situs warisan dunia ini, yakni kategori budaya, alam dan campuran di antara keduanya. Hingga ini, UNESCO telah menetapkan lebih dari 1000 tempat di dunia sebagai Situs Warisan Dunia dan beberapa diantaranya ada di Indonesia.

Tahukah kalian Situs Warisan Dunia dalam kategori budaya yang ada di Indonesia? Yuk, kenali mereka satu persatu agar kalian bisa memperkenalkannya kepada dunia luar.

 

Kompleks Candi Borobudur

Kalian pasti sudah sangat familiar dengan candi Budha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah ini. Ya, sejak 1991 candi budha terbesar di dunia ini telah ditetapkan menjadi Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.

Didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra, Candi berbentuk stupa ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang di atasnya terdapat tiga pelataran melingkar, dengan dinding yang dihiasi panel relief yang disebut sebagai yang terlengkap dan terbanyak di dunia. Stupa utama dan terbesar berada di tengah dan berfungsi sebagai mahkota bangunan ini.

Hingga kini, Borobudur masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan oleh umat Budha yang datang dari dalam maupun luar negeri. Setiap tahunnya, mereka berkumpul di Borobudur untuk merayakan Trisuci Waisak.

Candi Borobudur berdiri dengan kokoh dan anggun di atas sebuah bukit yang dikelilingi oleh pegunungan dan perbukitan. Itulah sebabnya, tidak hanya sebagai sumber sejarah dan budaya juga ziarah keagamaan, lokasi sekitar candi juga menghadirkan pemandangan indah yang mampu menentramkan jiwa.

 

Tambang Kuno Batubara Ombilin Sawahlunto

Siapa sangka jika tambang kuno yang ada di Sumatera Barat ini menjadi bukti penting dari perkembangan teknologi, rancang bangun dan arsitektur, perencanaan kota dan seni monumental dalam sejarah perkembangan budaya manusia. Dan, sejak Juli 2019, Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto diakui oleh UNESCO sebagai salah satu Situs Warisan Dunia.

Tambang yang berada di lembah sempit di sepanjang Pegunungan Bukit Barisan ini, ditemukan dan dikembangkan oleh Belanda dengan tenaga kerja paksa. Pada masanya, Belanda menggabungkan ilmu teknik pertambangan Eropa dengan kearifan lingkungan lokal, praktik tradisional dan nilai budaya dalam kegiatan penambanngan.

Meskipun tambang kini sudah tidak lagi beroperasi, kawasan tambang dan kota Sawalunto pada umumnya menjadi lokasi tujuan wisata sejarah yang menawarkan berbagai bangunan era kolonial.

baca juga:

Warganya Ramah dan Murah Senyum, 5 Negara Paling Nyaman untuk Traveller

 

Cultural Landscape Subak Bali

Lanskap pedesaan dan sawah bertingkat di Bali. Dengan sistem Subak beserta pura dan candi di sekitarnya, ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada 2012 lalu.

Sistem Subak sangat unik dimana pengelolaan sawah menggunakan basis kearifan lokal masyarakat setempat yang menggambarkan hubungan harmonis antara manusia, alam semesta dan Sang Pencipta.

Situs Warisan Dunia UNESCO di Bali yang satu ini mencakup kawasan subak Pakerisan dan Catur Angga Batukaru serta dua pura utama yakni Pura Ulun Danu Batur dan Pura Taman Ayun, serta Danau Batur.

 

Situs Manusia Purba Sangiran

Tidak ada hal penting yang dapat dilakukan untuk mencari tahu sejarah masa lalu bumi dan penghuni di dalamnya selain dengan mempelajari fosil manusia purba. Dan, Indonesia ternyata pernah ditemukan fosil manusia purba yang sangat berguna untuk dunia ilmu pengetahuan.

Berada di dua wilayah kabupaten yaitu Sragen dan Karanganyar, situs Sangiran terkenal di dunia karena menyimpan fosil manusia purba beserta alat dari batu-batuan peninggalan budaya purba, juga lapisan tanah purba yang menunjukkan perubahan lingkungan alam.

Jika ingin menambah pengetahuan arkeologi, maka situs manusia purba Sangiran adalah tujuan yang ideal bagi kalian.

 

Kompleks Candi Prambanan

Sama dengan Candi Borobudur, Candi Prambanan juga ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada 1991. Namun, candi yang disebut sebagai candi terindah di Asia Tenggara ini merupakan peninggalan agama Hindu.

Candi Prambanan sangat lekat dengan legenda Roro Jongrang yang terkenal, yang melatarbelakangi asal mula keberadaan candi. Di kompleks Prambanan, pengunjung dapat melihat langsung arca Roro Jonggrang. Menurut cerita dikutuk oleh Bandung Bondowoso. Karena melakukan tipu muslihat untuk menggagalkan misinya membangun 1000 candi.

Tidak hanya candi, kompleks Prambanan juga menjadi lokasi pementasan sendratari Ramayana dan konser musik jazz tahunan yang terkenal.

Warisan budaya menjadi salah satu alasan utama turis asing maupun lokal untuk berwisata di Indonesia. Dan, kelima situs di atas memiliki keunikan masing-masing yang menjadikannya sebagai satu-satunya di dunia.

Masih butuh alasan untuk lebih mencintai dan bangga menjadi bangsa Indonesia? Bangsa lain saja terobsesi untuk menjelajah negera kita, mengapa kita tidak mendahuluinya?

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.