7 Makna Filosofis Suro Bulan Kebudayaan Yogyakarta dan Solo

Setiap tanggal 1 Muharam, masyarakat jawa khususnya daerah Yogyakarta dan Solo selalu melakukan tradisi perayaan satu suro. Tradisi ini dilakukan untuk menjaga warisan leluhur.

Satu suro selalu dilekatkan dengan budaya jawa. Oleh karena itu, anda akan menemukan perayaan suro yang sering dilakukan di sekitar pulau jawa misalnya dengan mengunjungi kota Yogyakarta ataupun Solo. Di kota Solo, anda akan menemukan kerbau yang menjadi ciri khas pada perayaan ini.

Adapun di kota Yogyakarta, anda akan menemukan iring-iringan dengan beberapa display yang membawa keris atau benda-benda pusaka. Selain perayaan iring-iringan dan do’a bersama, pemerintah kota Solo menggelar acara Suro Bulan Kebudayaan di Museum Radyapustaka.

Acara ini biasa dilakukan sebagai penutup di akhir bulan suro. Berikut 7 filosofi yang akan anda temukan pada perayaan Suro Bulan Kebudayaan.

1.    Bentuk Rasa Syukur

Acara yang digelar pada bulan Suro ini, memiliki makna berupa rasa syukur. Hal ini dapat anda temukan dengan adanya iring-iringan dan do’a bersama setelah menjalani setahun yang telah berlalu.

Selain itu, filosofi yang akan anda temukan pada perayaan ini yaitu bentuk rasa syukur dari segala sesuatu yang telah kita dapatkan.

2.    Bentuk Peringatan

Setiap perayaan khususnya pada perayaan keagamaan dan budaya, tentunya takkan lepas dari sebuah peringatan atau bentuk saling mengingatkan. Ketika anda mengikuti perayaan ini, anda akan menemukan filosofi baru dari kebudayaan dan perspektif masyarakat yang berkembang,

Yaitu, untuk menjaga diri lebih baik dan tidak melakukan kejahatan karena setiap apa yang dilakukan akan kembali pada pelakunya. Bahkan moment pada perayaan ini dapat anda jadikan momentum mawas diri dan memohon ampunan kepada Sang Pencipta.

3.    Permohonan Segala Keinginan

Selain sebagai moment rasa syukur dan saling mengingatkan, Suro Bulan Kebudayaan dijadikan perayaan untuk berdo’a dan memohon kelancaran untuk segala hajat yang diinginkan.

Perayaan ini pun menjadi pengingat anda agar selalu bersyukur dan memasrahkan diri kepada Tuhan dari apa yang telah terjadi dan apa yang kita inginkan untuk kelancaran hidup di dunia dan akhirat.

4.    Keharmonisan dan Keselarasan Hidup

Perayaan Suro Bulan Kebudayaan dilakukan oleh pemerintah kota Solo untuk tetap menjaga nilai kehamonisan dan keselaran hidup manusia. Seperti pada filosofi jawa yang berkonsep “Mamahayu hayuning Bawowo” yang menunjukan keharmonisan dan budi pekerti manusia.

Setiap tindakan yang berawal dari kebaikan maka akan kembali pada yang mengawalinya. Anda akan menangkap filosofi ini pada perayaan maupun penampilan seni budaya yang disajikan.

5.    Bentuk rasa cinta

Sebagai manusia yang utuh, bebas dan merdeka. Tentu kita terikat dengan norma dan budaya yang ada di sekitar. Semua yang ada disekeliling kita tentunya patut untuk kita jaga dan cintai, terutama mencintai kebudayaan dan melestarikannya.

Sebagai seorang penikmat seni atau sekadar mengisi liburan, anda dapat menemukan filosofi ini dalam perayaan Suro Bulan Kebudayaan. Hal ini dikarenakan perayaan memberikan filosofi bahwa sebagai manusia kita haruslah memiliki jiwa kesemangatan untuk menjaga budaya yang ada melalui perayan Suro Bulan Kebudayaan.

baca juga:

Negara Teramah Dunia, Ini 5 Destinasi di Portugal yang Otentik dan Atraktif

 

6.    Suasana Suro yang melekat

Perayaan Suro Bulan Kebudayaan dapat dirasakan atmosfernya selama sebulan. Hal ini dapat anda rasakan ketika masyarakat ikut berkontribusi dalam perayaan dan seni.

Anda dapat melihat bagaimana cara pemerintah dan masyarakat saling bekerja sama untuk mengembangkan dan menjaga kebudayaan melalui berbagai inovasi yang diberikan dalam perayaan ini. Bahkan anda akan tertarik untuk ikut berkontribusi dalam mengisi Perayaan Suro Bulan Kebudayaan ini.

7.    Momentum Kepedulian

Sebagai event perayaan, Suro Bulan Kebudayaan mendapat dukungan dari berbagai seniman dan masyarakat. Bahkan anda akan melihat wisatawan domestik maupun mancanegara pun ikut mendukung perayaan ini.

Berbagai dukungan tersebut akan menunjukan kepada anda bahkan perayaan ini merupakan hal yang sangat dinantikan dan istimewa bagi warga.

Anda akan menyaksikan berbagai acara pada Suro Bulan Kebudayaan seperti pertunjukan seni dan budaya. Anda akan menemukan filosofi kepedulian dalam event ini melalui nilai-nilai budaya, inovasi dan kreatifitas yang disajikan.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.